Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Cara Menagih Utang ke Teman yang Mendadak Pikun

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
7 Februari 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perkara utang itu sensitif. Menagih utang ke teman setelah lewat jangka waktu yang dijanjikan pun menjadi hal yang membingungkan!

Di dunia ini, ada tiga hal yang menyebalkan: diselingkuhi, dicampakkan, dan didatangi teman untuk minjem uang alias ngutang. Perkara terakhir adalah yang paling sering ditemui dalam kehidupan kita (hah, kita???), sekaligus paling sering berujung nggrundel tak karuan. Loh, loh, loh, kenapa begitu?

Orang yang datang meminjam uang pada kita (hah, kita???) biasanya menggunakan alasan kepentingan dengan urgensi yang tinggi demi meningkatkan kemungkinan untuk mendapat sejumlah uang yang diminta. Berbekal senyum memikat dan mata memelas, pertahanan kita pun runtuh, lalu berujung pada segepok dana yang berpindah tangan. Rasanya hati senang: bisa membantu teman sendiri dalam masalah finansial. Toh, si teman sudah berjanji akan mengembalikannya. Tapi, benarkah semudah itu, Ferguso?

Nyatanya, perkara utang itu sensitif. Menagih utang ke teman setelah lewat jangka waktu yang dijanjikan pun menjadi hal yang membingungkan: gimana cara terbaik melakukan ini tanpa harus menyakiti hatinya? Apakah nanti kita bisa tetep temenan???

Mojok Institute telah melakukan survei kecil-kecilan perihal utang dan pinjaman uang. Tercatat, setidaknya ada 5 cara yang bisa kita gunakan demi menagih utang ke teman untuk hidup yang lebih baik, tanpa harus mendaftar tampil di acara Mikrofon Pelunas Utang yang kadang waktu untuk komentarnya lebih banyak daripada waktu nyanyinya:

1. Beri Kode

Sebagaimana seorang perempuan yang sebenarnya pengin bilang, “Kamu kapan ngelamar aku?” tapi malah bilang, “Temen aku barusan kirim undangan, loh. Dia udah mau nikah. Dia sebaya sama aku,” ke pacarnya, berilah kode-kode unik dan menarik kepada teman yang berutang pada kita. Tatap matanya erat-erat dan mengeluhlah dengan kesedihan yang meyakinkan,

“Duh, bajuku sobek, nih, lusuh banget! Pengin beli baju baru yang kemarin aku lihat, deh, tapi uangku lagi habis. Huhu.”

Kalau dia peka, dia pasti langsung membuka dompet dan menyodorkan uang yang dipinjamnya. Tapi, yaaaa, itu kalau dia peka, loh, ya. Nggak usah ngarep berlebihan—kalau gagal, coba langkah selanjutnya.

2. Minta Bayarin Ini-Itu

Menagih utang ke teman dengan cara ini sesungguhnya sama dengan memaksa mereka untuk “mencicil” pembayaran. Maksimalkanlah waktu janjian kalian dengan pesan seperti: “Eh, kamu lewat Indomaret nggak? Aku titip Teh Kotak, dong, sekardus. Haus banget nih!” atau “Eh, kamu lewat toko baju nggak? Aku titip daster tiga, kemeja putih dua, sama celana jeans boyfriend empat belas, ya.”

Bisa juga, saat makan bersama, kamu berkata, “Duh, uangku nggak cukup, nih. Boleh, ya, kamu bayarin dulu?”

Lalu, setelah menitip ini dan itu, sekaligus minta dibayari, pasanglah muka (atau suara) terkejut sambil berkata, “Eh, iya, uangku kan masih ada yang di kamu! Nanti dipotong aja buat bayarin ini. Hehe.”

3 Kasih Deadline

Cara menagih utang ke teman selanjutnya terdengar klise, tapi penting dilaksanakan: beri batas waktu terakhir.

Sebagai contoh, kamu bisa berkata, “Maaf, boleh nggak uang yang kamu pinjam 13 tahun yang lalu itu dibayar tiga hari lagi? Soalnya tiga hari lagi hari Minggu. Yah, nggak ada apa-apa, sih, hari Minggu. Aku cuma pengen libur dan bersantai sambil kipasan pakai uang aja.”

Tapi, bagaimana kalau deadline ini masih dilewatkan oleh si peminjam utang? Gampang: kasih deadline lagi yang jatuh temponya tiga jam kemudian. Mamam~

Iklan

4. Balas Berutang

Su.dah dibilang blak-blakan, dikode halus, dan diberi deadline tapi temanmu masih belum tergerak untuk bayar utang juga? Lakukan cara ini, Saudara-saudara!!!

Menagih utang ke teman bisa jadi menyenangkan ketika kamu berencana menampilkan diri sebagai sobat misqueen yang tak punya uang banyak. Kini, dekatilah temanmu, lalu bisikkan kalimat ini: “Aku lagi nggak punya uang, nih. Boleh pinjemu duitmu dulu, nggak?”

Sebutkan nominal uang sebesar yang ia pinjam padamu, atau—kalau kamu nggak tega dan nggak enak—sebutkan sebagian saja (dengan konsekuensi kamu harus menagih jumlah separuhnya dari langkah pertama), dan tertawalah saat ia menyanggupi.

Ya, kamu nggak perlu membayar utangmu ini—toh dia juga ngutang sama kamu duluan :(((

5. Share Artikel Ini

Kalau kamu udah desperate untuk menemukan langkah paling mujarab untuk menagih utang ke teman, ikuti saran kami yang sederhana: klik share atau reply di media sosialmu. Biarkan si teman dibanjiri notifikasimu kali ini.

Semoga, hatinya tersentuh dan mengirimimu uang. Segera. Amin!

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: kode halusmenagih utang ke temanMikrofon Pelunas Utangsobat misqueenteman perempuan
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Privilese Pemilik Kartu 3, Walau Dibilang Sobat Misqueen yang Penting Masa Aktif sampai Tua
Pojokan

Privilese Kartu 3: Biarin Sobat Misqueen, yang Penting Masa Aktif sampai Tua

8 November 2021
kehidupan orang kaya cara menjadi kaya sandra dewi nia ramadhani syahrini OKB kepo penasaran gaya hidup orang kaya nyentrik media sosial orang kaya orang miskin mojok.co
Pojokan

Alasan Kenapa Kita Suka Kepo sama Kehidupan Orang Kaya

29 Mei 2020
List

7 Kesedihan Sobat Misqueen yang Nggak Dirasakan Raline Shah

24 Januari 2019
perencana keuangan
Celengan

Tips Manajemen Keuangan untuk Mahasiswa Tajir tapi Boros

15 Agustus 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.