Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Hewani

Kupu-Kupu Gajah dan Keindahan yang Sementara

Redaksi oleh Redaksi
15 Juli 2017
A A
kupu kupu gajah
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kalau ada salah satu serangga yang membingungkan secara penamaan, boleh jadi kupu-kupu gajah adalah salah satunya. Lha bagaimana tidak, namanya saja kupu-kupu gajah, makhluknya satu, tapi namanya dua: kupu-kupu dan gajah. Dan bajangkrek setan alas, sudah salah secara penamaan, ternyata masih saja salah secara penggolongan. Sebab ternyata, kupu-kupu gajah bukanlah termasuk kupu-kupu, melainkan ngengat. Maumu apa sih, Njing? (Eh, ini kupu-kupu, gajah, ngengat, apa anjing, sih?)

Yah, begitulah. Orang-orang menyebutnya sebagai kupu-kupu gajah. Disebut kupu-kupu sebab dia memang mirip kupu-kupu, dan ditambah embel-embel gajah sebab ia memang punya ukuran tubuh jumbo yang jauh lebih besar dari kawan-kawan satu golongannya.

Nama latin binatang membingungkan ini adalah Attacus atlas, ia mudah ditemukan di daerah Asia tropis seperti China, India, dan Asia Tenggara.

Saat merentangkan sayapnya dengan penuh, sayap kupu-kupu gajah betina bisa mencapai lebar sayap sepuluh sampai dua belas inci, tak heran jika kemudian ia disebut sebagai ngengat terbesar di dunia. Ukuran sayapnya yang besar dengan coraknya yang indah membuat kupu-kupu gajah laris menjadi objek bidikan kamera banyak orang.

Sayang, keindahan sayap kupu-kupu gajah tidak bisa bertahan lama, sebab begitu keluar dari kepompong dengan sayapnya yang indah, ia hanya bisa hidup selama seminggu atau maksimal dua minggu, setelah itu mati. Sekali berarti, sudah itu mati.

Melalui kematiannya, ia seolah ingin mengajarkan kepada manusia, bahwa segala bentuk keindahan di dunia ini adalah fana, hanya sementara. Tak ada yang kekal, tak ada yang abadi.

Wahai manusia, tidakkah dirimu belajar sesuatu?

kupu kupu gajah

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2017 oleh

Tags: gajahkupungengat
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Cerita Pekerja Jakarta yang Dulu Jadi Pengawas Gajah di Jambi, Harus Siap Ketemu Kuntilanak dan Siaga Menahan Nafas karena Harimau
Ragam

Cerita Pekerja Jakarta yang Dulu Jadi Pengawas Gajah di Jambi, Harus Siap Ketemu Kuntilanak dan Siaga Menahan Nafas karena Harimau

16 Mei 2024
patung gajah di sleman mojok.co
Kilas

Alasan Banyak Patung Gajah di Sleman

25 Januari 2023
gajah bunting mojok.co
Kilas

Tragis! Gajah Bunting yang Mati di Bengkalis Ternyata Diracun

24 Agustus 2022
Pojokan

Mirip Permainan Suit, Gajah Ternyata Takut Lebah

28 Juli 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalkulator untuk lansia merencanakan pensiun. MOJOK.CO

Lebih Baik Hidup Hemat Saat Muda agar Tak Jadi Beban Keluarga dan Bisa Berfoya-foya di Masa Tua

29 Januari 2026
Guru besar IPB jelaskan waste to energy (WtE) sebagai solusi pengolahan sampah perkotaan dari Danantara. MOJOK.CO

Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

29 Januari 2026
Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul MOJOK.CO

Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul

30 Januari 2026
RDF Plant Rorotan di Jakarta Utara. MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
AI, ChatGPT, Kecerdasan Buatan Bisa Nggak Cerdas Lagi kalau Gantikan PNS dan Hadapi Birokrasi Fotokopi MOJOK.CO

ChatGPT Bukan Ustaz: Bolehkah Bertanya Soal Hukum Agama kepada AI?

28 Januari 2026
250 orang ikuti operasi katarak gratis di RS Visindo Jakarta. MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026

Video Terbaru

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.