Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Relationship Goal yang Sering Terlupakan: Ayah-Ibu dan Kakek-Nenek Kita

Rode Sidauruk oleh Rode Sidauruk
12 September 2019
A A
relationship goals
Share on FacebookShare on Twitter

Pada saat saya sedang di sebuah kafe, saya memperhatikan orang di sebelah saya yang sedang bersama temannya berlomba diam. Entah karena sakit gigi atau lagi puasa ngomong, mereka seperti orang asing yang sedang berada di sebuah sharing table karena ketidaksengajaan—padahal nyatanya tidak. They are trully a friend.

Namun, tak lama kemudian, dengan pandangan mata yang masih lengket ke layar ponselnya, saya menguping salah seorang temannya menyeletuk, “Ih, gila. Relationship goal banget sih mereka”. Temannya yang satu lagi akhirnya angkat suara dan menjawab “Iyah, mereka memang pasangan idaman. Kemana-mana selalu bareng, romantis pula. Bla..bla.bla..”

Saya penasaran, siapa sih pasangan yang menjadi goal mereka—dan mungkin sejuta umat itu. Seberapa berpengaruhnya mereka dalam menginspirasi para jomblo maupun anak manusia yang sudah berpasangan.

Tapi, setau saya, berdasarkan pengalaman, bisa dikatakan relationship goal biasanya karena mereka sering mengunggah momen-momen romantis bersama—liburan bareng, rayain ultah salah satu pasangannya, beliin kado anniversary, punya couple stuff, dan ritual para couple yang sangat manis dan indah lainnya yang buat jomblo ngiler.

Biasanya, untuk membuatnya semakin hidup, media seperti feeds Instagram atau stories akan dimanfaatkan. Makanya tak heran, para jomblo—khususnya, akan merasa bahwa they are such a relationship goal yang seharusnya dimiliki olehnya kelak dengan pasangannya atau para couple in the whole universe.

Sudah banyak tulisan atau film pendek yang membahas tentang show up or show off relationship in social media, jadi saya gak akan bahas itu sekarang. Yang mau saya highlight di sini adalah: benarkah relationship goal versi kita selama ini sudah tepat?

Pada kenyataannya, kita sering kali lupa bahwa untuk mencapai goal dalam hubungan tidak serta-merta sampai pada mengunggah momen kebersamaan setiap saat di media sosial. Dengan fasilitas mewah dan treatment yang tak murah kepada pasangannya akan memengaruhi kepala kita bahwa begitulah suatu hubungan seharusnya berjalan. It’s the end and the goal of relationship.

Terlepas dari apakah itu benar-benar tulus dan hanya pencitraan belaka, namun menjadikan hubungan orang lain—apalagi kalau kita tak benar-benar mengenal mereka—sebagai sebuah goal tampaknya bukanlah pilihan yang tepat.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Quora Media Sosial Paling Nggak Toxic yang Pernah Saya Coba, Bikin Betah

Coba lihat ke rumah kita. Apakah keadaan rumah tangga keluarga kita selalu baik dan harmonis? Di sanalah sebenarnya relationship goal sedang berlabuh.

Ayah, ibu, dan kita yang duduk bersama di sofa sambil menonton sinema keluarga favorit tapi tak sempat mengabadikan momen tersebut saking menikmati waktu keluarga itu. Ayah yang merawat ibu saat sakit dan sebaliknya, tanpa harus membuat stories dengan caption doa karena mereka benar-benar saling mendoakan satu sama lain di kehidupan nyata. Atau perayaan ulang tahun ayah dengan sederhana tanpa lilin dan kue, namun ibu memasak makanan rumah favorit—ayam opor hingga ikan teri sekalipun.

Sangat indah dan mengesankan. Tak perlu ada kamera dan unggahan, namun berkesan. Tak terlihat, namun tetap hidup.

Bahkan, sebelum ayah dan ibu kita, ada sosok lain yang sebenarnya adalah relationship goal semua makhluk bernama manusia: kakek dan nenek. Mereka yang menua bersama hingga melahirkan generasi baru, yaitu kita. Ya, kamu dan saya.

Kakek dan nenek yang setia hingga maut siap menjemput mereka. Kakek dan nenek yang enggan dijepret kemesraannya untuk sebuah privasi. Kemesraan yang hanya bisa dirasakan dan dinikmati oleh keluarga saja.

Kakek dan nenek yang akan meneteskan air matanya jika salah satu semakin melemah dan tak berdaya, bahkan hingga tak ada tenaga untuk bernafas. Hingga akhirnya salah satu akan menangis jika yang lain akan meninggalkannya—bersama semiliar kenangan yang sudah diciptakan.

Mereka tak pernah merasakan bagaimana sebuah hubungan masuk ke dalam media sosial dengan filter yang romantis dan kata-kata manis yang mungkin sekedar sebuah ketikan. Namun, mereka sudah menghujani sayang satu sama lain yang selalu dikenang hingga rambut hitam berganti putih.

Mereka yang romantis di media sosial memang sebuah bentuk dari relationship goal—terlalu terekspos. Dan ayah-ibu serta kakek-nenek adalah bentuk nyata dari relationship goal—yang tak terlihat.(*)

BACA JUGA Tren Couple Goals: Hubungan dan Kemesraan yang Selalu Dipamerkan atau tulisan Rode Sidauruk lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2019 oleh

Tags: Pacaranrelationship goalSosial Media
Rode Sidauruk

Rode Sidauruk

ArtikelTerkait

perempuan galak

Benarkah Perempuan Galak Itu Susah Dapat Jodoh?

5 September 2019
pengalaman ldr

Pengalaman LDR 5 Tahun Bikin Saya Percaya LDR Bisa Menyenangkan

23 Maret 2020
slang

Mengapa Bucin, Kepo, dan Bahasa Slang Lainnya Harus Benar-Benar Kita Tahu Artinya?

29 Agustus 2019
Alya, Pemegang Kunci Cerita AADC yang Katanya “Lebih Baik” daripada Cinta anak sd jatuh cinta anak kecil pacaran suka lawan jenis cara menyikapi orang dewasa orang tua panduan mojok.co

Adik Saya Masih SD dan Ia Mengaku Sedang Jatuh Cinta. Ini Respons Saya

3 April 2020
3 Ide Pacaran Unik yang Hanya Ada di Bantul, Dijamin Nggak akan Terlupa Mojok.co

3 Ide Pacaran Unik yang Hanya Ada di Bantul, Dijamin Nggak akan Terlupa

18 Februari 2025
ambyar

Ambyar: Mengubah Ingatan Lama Menjadi Deraian Air Mata

30 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.