Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surat Terbuka untuk Gubernur Baru Jogja: Semoga Lebih Baik ya, Pak!

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
13 Agustus 2022
A A
Harapan untuk 'Gubernur Baru' Jogja yang Akan Dilantik pemilihan gubernur jogja

Harapan untuk 'Gubernur Baru' Jogja yang Akan Dilantik (Bangoland via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selamat untuk rakyat Jogja! Karena pada tahun 2022, Jogja (baca: Daerah Istimewa Yogyakarta) akan menjadi satu-satunya provinsi yang memiliki gubernur baru. Pengangkatan gubernur baru Jogja pada 10 Oktober 2022 ini pasti dinanti masyarakat. Tentu banyak yang berharap gubernur yang akan dilantik ini.

Maka bersama dengan surat ini, saya ingin menyapa, memberi semangat, dan tentunya, memberi ucapan selamat kepada gubernur Jogja yang “baru”. Siapa lagi yang butuh support moral lebih daripada gubernur di daerah serba istimewa. Beruntung juga sih, ada Sri Sultan, sang raja Jogja yang akan mendampingi dan membimbing kerja gubernur Jogja yang “baru” ini.

Banyak PR yang harus dikerjakan. Ya maklum, gubernur sebelumnya memang belum maksimal dalam menjaga Jogja tetap berhati nyaman. Apalagi gubernur kemarin kena tampar pandemi yang sukses mempermalukan Jogja. Tentu gubernur baru ini harus lebih trengginas, satset, presisi, dan ojo dumeh.

Dari urusan pembangunan saja, mohon Pak Gubernur segera memetakan kebutuhan. Masak yang dipoles dan dipercantik Alun-alun Utara lagi. Kan itu (katanya) halaman rumah Sultan. Pasti Ngarso Dalem tidak masalah kalau urusan halaman rumahnya tidak dibantu Pemprov.

Mending fokus di perbaikan fasilitas umum. Masak jalan utama di jantung kota sekelas jalan desa. Yang paling mencolok ya Jalan Mayor Suryotomo. Itu lho, yang depan Progo dan hotel Melia. Mosok jalur utama menuju Malioboro tidak ada perbaikan. Kasihan wisatawan yang jadi sumber pemasukan Jogja.

Belum lagi menyelesaikan polemik TPST Piyungan. Sudah beberapa kali pengangkatan gubernur, hasilnya masih saja sama. Sampai kapan Jogja yang termasuk penghasil sampah tinggi ini berharap pada sistem landfill? Bisa-bisa TPST ini harus diperluas sampai mengubur Gunungkidul. Makanya ini kesempatan Gubernur yang baru untuk menunjukkan kerja nyata!

Urusan keamanan dan ketentraman juga jadi PR. Klitih belum beres, dan tindakan preventif harus segera dilakukan. Masalahnya, gubernur kemarin kan hanya serba mengimbau. Nah, Pak Gubernur yang baru bisa belajar dari kesalahan sebelumnya, dan menciptakan formulasi baru dalam penanganan klitih. Yang jelas, harus sampai akar rumput. Toh mau ditangkapi juga tidak membuat pelaku klitih takut.

Masalah gesekan antarsuku dan ras ini juga jadi PR besar. Mosok geger gedhen Babarsari jadi annual event khas Jogja? Belum lagi gesekan antar supporter yang sampai menghilangkan nyawa. Bahkan dengan saudara satu daerah lho? Opo tumon, pak gub? Jogja ganti slogan menjadi “Jogja berhati panas”?

Baca Juga:

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Padahal Jogja selalu digadang sebagai daerah ayem tentrem dan penuh keramahan. Kalau tidak ambil tindakan tegas, bisa-bisa para wisatawan mikir dua kali untuk menghamburkan uang di Jogja. Sekali lagi, sampai akar rumput Pak Gubernur!

Bicara daerah yang ayem tentrem, ternyata yang menggoyang bukan hanya isu rasial. Isu agama juga mulai menunjukkan riaknya. Dari perusakan tempat ibadah sampai pemaksaan jilbab itu cuma riak lho. Jadi maklum saja kalau urusan toleransi, Jogja kalau jauh dengan Salatiga. Bahkan pernah menyandang gelar kota paling tidak toleran versi Wahid Foundation.

Padahal peran kepala daerah sangat penting dalam urusan toleransi. Jadi, monggo dipertimbangkan usaha yang bisa meningkatkan toleransi. Kalau hanya seminar dan bikin spanduk, apa bedanya dengan gubernur Jogja sebelumnya?

Tapi dari semua itu, ada satu hal yang ingin saya sampaikan ke gubernur baru Jogja. Pertanahan pak, urusan papan. Harga tanah yang tidak terkontrol sudah sampai pada titik sulit terbeli. Bahkan untuk daerah pinggiran sekalipun. Padahal hidup di pinggiran Jogja itu tidak mudah. Transportasi umum seadanya dipadukan jalanan rusak dan penuh simpang jalan.

Saya tidak akan bahas UMR. Bahkan dengan UMR Jakarta sekalipun, tetap tidak mudah untuk punya rumah di Jogja. Kecuali menunggu warisan orang tua atau mertua, baru generasi muda Jogja bisa punya rumah.

Tolong, Pak Gubernur Jogja. Beri regulasi tegas perkara harga tanah di daerah pemukiman. Jangan sampai fenomena harga tanah ini makin mencekik warga Jogja. Beri ambang batas harga jual beli tanah area pemukiman, sehingga tanah pemukiman tidak alih fungsi jadi tanah investasi konglomerat.

Perlu juga ada regulasi tentang rumah kosong. Kebanyakan orang ingin investasi rumah di Jogja. Imbasnya, banyak rumah kosong yang jadi sarang bertelur jin. Sedangkan masyarakat Jogja malah ketok goblok karena clingak-clinguk cari tanah dijual yang tak pernah terbeli.

Sebenarnya saya masih banyak sambat dengan gubernur baru Jogja. Tapi jangan sampai mood gubernur baru kita rusak sebelum dilantik Oktober mendatang. Pokoke, rakyat Jogja percaya pada Anda. Dan saya yakin, Sri Sultan HB X akan selalu mendampingi dan aktif membantu kerja gubernur baru Jogja.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Harapan untuk ‘Gubernur Baru’ Jogja yang Akan Dilantik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2022 oleh

Tags: gubernur jogjaJogjasri sultan
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Trans Jogja Perlu Banyak Belajar dari Batik Solo Trans agar Semakin Baik Mojok.co

Trans Jogja Perlu Banyak Belajar dari Batik Solo Trans Supaya Semakin Nyaman

4 Januari 2025
4 Aturan Tidak Tertulis supaya Nyaman Tinggal di Semarang

Semarang Jarang Masuk Daftar Kota yang Romantis, padahal Punya Banyak Modal untuk Jadi Kota (Paling) Romantis

1 Februari 2025
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

27 Desember 2025
Hal-hal yang Lumrah di Jogja, tapi Tidak Biasa di Semarang Mojok.co

Hal-hal yang Lumrah di Jogja, tapi Tidak Biasa di Semarang

29 Maret 2025
5 Hal yang Tidak Ditemukan di Malioboro Jogja. Baca Ini Sebelum Berkunjung!

5 Hal yang Tidak Ditemukan di Malioboro Jogja. Baca Ini Sebelum Berkunjung!

18 Oktober 2023
Surabaya dan Malang Superior, Malang Remahan Peyek (Unsplash)

Surabaya dan Semarang Memang Superior, Apalagi di Depan Malang yang Kayak Remahan Peyek

18 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
12 Istilah Hujan yang Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo” Mojok

12 Istilah Hujan yang Terdengar Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo”

30 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.