Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Corak Curhat

Ketika Istri Tak Percaya Bahwa Kita Bisa Mendapatkan Uang dari Hobi yang Kita Tekuni

Redaksi oleh Redaksi
18 Juli 2020
A A
cewek harus bisa masak pekerjaan domestik pasangan cowok menuntut cewek konco wingiking macak manak masak peran publik gender stereotipe mojok.co

cewek harus bisa masak pekerjaan domestik pasangan cowok menuntut cewek konco wingiking macak manak masak peran publik gender stereotipe mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tanya

Dear Mas Agus.

Seperti yang Mas Agus ketahui, di masa pandemi corona ini, orang-orang mendadak beramai-ramai menekuni hobi bercocok-tanam. Entah memang sebagai upaya ketahanan pangan, atau memang sekadar sebagai pengisi waktu luang di masa bekerja di rumah.

Saya termasuk salah satu orang yang juga ikut tren bercocok tanam. Saya sempat memesan instalasi hidroponik untuk saya pasang di halaman rumah saya.

Awalnya saya memang murni hanya ikut-ikutan kawan-kawan saya satu kantor. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata kegiatan bercocok tanam dengan metode hidroponik itu terasa semakin menyenangkan dan menarik minat saya.

Saya jadi ingin menyeriusi usaha hidroponik ini bukan sekadar sebagai pengisi waktu, namun juga sebagai sebuah usaha produksi yang bisa menghasilkan materi.

Namun, istri saya tampaknya tak terlalu suka dengan rencana saya. Ia pernah mengatakan pada saya bahwa saya sebaiknya hanya menjadikan hidroponik di halaman depan rumah saya itu hanya sekadar hobi saja. Istri saya menganggap bahwa menyeriusi usaha hidroponik hanyalah rencana konyol belaka sebab saya belum banyak punya ilmunya.

Saya sendiri menyadari bahwa ilmu saya tentang dunia hidroponik memang masih sangat minim. Kendati demikian, saya yakin, bahwa seiring berjalannya waktu, saya bisa belajar banyak dari kawan-kawan saya yang sudah lebih dulu sukses mendapatkan duit banyak dari hidronik dan bisa mengikuti jejak mereka.

Nah, menurut Mas Agus, apa yang harus saya lakukan untuk meyakinkan istri saya. Barangkali Mas Agus punya saran.

Begitu, Mas. Suwun.

~Andre.

Jawab

Dear, Andre.

Apa yang dirasakan dan dilakukan oleh istri Anda itu adalah hal yang lumrah dan wajar belaka. Sebagai istri, ia tentu punya banyak pertimbangan dan paham betul bagaimana diri Anda.

Ia mungkin paham bahwa Anda adalah orang yang tidak bisa konsisten dalam merawat tanaman, sehingga istri Anda yakin komitmen Anda tentang menekuni usaha hidroponik itu kelak akan berhenti di tengah jalan untuk kemudian terbengkalai. Atau bisa saja istri Anda paham bahwa Anda tidak becus dalam mengurus tanaman. Atau bisa saja ia punya kawan yang pernah berusaha menekuni usaha hidroponik namun gagal, sehingga istri Anda tak ingin hal yang sama terjadi pada Anda. Atau bisa saja-bisa saja yang lain. Yang jelas, istri Anda punya alasan tersendiri menolak rencana Anda menekuni usaha hidroponik itu.

Nah, seperti yang kita ketahui bahwa segala jenis keraguan tu hanya bisa dipatahkan dengan kepastian dan pembuktian. Begitu pula dengan yang terjadi pada Anda.

Iklan

Sampai mencret pun saya yakin istri Anda tak bakal memuluskan jalan Anda dalam berhidroponik ria itu kecuali Anda memberikan pembuktian.

Maka, yang perlu Anda lakukan tentu saja adalah mulai mencoba menghasilkan uang dari usaha hidroponik Anda itu. Tentu dalam kadar yang kecil-kecilan dulu. Kadar hobi dulu.

Anda harus membuktikan dulu, bahwa dari lahan hidroponik terbatas yang hanya dalam kadar hobi itu ternyata mampu menghasilkan uang yang lumayan. Berikan uang tersebut kepada istri Anda.

Dengan itulah, Anda punya proyeksi tentang potensi penghasilan yang bisa Anda dapatkan dengan lahan yang lebih besar dengan efford yang lebih serius.

Jangan pernah berargumen jika Anda sama sekali belum bisa memberikan bukti, sebab itu hanya sia-sia belaka.

Ingat, satu bukti jauh lebih berguna ketimbang seribu argumen.

Selamat mencoba, selamat berusaha.

~Agus Mulyadi

Terakhir diperbarui pada 18 Juli 2020 oleh

Tags: hidroponikhobi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh MOJOK.CO
Esai

Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 

1 Mei 2026
Panen Cuan dari Tanaman: Potensi Usaha Melon Hidroponik ala Syarif
Video

Kiat Panen Melon Premium Hidroponik Modal Bambu dan Plastik ala Unijava Farm

29 Mei 2025
Rahasia Budidaya Kebun Sayur Hidroponik di Sleman, Dari 200 Lubang Kini Capai 17 Ribu Lubang
Video

Rahasia Budidaya Kebun Sayur Hidroponik di Sleman, Dari 200 Lubang Kini Capai 17 Ribu Lubang

12 Juni 2024
Foto miniatur karya Wahyudi Chala Mojok.co
Liputan

Fotografi Miniatur: Bonanza Memotret Objek Mini yang Hasilkan Cuan

28 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan UNJ berkebun di Bogor. MOJOK.CO

Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan

8 Mei 2026
Nasihat rezeki dan keuangan dari ibu-ibu penjual angkringan di Jogja yang bisa haji 2 kali MOJOK.CO

Wejangan Rezeki dan Uang dari Ibu Penjual Angkringan, Membalik Logika Ekonomi Anak Muda yang Anxiety in this Economy

11 Mei 2026
Zero post di Instagram cara hidup tenang Gen Z. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram (Zero Post), Aslinya Bukan Misterius Cuma Capek Mengejar Validasi dan Ingin Melindungi Diri

7 Mei 2026
lulusan unesa dapat beasiswa dan langsung kerja. MOJOK.CO

Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa

11 Mei 2026
Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026
Orang tua lebih rela jual tanah dan keluarkan biaya puluhan juta untuk anak LPK kerja di Jepang daripada lanjut kuliah di perguruan tinggi MOJOK.CO

Ortu Lebih Rela Jual Tanah buat Modal Anak Kerja di Jepang, Rp40 Juta Mending buat LPK ketimbang Rugi Dipakai Kuliah

6 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.