Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Peternak Muda Sleman Ini Buktikan Kelinci Hias Bisa Jadi Bisnis yang Menjanjikan

Redaksi oleh Redaksi
11 September 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cahyo, seorang pria di kampung Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci dan marmut.

Dengan memanfaatkan lahan di rumahnya, Cahyo telah menjalankan usaha ini selama kurang lebih lima tahun.

Usaha yang ia beri nama “Peternak Kelinci dan Marmut Hias Jogja” kini menjadi sumber penghasilan baginya. Hal ini membuktikan bahwa usaha ternak kelinci hias dapat mendatangkan keuntungan jika dikelola dengan baik.

Cahyo mengaku awalnya hanya iseng. Namun, akhirnya keisengan tersebut berkembang menjadi bisnis yang menjanjikan

“Awalnya saya itu pelihara kucing tapi karena tidak tahu ilmunya jadi diminta orang tua untuk menghabiskan saja kucingnya. Setelah seminggu sampai dua minggu yang biasanya kek pelihara terus nggak pelihara kayak gimana gitu kan ya, dan akhirnya mencoba melihat-lihat kok ada kelinci yang bagus, dan akhirnya beli sepasang” Ungkap Cahyo

Cahyo juga menjelaskan bahwa dalam menjalankan usahanya selama ini, ia telah membudidayakan sekitar tujuh jenis.

Menurutnya, perawatan kelinci hias juga tidak begitu susah, asalkan dilakukan dengan baik dan benar.

“Merawat kelinci itu tidak sulit, yang penting untuk pakan jangan dikasih kubis dan kangkung sebaiknya Pelet. Wortel itu boleh tapi hanya untuk cemilan”

Dari usaha yang telah ia tekuni, Cahyo telah meraup untung lima sampai dua puluh juta per bulan.

Cahyo juga menjelaskan bahwa harga jual kelinci hias bervariasi tergantung, usia dan jenisnya.

Cahyo juga menjelaskan dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat penjualan dia semakin meningkat. Dulu yang awal mulanya hanya jualan di Facebook kini kelinci hias yang dia kembangkan telah dipasarkan hingga berbagai daerah. Ia juga berharap usahanya dapat terus berkembang, bukan hanya dari segi pendapatan tapi juga kebermanfaat bagi banyak orang.

Tags: bisnis kelincikalcersokkelinci hias jogjaternak kelinci hias dan marmut

Terpopuler Sepekan

Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
In this economy, melarisi pedagang lansia yang lapaknya sepi tidak bikin kita rugi MOJOK.CO

Melarisi Pedagang Lansia Sepi Pembeli meski Tak Selera: Harga Recehan Tak bikin Saya Rugi tapi Bagi Mereka Sangat Berarti

21 Mei 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026
Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.