Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
828 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja
Penyesalan seorang WNI yang menjadi guru CLC di Malaysia. Selesai mengabdi dan pulang ke Indonesia malah tak dihargai.
“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
Solo date ternyata lebih bermanfaat untuk anak usia 25 daripada nongkrong bareng teman yang sudah sibuk dengan urusan masing-masing.
Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”
Tak ada WiFi yang lebih jahat dari IndiHome. Tak pelak, sebagian pengguna setia mereka kini beralih ke Biznet.
Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri
Jangan coba-coba pasang WiFi di kos, apalagi pakai IndiHome dan patungan bareng mahasiswa yang nggak ada kerjaan.
WNI Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Jadi Guru Kontrak di Indonesia yang Hidupnya Nggak Sejahtera
Tak tertarik sebagai guru bergaji “imut” di Indonesia, perempuan asal Aceh ini memilih jadi guru CLC di Malaysia dengan gaji dua digit.
Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
Saat anggota pencak silat dianggap biang kerok kerusuhan, mahasiswa Unair ini bersyukur temukan ketenangan di Tapak Suci.
UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah
Sebanyak 60 anggota UKM pencak silat Unair berhasil memperoleh 25 medali emas dan 35 medali perak di ajang internasional.
Jadi PNS di Desa Luar Jawa Lebih Sejahtera daripada di Kota, Ilmu Nggak Sia-sia dan Nggak Makan Gaji Buta
Baru sadar setelah dipindahkan ke kota, kerja di desa sebagai PNS ternyata lebih bahagia karena nggak makan gaji buta.