Omong Kosong Slow Living dan Frugal Living di Desa: Mau Hidup Stabil Mental dan Finansial, Malah “Diperas” Pakai Dalih Tradisi
Bisa slow living dan frugal living saat hidup di desa itu omong kosong. Dompet tak aman karena terlalu banyak perayaan...
Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Bisa slow living dan frugal living saat hidup di desa itu omong kosong. Dompet tak aman karena terlalu banyak perayaan...
Cerita Ardi kejar mimpi kuliah di Teknik Pertambangan UNHAS hingga dapat Beasiswa LPDP ke Tiongkok. Ubah nasibnya dari driver ojol...
Di balik daya tarik dan gemerlap wisata Jogja, ada risiko ketimpangan sosial yang mengintai dan masalah-masalah yang terus berulang.
Berikut ini adalah 5 liputan terpopuler Mojok 2025. Cerita para sarjana S1 hingga lulusan S2 yang hadapi realitas menjadi pengangguran.
Orang tak tegaan jadi debt collector: Bukannya nagih utang malah kasih uang, kerja bukannya nikmati gajian malah boncos kena potongan.
Menyoal sahnya nikah siri yang jadi ruang pemuas syahwat, dalih perselingkuhan, dan menghindari tanggung jawab semata.
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik di Ilmu Komunikasi UNY.
Drama transaksi non-tunai/pembayaran digital seperti QRIS: uang tunai ditolak bisa bikin kesenjangan sosial, hingga sanksi ke pelaku usaha.
Wisata Pantai Bama di Taman Nasional Baluran, Situbondo indah tapi tak bisa dinikmati gara-gara monyet nakal. Itu karena ulah wisatawan...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.