Tiga Alasan Kenapa Sahabat Perempuan Pacar Nggak Seharusnya Dicemburui – Terminal Mojok

Tiga Alasan Kenapa Sahabat Perempuan Pacar Nggak Seharusnya Dicemburui

Artikel

Avatar

Terkadang laki-laki tidak hanya menjalin hubungan pertemanan dengan sesama lelaki saja. Mereka juga memiliki hubungan pertemanan dengan banyak perempuan, bahkan ada juga laki-laki yang bersahabat dengan seorang perempuan.

Bukan hal yang salah juga sebenarnya, karena setiap orang pasti memiliki orang-orang tertentu untuk bisa dekat dan akrab. Tidak mengenal apa pun gendernya. Tapi, apakah hubungan persahabatan dengan sahabat perempuan dapat diterima dengan baik oleh pacarmu sendiri? Pernah ga sih pacarmu itu cemburu sama sahabat perempuanmu?

Jujur saja, saya sendiri pernah mengalami kondisi tersebut. Ya namanya juga pacar, pasti punya rasa cemburu karena saya dekat dengan perempuan lain selain dia. Namun ternyata, rasa cemburu pacar saya tadi bukan sebatas cemburu buta saja.

Buktinya, telah ada penelitian dari University of Wisconsin-Eau Claire yang berjudul Benefit or Burden? Attraction in Cross-Sex Friendship yang menjelaskan bahwa, perempuan dan laki-laki tidak mungkin hanya berhubungan sebatas bersahabat saja. Salah satu dari keduanya, pasti menyimpan rasa ketertarikan pada sahabatnya, dan laki-laki lah yang paling sering menyimpan rasa itu daripada perempuan.

Meskipun begitu, tetap ada nilai positif yang bisa diambil dari hubungan persahabatan antara laki laki dengan perempuan. Saya bukannya ingin membela diri, tapi memang perlu meluruskan perkara tersebut agar para perempuan di dunia ini termasuk pacar saya sendiri tidak terus-terusan cemburu terhadap sahabat perempuan saya.

Mari saya jelaskan mengapa perempuan tidak seharusnya cemburu dengan sahabat perempuan dari pacarnya. Pertama, dengan bersahabat atau pun berteman baik dengan wanita membuat laki-laki dapat lebih menghargai pacarnya. Hal ini kenapa? Karena adanya perempuan dalam lingkungan pertemanannya membuat seorang laki-laki jadi lebih banyak tahu tentang perempuan.

Contoh sederhananya adalah ketika perempuan sedang mengalami masa on period, pasti sebagian besar perempuan akan mengalami unmood, badmood, moody, dan sejenisnya. Dengan mempunyai teman perempuan, laki-laki jadi bisa lebih mengerti akan keadaan dari pacarnya. Ya, meskipun perempuan akan merasa selalu benar ketika sedang mengalami masa on period, setidaknya laki-laki mempunyai insight sendiri untuk menghadapi pacar dalam kondisi demikian.

Baca Juga:  Orang Pacaran yang Memacu Motornya Begitu Pelan Itu Dimaklumi Aja, sih!

Kedua, dalam sebuah hubungan asmara tentunya tidak selalu baik-baik saja. Pasti akan selalu ada saja konflik yang menerpa dalam hubungan asmara yang dijalani, entah seberapa besar konflik yang melanda. Di sini, biasanya sahabat perempuan yang sering dicemburui bisa ikut mengambil peran dalam meredakan konflik yang terjadi. Bukan malah berperan memperparah konflik alias jadi kompor ya.

Sahabat perempuan bisaanya akan menjadi penasehat bagi laki-laki ketika sedang mengalami konflik dengan pacarnya. Alasannya satu, perempuan biasanya paham mengenai perasaan yang dialami oleh perempuan lainnya. Tak hanya itu saja, ia juga mengerti bagaimana pemikiran seorang perempuan ketika sedang berkonflik dengan pacarnya. Dan layaknya seorang sahabat, pasti ia akan memberikan saran dan nasihat yang terbaik kepada sahabatnya.

Sampai di sini, masihkah sahabat perempuan dari pacar mesti dicemburui ?

Saya masih mempunyai sebuah alasan lagi untuk meyakinkan bahwa tidak semestinya pacar cemburu terhadap seorang sahabat perempuan. Berdasarkan pengalaman pribadi yang pernah saya alami, saya sering menjadikan sahabat perempuan sebagai “Google berjalan” karena ia sering memberikan saran yang paling ampuh kepada saya.

Contohnya adalah waktu saya hendak jalan bersama pacar, saya bertanya terlebih dahulu kepada sahabat perempuan saya, kira-kira tempat mana yang enak untuk dikunjungi oleh saya dan pacar saya. Pun juga saat pacar saya sedang berulang tahun atau ketika saya hendak memberikan apresiasi pada pacar, saya selalu berkonsultasi pada sahabat perempuan saya.

Sahabat perempuan saya pun tidak sungkan untuk memberikan saran dan referensi yang dia tahu. Sebagai seorang perempuan pasti dia juga mengerti apa yang disukai dan cocok untuk pacar saya. Sungguh beruntung bukan laki laki yang memiliki sahabat perempuan itu.

Jadi, untuk perempuan yang masih memiliki rasa cemburu terhadap sahabat perempuan pacarmu, mulailah untuk menghilangkan perasaan insecure yang ada dan cobalah untuk positive thinking pada pasangan. Perempuan itu memang dekat dan akrab dengan pacarmu, namun hanya sebagai seorang sahabat. Perihal urusan hati, tetap kamu seorang yang ada di dalam hati pacarmu.

Baca Juga:  Balada Pengguna WhatsApp: Jika Penting dan Genting Itu Telepon, Bukan PING!

BACA JUGA Please, Jangan Jadi Pacar Yang Menyebalkan! atau tulisan Kevin Orkananda lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
3


Komentar

Comments are closed.