Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
4 Juni 2026
A A
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang mengira, punya rumah di dekat Brown Canyon Semarang yang terletak di Kecamatan Tembalang, Semarang itu sebuah keuntungan. Pikir mereka, setiap hari bakal disuguhi pemandangan estetik ala Grand Canyon.

Akan tetapi, saya berani bilang kalau ekspektasi itu ketinggian. Foto-foto dan narasi yang difabrikasi di dunia maya nggak seindah kenyataannya.

ADVERTISEMENT

Kalau mau ditarik mundur, tempat yang sekarang dibilang hidden gem para fotografer ini sebenarnya bukan destinasi wisata resmi. Ironisnya, identitas sejati Brown Canyon adalah area sisa-sisa kegiatan penambangan material. Entah bagaimana ceritanya, kemudian bertransformasi jadi tebing-tebing tinggi yang dianggap tampak eksotis.

Mungkin karena bentuknya yang unik dan gratis, tempat ini perlahan jadi magnet bagi wisatawan. Terlebih bagi siapa saja yang ingin mengisi feed Instagram mereka dengan latar belakang mirip-mirip panorama negara bagian Arizona, Amerika Serikat.

Orang-orang yang berdatangan dengan kamera menilai kemegahan tebing-tebing itu sebagai sebuah anugerah visual. Sialnya, bagi penduduk yang memilih menetap di sini, Brown Canyon adalah cerita yang berbeda.

Baca juga 4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup.

Brown Canyon Semarang, pesta debu yang nggak pernah berakhir

Tinggal di kawasan Brown Canyon Semarang itu artinya harus siap bergelut dengan debu setiap harinya. Begitu jendela rumah dibuka sedikit saja, debu halus yang punya daya lekat tinggi di perabotan, langsung masuk tanpa permisi. Praktis, jadwal bersih-bersih rumah di sini bukan lagi kegiatan mingguan, tapi terpaksa jadi ritual harian tanpa garis finish.

Sialnya lagi, bukan hanya furnitur yang jadi korban. Kesehatan pernapasan turut dipertaruhkan. Pelancong bilang, pemandangan gersang ini malah makin cantik lantaran mirip kediaman para koboi di film-film. Namun bagi warga, sengatan panas dan semburan debu ini adalah simulasi hidup di neraka.

Baca Juga:

Pengalaman mencoba roti subuh yang lagi viral di Semarang: cukup sekali coba saja, nggak mau lagi-lagi

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Lahan penghijauan yang menggundul, Tembalang nggak lagi kebal banjir

Dulu, kawasan ini dikenal sebagai area perbukitan hijau. Singkatnya, air punya wadah untuk meresap dengan tenang ke dalam tanah. Namun, seiring semakin intensifnya pengerukan material, perbukitan yang dulunya berfungsi sebagai penampung air alami itu pelan-pelan berubah menjadi tebing-tebing gundul yang mandul dalam menyimpan air.

Dampaknya, setiap kali hujan deras turun, kawasan Tembalang dan sekitarnya seolah sedang memanen kiriman air yang nggak sempat tertahan lagi di atas. Air yang seharusnya diserap bumi kini justru meluncur bebas. Ditambah, curahan air banjir akan membawa serta sisa-sisa material tambang dan berakhir di pemukiman warga.

Baca halaman selanjutnya: Jalanan Brown Canyon Semarang …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2026 oleh

Tags: Brown CanyonBrown Canyon SemarangSemarangtembalangtembalang semarangwisatawisata semarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

5 Jalan di Kota Bandung yang Perlu Dihindari Saat Berkunjung ke Sini terminal mojok.co

5 Jalan di Kota Bandung yang Perlu Dihindari Saat Berkunjung ke Sini

22 November 2021
Disrupsi Angkringan dan Kafe Matinya Tempat Nongkrong di Area Salatiga (Unsplash)

Disrupsi Angkringan dan Kafe: Matinya Tempat Nongkrong di Area Salatiga

13 Januari 2023
UIN Walisongo Semarang Universitas Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

UIN Walisongo Semarang: Universitas Terbaik di Jawa Tengah Dilihat dari Letak dan Cabang Kampusnya

24 Oktober 2023
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Culture Shock Orang Pati yang Minum Es Gempol Pleret di Solo

Culture Shock Orang Pati yang Minum Es Gempol Pleret di Solo

27 Mei 2023
Alasan Palang Pintu Kereta Kampoeng Semarang Lebih Menjengkelkan Ketimbang Panasnya Kota Semarang

Alasan Palang Pintu Kereta Kampoeng Semarang Lebih Menjengkelkan ketimbang Panasnya Kota Semarang

4 Mei 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.