Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
803 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna
Batal kuliah di Jurusan Kedokteran Unair karena minder dengan diri sendiri, malah dapat pembelajaran hidup dari profesi bidan.
Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali
Jurusan Antropologi Unair sepi peminat, padahal prospek kerjanya nggak kaleng-kaleng. Sampai bikin alumnus ini bersyukur ditolak UGM.
Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan
Animal Friends Jogja (AFJ mendesak Fore Coffee sebagai retail kopi yang peduli lingkungan guna memikirkan cage-free untuk ayam petelur.
Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
Sebagai anak kos Jogja yang ingin mengirit gaji dengan memasak, saya baru sadar kalau soft skill memasang gas LPG sangat penting.
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
Beberapa kafe di Jogja redflag karena kedatangan mahasiswa yang nggak punya adab. Menambah stres pekerja yang harus lembur.
Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
Pertama kali naik kereta eksekutif menyesal, kenapa nggak dari dulu saja? Alih-alih pakai kereta ekonomi yang menyiksa.
Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama
Cerita pengguna kereta eksekutif rute Jogja-Jakarta yang menyesal bayar mahal, malah lebih nyaman pakai kereta mode kursi lama.
Nekat Tinggalkan Surabaya untuk Meniti Karier di Jogja, Menyesal Tak Dengarkan Nasihat Orang Tua yang Terlanjur Kecewa
Seorang pekerja Jogja diledek keluarga di Surabaya. Disepelekan nggak bakal sukses kariernya kalau kerja di “desa”.