Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Silent Treatment adalah Kejahatan

Redaksi oleh Redaksi
18 Desember 2022
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya punya teman kerja, seorang perempuan yang menyenangkan. Bahkan suatu hari dia membantu mencari alasan biar saya bisa bolos, semua sikapnya adalah sesuatu yang saya ingin dan saya butuhkan. Dia bekerja menjaga toko onderdil sepeda motor dan saya montirnya, kami berdua bekerja pada orang yang sama, di tempat yang sama pula.

Nahas. Karena dekatnya hubungan kami, tanpa disadari saya membuatnya marah. Karena dia melakukan sesuatu secara sepihak tanpa melibatkan saya, padahal urusan itu penting karena menyangkut keuangan bengkel, saya mengomelinya dengan nada tinggi. Dia yang awalnya riang lalu berubah menjadi orang yang tidak saya kenali.

Awalnya saya maklum karena jika orang sudah marah maka butuh waktu hingga reda. Seminggu berlalu, saya pun merasa dia sudah tenang, ketika makan siang saya menghampirinya dan mengungkapkan bahwa saya salah, saya memohon maaf. “Iya, sama-sama” katanya tanpa memandang orang yang mengajaknya bicara.

Saya pikir sehabis makan siang itu sedikit demi sedikit dia sadar bahwa saya bersungguh-sungguh menyesal dengan masalah ini. Hanya masalah waktu dia akan kembali seperti teman yang saya kenal tiga tahun lalu.

Ternyata inilah masalah terbesarnya. Ungkapan itu hanya keluar dari mulutnya tanpa dibarengi sikap ingin memperbaiki keadaan. Dia tetap dingin, ucapannya masih ketus (kondisi ini hanya berlaku saat kami bicara, selebihnya dia bersikap cair ke orang lain).

Keadaan ini terus berlangsung berminggu-minggu sampai kecemasan melanda entah itu saat bekerja maupun waktu berada di rumah. Merasa tidak kuat lagi karena terpikir dengan sikap itu akhirnya saya mencoba berkonsultasi dengan psikolog. Karena jika tidak melakukan sesuatu saya khawatir bakal depresi.

Psikolog ini memberi saran biar saya bisa berpikir positif, relaksasi ringan supaya kekhawatiran tentang dia mereda. Percaya proses menunjukkan usaha ingin memperbaiki hubungan dibanding hanya berpikir yang tidak-tidak.

Dari sinilah saya tahu bahwa mendiamkan adalah cara paling jahat untuk menghukum orang lain, apalagi jika orang itu masih sangat peduli, dia akan sungkan meminta bantuan begitu pula sebaliknya, padahal keadaan mengharuskan kami untuk selalu berhubungan.

Tidak masalah jika ia mengomel separah apapun karena saya akan tahu inti permasalahannya di mana, apa yang dia inginkan. Tolong bicaralah karena saya tidak mungkin bisa mendengarkan batin orang lain, bukan.

Rendi Okto
Wonosobo
[email protected]

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2022 oleh

Tags: silent treatmentsurat orang biasauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Vespa Matic Primavera 150 warna hijau toska

Beli Vespa Mahal-mahal sampai Rp50 Juta, tapi Tak Paham Fungsinya, Dibeli karena Warnanya Lucu

19 Februari 2026
Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK) di Samsat MOJOK.CO

Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga

19 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026

Video Terbaru

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026
Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.