Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Jika Mourinho Sebut Pogba Bisa Jadi Bek Tengah, Belajarnya ke Jajang Mulyana Saja

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
7 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kalau serius ingin mengonversi Paul Pogba menjadi bek tengah, Jose Mourinho bisa studi banding dengan Jajang Mulyana dan Bhayangkara FC.

Masalah musim lalu yang nampaknya masih akan menular ke musim ini bagi Manchester United adalah hubungan Jose Mourinho dengan Paul Pogba. Pelatih asal Portugal tersebut dianggap gagal mengeluarkan kemampuan terbaik Pogba. Masalahnya adalah, ketika bermain untuk timnas Prancis, Pogba berhasil menjadi juara dunia.

Memang, situasi bermain untuk klub dan timnas akan sangat berbeda. Namun, jika Pogba mampu membuktikan diri bahwa dirinya bisa beradaptasi dengan keinginan pelatih Prancis, masalahnya bukan pada taktik semata. Ada masalah yang lebih besar yang berkaitan dengan hubungan personal. Ya intinya, sih, mau bilang kalau ada masalah dengan sosok Mourinho.

Musim lalu, dalam semua skema dasar Mourinho, Pogba banyak sebagai gelandang yang berposisi sangat dalam. Maksud mantan pelatih Real Madrid tersebut adalah memanfaatkan kualitas umpan sang pemain dalam proses membangun serangan. Masalahnya jika bermain dengan sistem penguasaan bola, si pemain menjadi lebih baik ketika bermain berdekatan dengan kotak penalti.

Cara Manchester United menyerang sendiri tidak optimal. Sebuah situasi yang membuatnya seperti “tertelan” oleh situasi yang tidak menguntungkan dirinya. Situasi berbeda terjadi di timnas Prancis yang bermain dengan sistem counter-based, atau sering menunggu lawan untuk kemudian menyerang balik dengan cepat. Jangkauan umpan dan akurasi mantan pemain Juventus tersebut memang sangat baik.

Menjelang musim baru, Mourinho malah mengeluarkan pernyataan yang sontak menjadi bahan tertawaan netizen. Pelatih berusia 55 tahun tersebut mengungkapkan bahwa Pogba bisa bermain sebagai bek tengah. Betul, kamu tidak salah membaca. Mourinho memandang kualitas pemain berusia 25 tahun tersebut bakal mendukungnya ketika bermain sebagai pemain bertahan.

“Pogba adalah pemain top dan saya pikir dia bisa menjadi bek tengah yang fenomenal. Dengan kualitas umpan, penguasaan udara, dan kelincahan meskipun berpostur besar, mempertimbangkan caranya bertahan, kemampuan membawa bola dari belakang, dia akan menjadi bek tengah yang luar biasa,” ungkap Mourinho kepada Sky Sport.

Ucapan ini seperti menjadi ungkapan orang putus asa. Maklum, permintaan Mourinho kepada manajemen United untuk mendatangkan pemain sejak bulan Maret yang lalu tak kunjung dituruti. Mantan pelatih Inter Milan tersebut mengajukan daftar berisi lima nama pemain. Di antaranya terdapat nama bek tengah.

Hingga saat ini, United tak kunjung membuat kemajuan positif terkait usaha mereka menambah bek tengah lagi. Dari nama Yerry Mina, Harry Maguire, hingga Jerome Boateng. Belum ada yang nampaknya semakin merepat ke United. Oleh sebab itu, ketimbang pening tak bisa membeli pemain, Mourinho memandang Pogba saja yang dijadikan bek tengah.

Menarik juga membayangkan Pogba dikonversi menjadi bek tengah. Supaya lebih sukses, Mourinho bisa studi banding ke Bhayangkara FC untuk melihat langsung cara Simon McMenemy menggunakan Jajang Mulyana sebagai bek tengah. Kamu harus tahu, Jajang Mulyana menjadi juara Liga 1 bersama Bhayangkara ketika dirinya menjadi bek tengah. Jangan main-main.

Bahkan Jajang mengungkapkan bahwa bermain sebagai striker atau bek itu sama saja. Pemain hanya perlu pintar membaca permainan. Ini pernyataan yang sungguh cerdas. Cocok untuk digunakan Mourinho sebagai bahan belajar Pogba musim depan. Siapa tahu, dengan ilmu yang didapat dari Jajang, Pogba bisa menjadi sehebat Jajang.

Toh dari sisi postur, keduanya mirip. Tinggi, besar, dan (cukup) lincah. Yang membedakan Pogba dengan Jajang hanyalah nasib saja. Kalau soal kualitas, keduanya mirip, kok.

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2018 oleh

Tags: Bhayangkara FCjajang mulyanaJose MourinhoLiga 1Liga Primer InggrisManchester UnitedPaul Pogba
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
PSIM Jogja Aku Yakin dengan Kamu MOJOK.CO
Esai

PSIM Jogja: Aku Yakin dengan Kamu

18 Februari 2025
Liga 3 Faktanya, Liga Malaysia Jauh Meninggalkan Kita MOJOK.CO
Esai

Memaksimalkan Liga 3 Sebagai Cara untuk Mengejar Ketertinggalan dari Sepak Bola Malaysia

11 September 2023
andre onana mojok.co
Olah Raga

Kota Depok Jadi Bagian dari Perjalanan Karier Andre Onana, Calon Kiper Baru MU

12 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penyesalan pasang WiFi di rumah MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP

17 April 2026
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026
Tidak mau ikut CPNS karena tidak mau jadi PNS/ASN atau abdi negara

PNS Pekerjaan Paling Menjanjikan, tapi Ada Orang yang Memilih Tak Menjadi Abdi Negara karena Tidak Mau Menggadaikan Kebebasan

14 April 2026
Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.