Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Valentine Gundogan Hingga Drama Inter di Serie A: Sebuah Narasi Kebangkitan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
14 Februari 2021
A A
Valentine Gundogan Hingga Drama Inter di Serie A: Sebuah Narasi Kebangkitan MOJOK.CO

Valentine Gundogan Hingga Drama Inter di Serie A: Sebuah Narasi Kebangkitan MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gundogan berhasil bangkit karena determinasi untuk mengalahkan dua cedera berbahaya. Apakah Inter punya tabungan determinasi yang sama?

“Saya sangat takut. Saya juga tidak tahu apakah saya bisa bermain sepak bola lagi. Periode itu begitu sulit, berat. Namun, berkat dukungan keluarga, teman, dan rekan-rekan mantan tim, saya bisa melewati periode itu,” kenang Ilkay Gundogan seperti dikutip Sky Sports.

Adalah musim 2013/2014, ketika berusia 25 tahun, Gundogan merasa karier sepak bolanya sudah kandas. Cedera tulang belakang yang diderita semasa membela Borussia Dortmund berpotensi memaksa dirinya untuk gantung sepatu lebih awal.

“Butuh waktu total 14 bulan untuk sembuh dari cedera ini. Sebuah periode yang terasa sangat lama di mana saya tidak ingin dioperasi terlalu dini. Bagi pesepak bola, terutama operasi tulang belakang, selalu tidak mudah dan tentu saja berbahaya,” tambahnya.

Oktober 2014, Gundogan dinyatakan sembuh, menjalani masa rehabilitasi dengan cepat, dan langsung tembus tim utama. Determinasi untuk kembali ke lapangan hijau membantu pemain asal Jerman itu menemukan performa terbaik dalam waktu singkat.

Kembalinya Gundogan seperti menjadi injeksi determinasi untuk Dortmund sendiri. Di akhir musim, Dortmund berhasil masuk babak final Liga Champions. Sayang, semuanya mentok di fase “hampir” setelah Dortmund kalah tipis dari Bayern Munchen. Sebuah sajian final yang luar biasa. Salah satu yang terbaik dan Gundogan bermain begitu istimewa.

Setelah tujuh musim berseragam Dortmund, Gundogan menampik pendekatan Manchester United. Dengan mahar 21 juta paun, dia memilih Manchester City dan prospek menyenangkan bermain di bawah asuhan Pep Guardiola.

Sayang sekali, periode kelam itu hadir lagi. Di tahun pertama berseragam City, Gundogan terkapar lagi. Setelah cedera tulang belakang yang berbahaya, kini Gundogan harus menghadapi cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament). Salah satu cedera yang ditakuti pesepak bola.

Cedera ACL begitu ditakuti, salah satunya, karena membuat lutut menjadi sangat tidak stabil, bahkan melemah. Selain itu, lamanya masa rehabilitasi berpengaruh kepada kondisi mental pemain. Selain kemampuan tubuh yang menurun, mental juga dihajar oleh cedera ini.

Ketika menjalani masa rehabilitasi karena cedera tulang belakang, Gundogan absen 14 bulan. Ketika menderita ACL, dia absen selama 12 bulan. Karier dan tubuhnya dikoyak oleh dua cedera berbahaya. Tanpa determinasi dan support system yang mendukung, kariernya pasti sudah paripurna.

Februari 2015, Gundogan menemukan nikmatnya kebangkitan. Dia membawa Dortmund menjadi kekuatan yang diperhitungkan di Eropa. Februari 2021, Gundogan menemukan kembali nikmatnya kebangkitan. Saat ini, dia menjadi gelandang paling produktif di Eropa. Dia sudah membuat 9 gol dari 9 pertandingan.

Di bulan kasih sayang, di periode valentine, Gundogan menjadi “manusia beruntung”. Dia dicintai oleh orang-orang di sekelilingnya. Dia juga merasakan self love, ketika menyadari bahwa setelah dua cedera berbahaya, dia masih bisa berkembang dan menjadi pesepak bola yang lebih baik lagi.

Ah, cinta, memang menyenangkan….

Kecintaan Gundogan kepada sepak bola membantunya bangkit. Mengajari kita bahwa rasa sakit adalah bagian dari kehidupan. Lari, bukan solusi. Diam dan menyesal bukan pilihan hati. Total, Gundogan melewati 26 bulan dalam rasa sakit. Dan kini, dia menikmati legitnya buah kebangkitan.

Iklan

Valentine dan kebangitan di Serie A

Mei 2001 yang “fanculo” itu pasti masih dirasakan fans Internazionale. Ketika air mata Ronaldo Nazario tak bisa dibendung lagi. Ketika Inter melepas peluang Scudetto di grande partita melawan Lazio. Hanya berjarak satu kemenangan. Namun, satu kemenangan itu nyatanya berjarak ribuan kilometer bagi Inter.

Inter kalah dari Lazio dengan skor 2-4. Sementara itu, Juventus menang 2-0 dari Udinese. Ronaldo dan Del Piero memang sama-sama menangis. Namun, tangis Ronaldo bikin dada sesak. Sementara itu, tangis Del Piero memberi kelegaan di dada Juventini di penjuru dunia.

Yah, untung saya, grande partita di musim 2020/2021 itu tidak digelar di Mei, tetapi Februari, bulannya cinta, waktunya valentine. Dan untung saja, laga Inter vs Lazio belum menjadi penentu gelar juara. Namun, laga ini juga punya makna “penentuan” lain bagi Inter.

Untuk keempat ketiga kalinya, Inter mendapat kesempatan emas untuk mengkudeta AC Milan dari capolista. Kesempatan pertama terjadi pada Giornata 16 ketika Milan kalah dari Juventus. Kesempatan kedua muncul di Giornata 19, Milan kalah dari Atalanta. Apa yang terjadi?

Inter kalah dari Sampdoria di Giornata 16 dan imbang dengan Udinese di Giornata 19. Kini, giornata 22, Milan kalah dari Spezia. Jalur mana yang akan dipilih Inter? Jalur pecundang seperti Mei 2001 atau jalur kebangkitan seperti yang dilakukan Gundogan di valentine 2021?

Kemenangan dari Lazio dan keberhasilan mencongkel Milan dari puncak juga menjadi misi penting untuk Antonio Conte. Setelah kehilangan muka di Liga Champions dan gagal di Coppa Italia, cuma Scudetto yang bisa menyelamatkan masa depannya bersama Inter di Serie A.

Saya sering menulis bahwa sejarah di sepak bola itu sangat sering terulang. Dan celakanya, ucapan saya sering menjadi kenyataan. Inter menghadapi lawan yang sama seperti monster yang menerkam mereka di 2001. Lazio bukan sembarang lawan. Mereka pembunuh dalam senyap. Melukai ketika lawan lengah.

Dan tekanan untuk bangkit di Serie A itu bisa menjadi racun untuk Inter. Semuanya kembali ke determinasi. Gundogan berhasil bangkit karena determinasi untuk mengalahkan dua cedera berbahaya. Apakah Inter punya tabungan determinasi yang sama? 

BACA JUGA Inter dan Antonio Conte Tidak Seburuk Itu, Cuma yang Lain Lebih Bagus Saja dan prediksi lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: AC MilancontegundoganinterJuventusliga inggrisliga italiaManchester CitySerie A
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO
Esai

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Pelatihan skill digital IndonesiaNEXT Telkomsel berdampak bagi kesiapan kompetensi untuk terjun industri MOJOK.CO

Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing

1 Mei 2026
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.