Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
14 Maret 2026
A A
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah menginjak angka 30 tahun usia manusia, apalagi kini memikul tanggung jawab sebagai seorang bapak dan kepala rumah tangga, cara pandang saya terhadap tetek bengek hari raya Lebaran mulai berubah. Yang paling berharga bukan soal seberapa mentereng perayaan, melainkan dapur tetap ngebul dan kesehatan mental keluarga tetap terjaga.

Seminggu lagi Lebaran tiba, dan seperti biasa, kebiasaan tidak tertulis mengenai apa yang harus dilakukan mulai bertebaran. Berbagai media sosial mendadak penuh dengan foto hampers, pamer tumpukan uang baru hasil nuker di pinggir jalan, sampai riuh urusan baju keluarga yang warnanya harus seragam dan mengikuti tren.

ADVERTISEMENT

Padahal, kalau kita mau jujur, merayakan Lebaran nggak seribet itu. Di sini saya akan jelaskan perkara mana yang menjadi kewajiban dan mana yang sekadar tuntutan (tuntutan gaya hidup).

Daftar yang nggak wajib ada di bulan Ramadan dan Lebaran

Kadang, tekanan sosial bikin kita merasa berdosa kalau nggak mengikuti arus. Padahal, demi finansial yang sehat, poin-poin ini hukumnya boleh dilakukan kalau ada rezeki lebih, tapi tidak dianjurkan kalau sampai gali lubang tutup lubang demi mendapatkan validasi dari orang ketika Lebaran.

#1 Nggak wajib tukeran atau ngasih hampers 

Jangan sampai demi kirim berbagai macam kue kering ke relasi, jatah susu anak malah berkurang. Sahabat sejati nggak bakal mutusin silaturahmi cuma gara-gara nggak dapet paket keranjang dan hampers estetik pas Lebaran.

#2 Nggak wajib beli baju baru pas Lebaran

Esensi hari fitri adalah hati yang kembali suci, bukan kain yang baru keluar dari plastik toko. Baju tahun lalu yang masih layak jauh lebih mulia daripada baju baru hasil ngutang dan kasbon ke pinjol.

#3 Nggak wajib ngasih THR ke keponakan pas Lebaran

Apalagi kalau kita sendiri masih struggle memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. Dalam Islam, sedekah itu afdalnya diberikan setelah kebutuhan keluarga inti tercukupi. Jangan jadi pahlawan di mata orang lain tapi jadi pesakitan di rumah sendiri.

#4 Nggak wajib ikut acara sana-sini 

Kamu punya hak sebagai kepala keluarga untuk bilang “nggak” pada undangan reuni atau open house yang cuma jadi ajang adu nasib dan pencapaian kala Lebaran. Waktu bersama keluarga kecil di rumah sendiri jauh lebih berkualitas.

Baca Juga:

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

Kembali ke yang dasar. Apa yang benar-benar wajib?

Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran yang sifatnya seremonial, kita sering lupa bahwa perintah Allah itu sangat jelas dan tidak membebani. Sebagai hamba, yang wajib di bulan ramadhan dan bulan lainnya adalah:

#1 Salat Lima Waktu

Salat 5 waktu adalah tiang agama yang tidak ada tawar-menawarnya, baik saat hari biasa maupun hari raya Lebaran. Ini yang harus diperbaiki, terutama buat kita yang salatnya masih suka malas-malasan atau bahkan masih sering bolong-bolong. Allah berfirman dalam QS. An-Nisa: 103:

ADVERTISEMENT

“Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”

#2 Puasa Ramadan

Kewajiban utama yang menjadi identitas Islam kita sebagai hamba yaitu puasa sebulan penuh selama bulan Ramadan. Ingat, puasa itu dijalani dengan jujur, jangan sampai “mokel” atau diam-diam buka di siang hari padahal fisik sehat bugar. Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 183:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

#3 Zakat fitrah nggak pas Lebaran saja

Pembersih bagi yang berpuasa dan hak bagi mereka yang membutuhkan. Allah menegaskan pentingnya zakat dalam banyak ayat, salah satunya QS. Al-Baqarah: 43:

“Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”

Bahkan, hal-hal yang selama ini kita anggap “satu paket” wajib seperti Salat Ied dan Salat Tarawih sebenarnya adalah sunnah. Tentu pahalanya besar, tapi jangan sampai kita sibuk mengejar yang sunnah, tapi malah melupakan kewajiban utama kita sebagai seorang muslim/muslimah.

Yang lebih penting ketika Lebaran

Di Lebaran tahun ini, jangan biarkan ekspektasi tetangga atau algoritma berbagai sosial media mendikte kebahagiaan rumah kita. Kalau memang belum mampu bagi-bagi amplop atau beli hampers mewah, ya sudah. Tidak apa-apa. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Mari kita sambut hari raya kemenangan dengan hati yang tenang. Di atas semua hiruk-pikuk duniawi, mari kita fokus memohon ampunan atas segala khilaf yang sengaja maupun tidak disengaja. Tak lupa, panjatkan doa yang tulus kita diberikan umur untuk bisa dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan.

ADVERTISEMENT

Penulis: Acep Saepulloh

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA THR Ludes Sebelum Hari Raya Tidak Melulu Salahmu, Hidup Memang Lagi Susah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2026 oleh

Tags: LebaranMudiksalah 5 waktusalat idthr lebartanZakatzakat fitrah
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

5 April 2024
Dilema Mudik Lewat Wonosobo: Pemandangannya Indah sih, tapi Problematik banjarnegara

Dilema Mudik Lewat Wonosobo: Pemandangannya Indah sih, tapi Problematik

19 April 2023
Perjalanan Melawan Aerophobia, Ketakutan Luar Biasa untuk Naik Pesawat takut naik pesawat kecelakaan pesawat terminal mojok.co

Menanggapi Jagad Maya dan Mahalnya Tiket Pesawat Tidak Perlu Baper

16 Mei 2019
Kasta Biskuit dalam Sekaleng Khong Guan: Mana yang Kamu Makan Duluan? terminal mojok.co

Kasta Biskuit dalam Sekaleng Khong Guan: Mana yang Kamu Makan Duluan?

20 April 2021
Kalau di Kota Ada Kirim Parsel, di Desa Ada Ater-ater Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang Terima kasih kepada Tim Pencari Hilal! Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Lebaran Buku Turutan Legendaris dan Variasi Buku Belajar Huruf Hijaiyah dari Masa ke Masa Serba-serbi Belajar dan Mengamalkan Surah Alfatihah Pandemi dan Ikhtiar Zakat Menuju Manusia Saleh Sosial Inovasi Produk Mushaf Alquran, Mana yang Jadi Pilihanmu? Tahun 2020 dan Renungan ‘Amul Huzni Ngaji Alhikam dan Kegalauan Nasib Usaha Kita Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang? Saya Masih Penasaran dengan Sensasi Sahur On The Road Menuai Hikmah Nyanyian Pujian di Masjid Kampung Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Horornya Antrean Panjang di Pesantren Tiap Ramadan Menjadi Bucin Syar'i dengan Syair Kasidah Burdah Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Pandemi Corona Datang, Ngaji Daring Jadi Andalan Tips Buka Bersama Anti Kejang karena Kantong Kering Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Rebutan Nonton Acara Sahur yang Seru-seruan vs Tausiyah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Aduh, Lemah Amat Terlalu Ngeribetin Warung Makan yang Tetap Buka Saat Ramadan Tong Tek: Tradisi Bangunin Sahur yang Dirindukan Kolak: Santapan Legendaris Saat Ramadan

Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang

22 Mei 2020
Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga Berlutut dan Pakai Bahasa Jawa Kromo Adalah The Real Sungkeman saat Lebaran Selain Hati, Alam Juga Harus Kembali Fitrah di Hari yang Fitri Nanti Starter Pack Kue dan Jajanan saat Lebaran di Meja Tamu Mengenang Keseruan Silaturahmi Lebaran demi Mendapat Selembar Uang Baru Pasta Gigi Siwak: Antara Sunnah Nabi Atau Komoditas Agama (Lagi) Dilema Perempuan Ketika Menentukan Target Khataman Alquran di Bulan Ramadan Suka Duka Menjalani Ramadan Tersepi yang Jatuh di Tahun Ini Melewati Ramadan dengan Jadi Anak Satu-satunya di Rumah Saat Pandemi Memang Berat Belajar Gaya Hidup Eco-Ramadan dan Menghitung Pengeluaran yang Dibutuhkan Anak-anak yang Rame di Masjid Saat Tarawih Itu Nggak Nakal, Cuma Lagi Perform Aja Fenomena Pindah-pindah Masjid Saat Buka Puasa dan Salat Tarawih Berjamaah 5 Aktivitas yang Bisa Jadi Ramadan Goals Kamu (Selain Tidur) Nanti Kita Cerita tentang Pesantren Kilat Hari Ini Sejak Kapan sih Istilah Ngabuburit Jadi Tren Ketika Ramadan? Kata Siapa Nggak Ada Pasar Ramadan Tahun Ini? Buat yang Ngotot Tarawih Rame-rame di Masjid, Apa Susahnya sih Salat di Rumah? Hukum Prank dalam Islam Sudah Sering Dijelaskan, Mungkin Mereka Lupa Buat Apa Sahur on the Road kalau Malah Nyusahin Orang? Bagi-bagi Takjil tapi Minim Plastik? Bisa Banget, kok! Nikah di Usia 12 Tahun demi Cegah Zina Itu Ramashok! Mending Puasa Aja! Mengenang Kembali Teror Komik Siksa Neraka yang Bikin Trauma Keluh Kesah Siklus Menstruasi “Buka Tutup” Ketika Ramadan Angsle: Menu Takjil yang Nggak Kalah Enak dari Kolak Nanjak Ambeng: Tradisi Buka Bersama ala Desa Pesisir Utara Lamongan

Lebaran Tahun Ini: Meski Raga Tak Bersama, Silaturahmi Tetap Harus Terjaga

23 Mei 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku Mojok.co

In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku

26 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.