Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Marzuki Mohamad a.k.a Kill The DJ: Orang yang Berkarya Disebut Karyawan #MojokBersama

Redaksi oleh Redaksi
5 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] – Berbincang dengan Marzuki Mohammad, alias Kill The DJ, alias Mas Juki, perihal perjalanan kariernya dan dunia rapper serta hip-hop di Indonesia.

Tokoh hip-hop Indonesia, Marzuki Mohammad, atau dikenal juga sebagai Kill The DJ, merupakan pendiri Jogja Hip Hop Foundation (JHF) yang telah berkiprah hingga ke luar negeri, termasuk New York dan San Fransisco. Selama perjalanannya dengan JHF, ia telah melahirkan album berjudul Poetry Battle, yaitu kompilasi musisi hip-hop.

Iklan

Tak hanya hip hop, ia juga menggawangi terbentuknya Libertaria, duo dangdut elektronika bersama Balance. Melalui “kendaraan” ini, ia turut menyumbangkan sebuah single berjudul Ora Minggir Tabrak yang ditampilkan dalam soundtrack film Ada Apa dengan Cinta 2.

Mas Marzuki, sekarang sedang repot apa, Mas?
Repot apa, ya? Banyak hal baru yang pengin dibikin di luar kebiasaan. Dulu, (aku) pernah jadi desainer, perupa, pernah pameran di luar negeri, macem-macem, ketika seni rupa belum seramai ini. Tapi, ketika sudah bisa membawa karya ke luar negeri kok ada titik tertentu di mana saya pengin mencoba hal yang lain, lalu bikin Jogja Hiphop foundation. Udah bosen, bikin Libertaria. Terus, ya, sekarang lagi sibuk merancang tour diving ke titik spot diving di Indonesia.

Berarti salah juga nih kalau teman-teman menganggap Mas Marzuki hanya rapper saja?
Ya… Bener juga sih, toh orang tahu dari media saja, ya.

Tepatnya malah serabutan ya?
Iya. Karyawan! Orang yang sibuk berkarya namanya karyawan~

Sebagai musisi, Mas Juki sepertinya termasuk yang responsif pada isu-isu yang ada?
Ya, tentu saja. Saya bukan politisi, tapi setiap orang kan subyek politik, jadi penting untuk menyuarakan. Sepertinya sudah bawaan lahir bahwa saya ingin selalu “ngomong”.

Lalu, menanggapi banyaknya rapper di Indonesia sekarang ini, apa tanggapan Mas Juki?
Hmm…

Jawaban Mas Juki di atas masih mampu membuat kami terus berdiskusi hingga puas rasanya bersua sang musisi. Sebagai seorang “karyawan”, ia memang terus menunjukkan kelasnya sendiri: berkarya dan tidak berhenti mencoba hal yang baru.

Mau tahu alasan kami mengaguminya lebih lanjut? Tonton dulu sampai habis, mylov~

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Terakhir diperbarui pada 10 September 2021 oleh

Tags: HiphopkaryakaryawanKill The DJMarzuki Mohamadmojokbersamarapper
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Seperempat Abad Puthut EA Berkarya, Percaya Jadi Penulis Hidupnya Bisa Sejahtera
Video

Seperempat Abad Puthut EA Berkarya, Percaya Jadi Penulis Hidupnya Bisa Sejahtera

4 Oktober 2024
3 Derita Karyawan Supermarket dan Toko Grosir di Momen Golden Week
Esai

3 Derita Karyawan Supermarket dan Toko Grosir di Momen Golden Week

30 November 2022
ilustrasi 5 Kebohongan Surat Izin Tidak Masuk Kerja dari Karyawan Mental Mbolosan mojok.co
Pojokan

5 Kebohongan Surat Izin Tidak Masuk Kerja dari Karyawan Mental Mbolosan

7 Desember 2021
Pojokan

Plagiarisme dalam Motif Absurd Seseorang Ingin Disebut Penulis

26 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Saat mengantar anak mencari kos untuk persiapan kuliah di PTN Jogja: anak antusias jadi mahasiswa baru (maba), orang tua justru menyimpan kecemasan yang tidak hanya persoalan UKT mahal MOJOK.CO

Saat Antar Anak Cari Kos dan Tak Sabar Jadi Maba, Ortu Tampak Antusias tapi Diam-diam Sembunyikan Cemas

8 Juli 2026
Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.