5 Cara Hadapi Lupa Nama Teman Saat Bertemu

MOJOK.CO Lupa nama teman sering kali kamu rasakan tiba-tiba. Jika terjebak dalam situasi ini, apa sih yang seharusnya kamu lakukan?

Saat sedang berjalan-jalan, ada seseorang yang tiba-tiba memanggilmu. Kamu memandangnya baik-baik, sementara ia heboh sendiri menanyakan kabar. Alih-alih menjawab pertanyaannya, kamu malah sedang fokus pada satu hal, yaitu…

…ini dia siapa, ya, namanya???

Ya, bertemu teman lama memang menyenangkan. Yang tidak menyenangkan hanya satu: lupa nama teman padahal ia dengan fasihnya mengucapkan namamu. Mau nanya nama, tapi kok rasanya kebangetan. Terus, apa yang harus kamu lakukan, dong?


Memaklumi kepikunan mendadak yang sering kamu alami, Mojok Institute telah mengumpulkan cara-cara bersikap yang bisa kamu pakai saat tiba-tiba lupa nama teman. Check these out, gaes-gaesku~

1. “Apa kabar… Kamu?”

Hal utama yang harus kamu lakukan adalah menyapanya. Karena lupa nama, sapaan yang paling masuk akal tentu saja adalah “kamu”—setidaknya ia tidak merasa terabaikan. Berikanlah pertanyaan-pertanyaan normal dengan sapaan ini, seperti “Apa kabar… kamu?”, “Sama siapa… kamu?”, “Eh, ada… kamu,” dan lain sebagainya.

Selain “kamu”, kamu bisa juga menggunakaan sapaan umum lainnya, seperti “Mas” atau “Mbak”.

Yaaah, memang sedikit awkward, tapi cara ini jelas akan membuatmu terlihat tetap responsif secara cool.

2. “Minta nomor teleponmu, dong!”

Setelah ngobrol panjang lebar, lakukan siasat kedua, yaitu meminta nomor telepon atau WhatsApp-nya. Kamu bisa memulai dengan mengeluarkan ponselmu di hadapannya dan berkata, “Eh, nanti lanjut ngobrol di WA aja, ya. Tapi aku belum punya nomormu, nih, kayaknya. Minta, dong!”

Baca juga:  Asal-Usul Logo Gajah Duduk dan 5 Kisah di Baliknya

Langkah selanjutnya, sodorkan hapemu padanya dan biarlah ia yang menyimpan nomor dan namanya sendiri di sana. Dengan cara ini, kamu bisa menutup obrolan dengan wajar. Misalnya, jika ia menulis namanya sebagai “Andi”, kamu pun bisa bilang, “Oke, makasih, ya, Ndi.”

Aman.

3. “Kenalin, nih…”

Cara ini bisa kamu lakukan jika sedang bersama seseorang saat bertemu si teman. Tanpa berlama-lama, tunjuklah orang yang sedang bersamamu tadi sambil berkata, “Kenalin, nih, temanku…,” lalu biarkan mereka berdua berkenalan. Umumnya, saat orang berkenalan pertama kali, mereka akan menyebut nama masing-masing.

Pasang telinga baik-baik, niscaya kamu bakal mendengar namanya jelas-jelas!

4. “Emang kamu masih ingat namaku?”

Saking bingungnya mengingat nama orang yang ada di hadapanmu, cobalah untuk menantangnya balik dengan gaya bercanda. Setelah disapa ini dan itu, kamu bisa bertanya, “Eh, emang kamu masih inget namaku, hayoooo~”

Jawaban dari pertanyaan ini kemungkinannya ada dua: ya dan tidak. Jika ia tidak ingat, kamu bisa menyebutkan namamu selayaknya perkenalan pertama. Cara ini juga bisa menjadi sinyal sopan agar sang teman balas menyebut namanya.

Tapi, bagaimana jika ia menjawab bahwa ia masih ingat namamu? Yah, kalau gitu langsung aja ke cara terakhir…

5. “Maaf, aku agak-agak lupa, nih. Kamu Dewi atau Tono, ya?”

Kalau otakmu sudah buntu dan kamu tak bisa bertanya pada orang lain mengenai nama temanmu tadi, jujur adalah cara terakhir. Secara terbuka, bertanyalah pada temanmu setelah kamu mengaku bahwa kamu lupa. Meski ia mungkin akan tampak sedikit kesal, ia pasti memberi tahumu segera.

Baca juga:  Anti Menjadi Bucin alias Budak Cinta dalam 5 Langkah

Yah, FYI aja sih, memang jujur itu selalu jadi pilihan terbaik di segala kondisi, kok. Camkan itu baik-baik, gaes-gaesku~