Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Berbagai Standar Hedon Mahasiswa Jogja, yang Jelas Bukan Makan di Resto Spageti

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
16 Januari 2020
A A
standar hedon jadi cewek tuh kondisional mahasiswa jogja kuliah skripsi dosen selphie usagi

standar hedon jadi cewek tuh kondisional mahasiswa jogja kuliah skripsi dosen selphie usagi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jadi cewek tuh kondisional, diajak susah nggak nyusahin, diajak hedon nggak malu-maluin. Masalahnya standar hedon siapa dulu, bos?! Kalau sesuai standar hedon mahasiswa Jogja ya nggak di resto spageti. Sorry~

Sebagai pengamat lini masa Twitter saya sendiri, saya mau melayangkan kritik terhadap mbak-mbak yang ngetwit tentang cewek kondisional. Pertama, kata kondisional belum ada di KBBI. Kedua, standar susah dan hedon orang-orang itu berbeda.

Jadi cewe tuh kondisional

Diajak susah Diajak hedon
gak nyusahin gak malu2 in pic.twitter.com/pjAghrOjBQ

— سنتيا (@bhadbhabby) January 14, 2020

Kalau ada selebtwit yang merasa spageti itu makanan receh, jangan sedih. Standar hedon mahasiswa Jogja lebih ekstrem lagi. Foya-foya adalah hal yang lumrah bagi mereka. Tapi soal tempatnya di mana, kita breakdown satu-satu.

#1 Standar hedon mahasiswa UNY adalah nastel + sarden di warung burjo

Lelah mengerjakan tugas-tugas di UNY bisa tersapu habis andai mahasiswanya berkunjung ke warung burjo. Pesan nasi telor plus sarden ke aa burjo, habis itu minum es teh, sudah jadi standarisasi hedon yang cemerlang. Apaan spageti? Enakan juga mi dok dok burjo yang kuahnya seger.

Mahasiswa UNY memang keren, mereka pilih tempat yang mudah ditemukan. Bayangkan hampir setiap gang mereka bisa berfoya-foya loh….

#2 Standar hedon mahasiswa ISI Jogja adalah pesan makan via ojol

Daripada nongkrong nggak jelas, lebih baik berkontemplasi di kamar. Komitmen dan jiwa seni anak ISI membawa mereka pada hedonisme yang bos Jiwasraya sekalipun tidak bisa memahaminya.

Standar hedon anak ISI adalah memesan makanan lewat ojol tanpa mengetikkan kode promo dan mengisi saldo e-money biar diskon. Dengan begini, inspirasi jalan, perut kenyang, proyek pameran bisa kelar.

#3 Standar hedon mahasiswa UII adalah jalan-jalan ke McD

Sebagai murid pegunungan utara, mahasiswa UII memang agak kesusahan mencari tempat menghabiskan uang. Padahal uang saku mereka biasanya mengalir deras. Posisi kampus yang jauh memaksa mereka makan di kantin kampus atau nongkrong di warung thai tea terdekat.

Namun, tahukah kalian kalau saat mereka turun ke kota mereka langsung ke McD? Makanan McD yang bagi sebagian orang bisa didapat dengan murah berkat promo ojol ini bagi anak UII sudah ultimate joy.

#4 Standar hedon mahasiswa UPN adalah karaoke

Iklan

Mahasiswa lain praktik hedonisme dengan beli makanan, mahasiswa UPN memilih karaoke. Selain kampusnya dekat Maestro dan Happy Puppy, mahasiswa UPN memang pada jago-jago nyanyi dan bakat jadi entertain. Lha wong masuknya saja bisa pakai jalur prestasi dengan jadi YouTuber.

Jangan heran kalau mahasiswa UPN habis UAS sering kelihatan memenuhi tempat karaoke dan nyanyi sak kesele.

#5 Standar hedon mahasiswa UGM adalah makan minum di kantin Filsafat

Tidak ada satu pun kantin yang lebih enak buat berfoya-foya selain kantin Fakultas Filsafat UGM. Memesan soto plus sate usus dan ngemil salad buah adalah seboros-borosnya mahasiswa di sana. Belum lagi kalau habis makan terjebak hujan bareng gebetan. Wah, ya nambah beli batagor dan gorengan lagi. Betapa kesederhanaan menaungi mahasiswa UGM ya.

Jadi mahasiswa tuh kondisional, akhir bulan bisa bertahan, awal bulan bisa berfoya-foya meski standarnya beda-beda tapi tetap satu Jogja.

BACA JUGA Ada Apa Sih Sama Orang yang Minta Saran Nama Anak di Twitter? atau artikel AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2020 oleh

Tags: Mahasiswa Jogjastandar hedonYogyakarta
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop
Sehari-hari

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja MOJOK.CO
Sekolahan

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026
Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.