Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

PSIM vs PSS: Dari Minus 9 Menuju Plus 9, Inilah Performa Terbaik PSIM

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
25 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dari situasi minus 9 ketika mengawali Liga 2, kini PSIM Yogyakarta sudah mengumpulkan nilai 9. Performa terbaik menjelang Derbi DIY vs PSS Sleman.

Kabar tak mengenakkan diterima skuat PSIM Yogyakarta menjelang sepak mula Liga 2 musim 2018/2019. Manajemen harus mau menelan pil pahit ketika skuat PSIM harus mengawali liga dengan memikul beban sanksi pengurangan sembilan poin. Masalah di masa lalu, menghantui manajemen PSIM di masa kini.

Sanksi pengurangan sembilan poin terjadi manajemen tidak bisa langsung melunasi tunggakan gaji tiga mantan pemain asing PSIM. Mereka adalah Lorenzo Rimkus, Emile Lingkers, dan Kristian Adelmun. Ketiganya pemain asing berdarah Belanda yang memperkuat Laskar Mataram di Divisi Utama tahun 2012 yang lalu. Saat itu, tim-tim dari Divisi Utama dan kasta kedua masih boleh menggunakan servis pemain asing.

Surat sanksi itu ditandatangani langsung oleh Risha A. Widjaya, Chief Executive Officer tertanggal 25 April 2018. Hukuman tersebut merupakan tindak lanjut dari surat sengketa tentang ketenagakerjaan yang yang sebelumnya dikirimkan oleh FIFA dan sudah diterima langsung oleh manajemen PSIM, melalui perantara Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha.

Isi surat tersebut berbunyi, “Bahwa sesuai dengan keputusan FIFA Disciplinary Committee sebagaimana dijelaskan dalam surat PSSI makan kub PSIM Jogja dihukum pengurangan poin sebanyak sembilan di kompetisi Liga 2 2018. Pada poin selanjutnya, PT LIB, selaku operator liga, diwajibkan melakukan implementasi hukuman dengan melakukan pengurangan poin tersebut.

Maka terjadilah, tim asal Kota Yogyakarta ini mengawali kompetisi Liga 2 2018 dengan pengurangan sembilan poin. Posisi juru kunci pun otomatis menjadi skuat Parang Biru. Padahal, Liga 2 Wilayah Timur berisi tim-tim kuat dengan skuat yang cukup bagus. lawan-lawan yang biasanya sulit dikalahkan ketika bermain di kandang sendiri.

Mereka adalah Madura FC, PSS Sleman, Martapura FC, Mojokerto Putera, Persiba Balikpapan, dan Persegres Gresik United. Dua nama terakhir adalah “limpahan” dari Liga 1 musim lalu. Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik United adalah dua tim yang terdegradasi dari Liga 1. Tim-tim seperti ini biasanya sangat termotivasi untuk segera kembali ke Liga 1.

Menanggung beban pengurangan tiga poin, laju PSIM di awal Liga 2 pun tersendat. Semakin berat. Di partai pembuka, skuat asuhan Bona Simanjuntak ini kalah ketika tandang ke rumah Madura FC dengan skor 3-1. Akibatnya, skuat PSIM semakin terpuruk dengan minus sembilan poin dan minus selisih gol.

Setelah menelan kekalahan di laga pembuka Liga 2, PSIM masih gagal merengkuh poin penuh di dua laga selanjutnya. Bermain di kandang sendiri menghadapi Mojokerto Putera lalu tandang ke rumah PSBS Biak, PSIM hanya bisa bermain imbang. Kedua pertandingan ini berakhir dengan poin yang identik: bermain imbang 0-0.

Jadi, dalam tiga pertandingan, klub yang lahir pada tahun 1929 ini hanya bisa mengumpulkan dua poin saja. Sadar bahwa beban mereka semakin berat, mental skuat PSIM justru semakin tebal. Seperti yang diakui oleh Angger Woro Jati, personel PSIM Stat, situasi minus sembilan poin di awal Liga 2 justru dijadikan modal untuk memperbaiki performa. “Menjadi motivasi tersendiri,” kata Angger.

Angger juga mengungkapkan bahwa beliau sempat mengobrol dengan beberapa pemain Warisane Simbah. Beberapa pemain yang ditemui oleh Angger mengungkapkan bahwa jika PSIM tidak mendapatkan sanksi minus sembilan, kemungkinan performa skuat malah tidak sebaik ini. Situasi terdesak justru bisa membuat manusia mengeluarkan daya dan energi yang sebelumnya tidak mereka bayangkan. Determinasi untuk menyelamatkan tim menjadi kekuatan yang besar.

Aura perubahan yang positif tidak hanya terpancar dari para pemain. Tim pelatih pun terpacu untuk mengubah situasi yang tidak menguntungkan menjadi kekuatan. Musim lalu, ketika tandang, Laskar Mataram banyak bermain menunggu. Bermain bertahan untuk minimal berusaha tidak kalah. Musim yang berat ini, tim pelatih mengubah cara pandang tim.

Setiap pertandingan diperlakukan sebagai partai normal, seperti ketika bermain di kandang sendiri. Semua pertandingan juga diperlakukan seperti laga final. Do or die. Berusaha sekuat tenaga atau mati mengenaskan. Perubahan dari pola pikir menghasilkan perubahan yang positif di atas lapangan. PSIM menjadi lebih tangguh, bahkan ketika bermain tandang.

Setelah menyadari bahwa skuat ini harus memenangi semua pertandingan, hasil-hasil positif pun berdatangan. PSIM mengawalinya dengan mengalahkan Persegres Gresik United ketika bermain di Gresik. Skor dramatis, 2-3, mewarnai perjuangan anak-anak Mataram.

Iklan

Setelah mengalahkan Persegres Gresik, Laskar Mataram meraup tiga kemenangan berturut-turut. Mereka mengalahkan Persiba Balikpapan (dengan skor 2-1), mengalahkan Martapura FC (3-1), dan mengalahkan Persigo Semeru FC Lumajang (1-0). Kemenangan terakhir didapat ketika tandang. Jadi, dari dua laga tandang dan dua laga kandang PSIM selalu menang.

PSIM melanjutkan tren positif dengan menahan imbang Persiwa Wamena dengan skor 2-2 dan mengalahkan Kalteng Putera dengan skor 2-0. Jangan lupakan juga, PSIM sempat mengalahkan Persitema Temanggung dengan skor 2-0 di pertandingan Piala Indonesia untuk berhak melaju ke babak 64 besar.

Hasil positif yang dikumpulkan Parang Biru setelah tiga hasil negatif di awal musim menegaskan bahwa mereka tengah berada dalam performa terbaik. Momen yang sungguh tepat. Performa terbaik sangat  cocok untuk dijadikan modal menyambut Derbi DIY melawan PSS Sleman yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Performa terbaik akan sangat membantu di laga sarat emosi seperti ini. Pertandingan derbi selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Tekanan laga ini akan memberatkan mental setiap pemain dan tim pelatih. Kepercayaan diri yang terbangun dari rentetan hasil positif, ditambah bermain di depan pendukung sendiri, PSIM mendapat semua keuntungan untuk memenangi Derbi DIY.

Pada akhirnya, coba pembaca bayangkan jika PSIM tidak perlu mengawali Liga 2 dengan situasi minus sembilan dan bermain dengan performa seperti sekarang ini. Bisa jadi, papan atas adalah ekosistem bagi anak-anak PSIM.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2018 oleh

Tags: bona simanjuntakderbi diyderby diyliga 2 indonesiaPSIM Yogyakartapss slemanYogyakarta
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO
Catatan

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO
Liputan

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Dari keterangan Polresta Yogyakarta: Kantor scammer berbasis love scam di Gito Gati, Sleman, raup omzet puluhan miliar perbulan MOJOK.CO
Aktual

Kantor Scammer Gito Gati Sleman: Punya 200 Karyawan, Korbannya Lintas Negara, dan Raup Rp30 Miliar Lebih Perbulan dari Konten Porno

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.