Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita

Iqbal AR oleh Iqbal AR
23 Mei 2026
A A
Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita Mojok.co

Perasaan Bahagia Saat Sahabat Menikah Berubah Sedih dan Kesepian karena Sadar Kehilangan Teman Main dan Cerita (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kebanyakan orang akan merasa bahagia melihat teman atau orang lain menikah. Namun, rasanya agak berbeda ketika sahabat baik kita yang menikah. Jelas bahagia, tapi entah kenapa bukan hanya rasa itu saja.   

Bohong kalau kalian bilang hanya rasa bahagia saja yang muncul. Sebab, di balik itu ada juga perasaan sedih dan kesepian ditinggal sahabat menikah. Apalagi kalau kita sendiri belum menikah. Rasanya berat gitu melepas mereka menikah.

Sebagai seorang bujang lapuk yang mulai desperate soal cinta, saya pernah berada di situasi seperti ini. Semua sahabat baik saya (cuma dua sih) sudah menikah semua. Dan, saya mengalami betul betapa bergejolaknya hati saya ketika mengetahui (bahkan mendampingi) kedua sahabat menikah.

Baca juga Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan.

Kebahagiaan dan kesedihan yang sulit diungkapkan

Saya punya dua sahabat yang sudah berteman sejak kecil. Usia kami sebaya dan rumah kami sangat berdekatan. Kami hampir selalu menghabiskan waktu bersama. 

Di awal 2020, salah satu sahabat saya memutuskan untuk menikah. Kabar itu bikin perasaan saya campur aduk. Di satu sisi bahagia, tapi juga ada sedihnya.

Saya bahagia sebab sahabat saya yang saya kenal dan akrab banget sejak kecil akhirnya menikah juga. Tapi, saya juga sedih, sebab setelah dia menikah nanti, saya jadi bakal jarang ketemu, jarang nongkrong lagi dengannya. Apalagi di tahun itu, saya dan dia ibaratnya sudah kayak Spongebob dan Patrick Star. Ke mana-mana bareng, ngapain aja juga bareng.

Maka ketika menghadiri prosesi akad nikahnya, saya nggak bisa membendung air mata. Saya bahkan nggak tahu pasti apakah air mata ini adalah air mata kebahagiaan, atau air mata kesedihan, atau keduanya. Akhirnya saya peluk saja sahabat saya, sembari memberikan doa-doa terbaik kepadanya.

Baca Juga:

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

Satu sahabat saya yang lain yang masih belum menikah tinggal Alfan. Tapi, dia sudah punya pacar, dan saya tahu mereka pasti akan menikah. Benar saja, pertengahan 2023 dia dan pacarnya memutuskan menikah. Sama seperti sebelumnya, air mata tidak terbendung di pernikahannya. Saya bahagia, sekaligus sedih.

Jujur, saya sedih di saat itu. Sebab, setelah dia menikah, saya kayak merasa sudah nggak punya lagi sahabat dekat yang sama-sama masih bujangan. Saya merasa seperti ditinggalkan oleh kedua sahabat yang sudah saya kenal dan akrab sejak kecil.

Baca juga Sambatan-sambatan Orang Umur 30 Tahun.

Merasa kesepian setelah ditinggal sahabat menikah

Setelah ditinggal menikah, perasaan lain yang muncul dalam diri saya adalah perasaan sepi. Iya, saya merasa kesepian, apalagi di beberapa bulan pertama setelah mereka menikah. Intensitas bertemu kami mulai menurun. Kami juga mulai jarang nongkrong bareng. Kayak sibuk masing-masing aja.

Satu hal yang paling terasa, saya jadi kayak nggak punya lagi tempat untuk cerita. Biasanya, saya cerita apapun ke mereka. Mulai dari soal hal-hal random, asmara, keluarga, perkuliahan bahkan politik. 

Setelah mereka menikah, apalagi sekarang mereka sama-sama punya anak, saya sudah nyaris nggak mungkin cerita banyak ke mereka. Saya sadar diri, ngapain juga mereka membuang waktu dengan mendengarkan cerita dari bujangan menyedihkan seperti saya ini. Mending dengerin cerita istri dan anak-anak mereka masing-masing saja, hehehe.

Perasaan sedih dan sepi yang luntur ketika melihat mereka bahagia dengan keluarganya

Nyatanya, perasaan sedih dan sepi yang saya alami itu hanya sementara. Saya dan kalian yang mengalami perasaan serupa, nggak mungkin kan selamanya akan sedih dan kesepian setelah ditinggal sahabat menikah.

Toh, perasaan sedih dan sepi itu perlahan luntur juga ketika melihat mereka sedang berkumpul atau main dengan istri dan anak mereka. Dada saya malah penuh dengan perasaan bahagia dan bangga. Nggak apa-apa meskipun kami sudah mulai jarang nongkrong bareng, jarang berbagi cerita, yang penting mereka bisa bahagia. Toh, nanti saya juga akan seperti mereka.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, kira-kira kapan saya bisa menyusul kedua sahabat saya ini? Itu yang saya belum tahu, hehe. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2026 oleh

Tags: ditinggal menikahmenikahPernikahansahabatsahabat menikah
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

rumah tangga

Perkara Rumah Tangga, Sebaiknya Jangan Curhat di Media Sosial

18 Mei 2019
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Kondangan di Desa Jawa Tengah adalah Kondangan Paling Perfect, Melayani Tamu Sepenuh Hati, Dilayani bak Raja!

13 Juli 2024
10 Tradisi Pernikahan Indonesia yang Bikin Heran Orang Jepang Terminal Mojok

10 Tradisi Pernikahan Indonesia yang Bikin Heran Orang Jepang

13 Desember 2022
menikah

Menikah Tidak Sebercanda Itu, Adique!

10 Mei 2019
tidak kawin

Para Tokoh Terkenal Saja Ada yang Tidak Kawin, Kenapa Kita Harus?

3 Agustus 2019
lelaki turki

Sebelum Pesona Lelaki Turki Merebak, Segera Ajak Doi ke KUA

27 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026
Angkot Bekasi Bikin Kapok, Udah Bener Naik Motor Aja (Unsplash)

Sekali Naik Angkot Bekasi, Saya Paham Kenapa Orang Jakarta Lebih Pilih Motor

12 Juni 2026
Kenapa Makan Mie Instan Tengah Malam Terasa Lebih Nikmat? (Unsplash)

Kenapa Ya, Makan Mie Instan Menjelang Tengah Malam Terasa Lebih Nikmat?

11 Juni 2026
Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
Strategi Nongkrong di Usia 40, Perlu Pertimbangkan Pilihan Tempat sampai Ritual Minum Obat Mojok.co

Strategi Nongkrong di Usia 40, Perlu Pertimbangkan Pilihan Tempat sampai Ritual Minum Obat

12 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.