Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
828 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Anak-anak Indonesia Muak Dipaksa Kawin tapi Jarang Didengar, Kini Kesal dan Mengadu ke Forum Dunia
Seringkali dipandang sebelah mata, anak-anak Indonesia ini kini berani suarakan isu kekerasan di forum dunia.
5 Alasan Earphone Kabel Kembali Tren dibanding TWS: Nggak Ribet Kalau Hilang Sebelah sampai Jadi Peringatan Tersirat Budak Korporat
5 alasan “nyeleneh” earphone kabel kembali tren dibanding TWS, lebih dari sekadar isu kesehatan.
Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram (Zero Post), Aslinya Bukan Misterius Cuma Capek Mengejar Validasi dan Ingin Melindungi Diri
Gen Z dicap sok misterius karena malas posting di Instagram (zero post), padahal biar nggak haus validasi.
Belajar Bertani dari Dasar, Akhirnya Hidupkan Ketahanan Pangan dari Lahan Kosong di Delanggu Klaten
Cerita petani Delanggu di Klaten yang berhasil hidupkan keluarga dari lahan kosong pakai sistem permakultur.
5 Ciri Orang Toxic yang Wajib di-Cut Off: Teman Manipulatif dan Bodo Amat dengan Kondisi Kita
Jangan sembarang cut off teman, ketahui ciri-ciri teman toxic dengan teman yang benar-benar melaksanakan perannya sebagai sahabat sejati.
Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik
Alih-alih daftar beasiswa LPDP ke luar negeri yang menuntut para lulusannya, MEXT U to U dari Jepang nyatanya lebih menguntungkan.
Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis
Mengapa laki-laki yang mengenakan kaos V-neck identik dengan komunitas LGBTQ+?
Kerja Mati-matian di Australia, Tabungan Sampai Setengah Miliar tapi Nggak Bisa Dinikmati dan Terpaksa Pulang usai Kena Mental
Alumnus UNS ini kerja lepas di Australia pakai WHV. Setelah hasilkan tabungan setengah miliar, ia terpaksa pulang dan menjadi “sebagaimana” WNI.