Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Beras Porang Indomaret, Makanan Aneh yang Saya Sesali untuk Sahur padahal Menu Favorit Orang Jepang
Beras porang sebagai sumber makanan utama orang Jepang di masa perang yang ditemukan di Indonesia, nggak cocok dibuat nasi.
Kisah Pemuda Asal Tulungagung Kuliah di Portugal: Lolos Beasiswa Erasmus karena “Motivation Letter” yang Menggugah
Motivation letter Marco , pemuda asal Tulungagung yang dapat beasiswa Erasmus Mundus Uni Eropa di University of Minho, Portugal.
Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna
Menyesal pakai Samsung Galaxy selama 8 tahun. Tak tahan dengan penyakit musimannya hingga beralih ke Xiaomi POCO yang lebih berguna.
Ganti Motor Honda PCX 150 Berujung Menyesal karena Bawa Petaka dan Bikin Boncos, Seketika Rindu dengan Yamaha Mio Sporty
Honda PCX 150 nggak cocok untuk orang miskin dan pendek, apalagi cuman buat gaya-gayaan. Mending pakai Yamaha Mio Sporty.
Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
Beberapa alasan Resty Armenia rela meninggalkan status WNI usai tinggal di Norwegia berkat beasiswa luar negeri. Banyak hal lebih terjamin untuk kesejahteraan hidup.
Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
Dulu, April mungkin tak tega menolak Honda BeAT 2012 dari orang tuanya, tapi kini ia lega bisa berganti motor ke Yamaha Grand Filano dengan tabungan pribadi.
Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
Pemuda asal Jakarta ini menyadari kerja di Indonesia tak akan membuatnya kaya, sehingga pilih kerja di Jepang demi melunasi utang-utang keluarga.
Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup
Alasan orang Surabaya suka menghabiskan waktu untuk “ngandok” mie ayam. Karena cocok sebagai teman ngobrol, mengungkapkan isi hati yang tertahan.