Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Sate Ratu Jogja: Warung Sate Viral dan Legendaris Tanpa Cabang yang Mendunia

Redaksi oleh Redaksi
10 April 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sate Ratu adalah warung makan di Jogja yang uniknya kebangetan. Sate Ratu dikenal sebagai sate ayam dengan bumbu merah pedas dengan irisan sate yang berukuran besar. Namun, bagi Anda yang tidak suka pedas, Sate Ratu juga menyediakan olahan sate yang tidak pedas. Sate Ratu tidak hanya dikenal oleh wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan asing.

Alih-alih memperluas usaha dengan membuka cabang atau menerima reservasi, sang pemilik, Pak Budi, justru memilih mempertahankan kualitas dan konsistensi. Ia percaya bahwa menjaga cita rasa jauh lebih penting daripada ekspansi besar-besaran.

Meski terlihat simpel, Sate Ratu sudah menarik perhatian pelanggan dari 104 negara dan bahkan memenangkan penghargaan nasional pada tahun 2019. Menu yang ditawarkan mungkin tidak banyak, tapi setiap tusuk sate disajikan dengan penuh dedikasi. Antre? Sudah pasti. Tapi semua itu demi mencicipi sate khas dari warung makan Sate Ratu yang katanya bisa bikin bule lupa pulang. Strategi promosinya juga lucu, orang lokal malah makin penasaran setelah melihat wisatawan asing makan dengan lahap. Tempat ini membuktikan bahwa warung kecil pun bisa mendunia dengan cara yang tidak biasa.

Di balik popularitasnya, yang membuat tempat ini makin menarik adalah perhatian pada detail dan kualitas sumber daya manusia. Sate Ratu tetap menjunjung nilai-nilai hangat: waktu untuk keluarga, pelatihan bagi staf, dan keseimbangan antara kerja dan hidup. Warung ini bukan cuma tempat makan, tapi juga simbol kegigihan dan inovasi ala Jogja. Penasaran kenapa tempat ini bisa jadi destinasi kuliner yang begitu fenomenal? Yuk, tonton videonya sampai habis. Siapa tahu kamu juga jadi pengin ikut antre!

Tags: kuliner jojaMakanan khas JogjasateSate RatuSate terenak di Jogja

Terpopuler Sepekan

Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.