Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jakarta Banyak Manisnya, Tidak Sedikit Pahitnya

Redaksi oleh Redaksi
23 April 2023
A A
Jakarta Banyak Manisnya, Tidak Sedikit Pahitnya. MOJOK.CO

Ilustrasi Jakarta Banyak Manisnya, Tidak Sedikit Pahitnya. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hidup di Jakarta memang terlihat megah dan serba gemerlap, tapi di balik itu Jakarta punya banyak sisi tidak menyenangkan. Bahasa gaulnya, bittersweet. Biar saya terangkan di sini tentang kota yang membuat 80 persen kehidupan saya tidak tenang.

Dari segi pekerjaan dan gaji, Jakarta memang sudah di atas rata-rata daerah Indonesia yang lain. Pilihan pekerjaannya pun banyak macam dan jenjangnya. Pokoknya di sana itu kita tinggal pilih mau kerja apa dan di mana.

Akan tetapi jangan senang dahulu, pahitnya kerja di Jakarta juga tidak sedikit. Saingan kerja di sana tidak main-main, mulai dari lulusan luar negeri, anak pejabat, anak rantau, anak orang dalam, semua ada. Jadi memang harus mati-matian mengasah kemampuan dan membangunjaringan.

UMR memang tinggi, tapi biaya hidup juga tak sedikit

Kalau dari segi gaji, bekerja di Jakarta memang mendapat gaji yang lumayan. UMR saja sudah menembus Rp4 juta. Pahitnya, walau gaji banyak, biaya hidup di Jakarta juga tidak sedikit. Apalagi kalau tidak bisa mengerem gaya hidup.

Dari segi transportasi, saya melihat banyak orang iri karena di Jakarta sudah memiliki KRL, MRT, LRT, dan busway. Bahkan ada angkot Jaklingko yang gratis. Walau transportasi di Ibu Kota sudah banyak ragamnya, tapi saya sendiri yang sudah 4 tahun tinggal di sana kesulitan untuk bepergian.

Alasannya karena tidak punya kendaraan pribadi. Apalagi kebanyakan rumah di Jakarta itu masuk jauh ke dalam gang-gang atau masuk perumahan. Dengan kata lain, kalau mau mengakses transportasi umum yang bikin iri tadi, harus naik ojek terlebih dulu yang paling tidak menguras kantong hingga sekitar Rp11.000.

Sedihnya naik KRL di Jakarta

Paling menyedihkan ketika bepergian menggunakan KRL. Tarifnya memang murah sih, tapi padatnya penumpang bukan main. Berdiri menjadi seperti kewajiban bagi penumpang yang berangkat bukan jadi stasiun awal.

Dari segi makanan jelas tidak murah. Di warteg misal, beli nasi dengan dua macam oseng, harga termurahnya Rp10.000, jika dikali tiga maka hasilnya lumayan menguras kantong. Pernah saya pernah coba masak sendiri, ujung-ujungnya juga tidak semurah di kampung halaman. Bisa dibayangkan, kalau hidup berkeluarga di Jakarta perlu biaya berapa besar.

Dari segi pertemanan, ini harus pintar-pintar mengaturnya. Kadang kita dipertemukan dengan orang yang lebih kaya atau bahkan kaya banget. Bagian sulitnya, kadang kita diajak nongkrong ke tempat-tempat yang bikin kantong jebol. Di sisi lain, di Jakarta bisa dijumpai juga orang-orang yang kurang mampu. Ada kalanya mereka perlu bantuan dari sisi ekonomi, di sini kita harus pintar-pintar mengatur keuangan kita agar bisa membantu di sisi lain tetap bisa bertahan.

Devinta Cicilia Agustin, Sawangan, Punggelan, Banjarnegara, Jawa tengah., [email protected]

BACA JUGA Derita Naik Angkot Bareng Ibu-ibu dari Pasar dan keluh kesah lagi dari pembaca Mojok di Uneg-uneg.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 23 April 2023 oleh

Tags: jakartaLRTUMR Jakartauneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO
Ragam

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Kemang, Saksi Bisu Kepura-puraan Perantau Jawa: Rela Ngomong “Lu-Gue” hingga Paksa Selera Musik demi Bisa Bergaul di Jaksel MOJOK.CO
Ragam

Kemang, Saksi Bisu Kepura-puraan Perantau Jawa: Rela Ngomong “Lu-Gue” hingga Paksa Selera Musik demi Bisa Bergaul di Jaksel

6 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.