Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
28 September 2025
A A
Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda!

Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda! (Website Klik Indomaret)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika tahu Point Coffee merilis kemasan botol siap minum, saya langsung penasaran. Apalagi katanya produk ini dijual di seluruh Indomaret. Bayangin aja, bisa minum kopi Point Coffee tanpa harus repot mampir ke gerainya. Asyik banget, kan? Maklum, cari gerai Indomaret itu lebih gampang daripada cari gerai Point Coffee.

Tapi apa yang terjadi? Di Indomaret dekat rumah saya, produk ini tidak tersedia. Padahal toko yang saya datangi adalah Indomaret Fresh, lengkap dengan Point Coffee-nya. Kalau versi karyawannya, kopi ini memang belum tersedia di semua Indomaret. Lah?

Namun selalu ada titik terang bagi mereka yang tak berputus asa. Berbekal aplikasi Klik Indomaret, akhirnya saya bisa menemukan toko yang menjual Point Coffee kemasan botol. Yeay, akhirnya kesampaian juga untuk icip-icip ketiga varian kopi Point botolan: Creamy Cappuccino, Caramel Latte, dan Golden Caramel.

Kira-kira, rasanya bagaimana ya? Apakah seenak kopi yang dibuat langsung di Point Coffee, atau…?

Creamy Cappuccino kemasan botol Point Coffee terlalu nanggung untuk disebut enak

Di antara ketiga varian, Creamy Cappucino adalah yang pertama saya coba. Dari namanya sih cukup menjanjikan.

Saya membayangkan rasa kopi yang lembut, berpadu dengan susu kental yang tidak mendominasi. Kemudian, ada manis gurih khas cappuccino, yang ketika lewat di tenggorokan menghadirkan sensasi relaxing. Singkatnya, ekspektasi saya, satu botol kecil ini bakal menghadirkan nuansa cappuccino kafe dalam versi botolan yang praktis.

Dan, yah, setelah seruputan pertama, saya memang ingin menyeruput lagi dan lagi. Tapi diseruput laginya bukan karena rasanya yang bikin nagih, melainkan ingin memastikan di mana letak “Creamy Cappuccino”-nya?

Jujur saja, minuman Point Coffee satu ini terasa seperti kopi sachetan nggak terkenal yang diseduh pakai air termos yang sudah hampir adem, lalu kebanyakan air. Rasanya tipis, hambar, dan serba tanggung. Hingga tegukan terakhir, tak ada rasa gurih, tak ada rasa manis yang balance, apalagi hint pahit elegan khas cappuccino.

Baca Juga:

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Untuk produk yang membawa nama besar Point Coffee, varian ini… huhuhu, maaf banget, tapi ini beneran mengecewakan. Kira-kira ini lidah saya yang salah atau ekspektasi saya yang terlalu tinggi?

Golden Caramel, wangi gula yang nikmat

Lanjut, varian Golden Caramel. Disclaimer, setelah mencoba varian Creamy Cappucino, saya jadi tidak terlalu berharap dengan sisa varian Point Coffee kemasan botol lain yang belum dicoba. Enak syukur, nggak enak ya sudah. Lagian, berharap apa sih dari kopi botol harga 7 ribuan~

Tapi ternyata, varian Golden Caramel boleh juga lho untuk dicoba. Bukan yang enak banget sampai bikin kita terbang ke awan ala-ala ekspresi raja tiran di serial drakor Bon Appetite, Your Majesty, ya. Tetapi, setidaknya, rasa varian Golden Caramel ini jauh lebih enak daripada varian Creamy Cappucino.

Hal pertama yang saya notice ketika tutup botolnya dibuka adalah aromanya. Tercium aroma caramel yang membuat otak saya langsung membayangkan lelehan gula yang manis dan menggoda. Sempet agak-agak khawatir kalau manisnya bakal artifisial, sih. Untungnya, nggak. Manisnya enak dan nggak senendang itu. Rasanya masih lebih manis kopi Golda.

Kalau ditanya ada rasa kopinya atau nggak… mmm, tipis banget, tapi ada lah. Daripada rasa kopi, entah kenapa varian ini justru mengingatkan saya dengan rasa susu cokelat Greenfields. Bedanya, Golden Caramel Point Coffee botolan ini ada hint rasa pahit yang tipis. Kayaknya, varian ini cocok deh buat mereka yang pengen gaya minum kopi, tapi nggak siap sama pahitnya kopi.

Jangan lupa minumnya dituang ke gelas dan ditambah es batu banyak-banyak ya, Sob. Biar makin endul.

Aren Latte varian terakhir, raja terakhir Point Coffee kemasan botol

Varian ketiga, varian Aren Latte. Dari ketiga varian yang ada, Aren Latte bisa dibilang penyelamat harga diri Point Coffee. Rasanya cukup balance. Manisnya pas, kentalnya oke, ada pahit samar di ujung lidah.

Varian ini punya rasa yang hampir-hampir mirip dengan Golden Karamel. Bedanya, tidak tercium aroma gula yang meleleh dan rasa pahitnya sedikit lebih terasa. Tapi bukan pahit yang bikin lidah kita kaget, kok. Cuma pahit aftertaste doang ini mah. Lebih seperti kita sedang diingatkan kalau yang sedang kita nikmati ini adalah sebotol kopi.

Tapi justru disitulah kelebihan varian ini. Rasanya jadi nggak flat, sehingga layak untuk kamu coba. Lagi-lagi, jangan lupa untuk tambahkan es batu.

Jadi…

Kalau mau disimpulkan apakah worth it beli Point Coffee versi botolan, ya… balik lagi ke preferensi masing-masing, ya. Kalau kamu suka rasa kopi yang strong, jelas Point Coffee versi botolan bukan jawaban yang tepat. Terus kalau cari kopi botolan yang enak tapi murah pun, Point Coffee versi botolan ini agak susah untuk dimasukkan dalam daftar. Bisa-bisa diketawain sama kopi Golda.

Lantas, siapa sebenarnya target market Point Coffee versi botolan?

Entahlah. Mungkin targetnya adalah mereka-mereka yang penasaran dengan rasa kopi yang dijual di Indomaret Point, tapi langsung minder ketika lihat harga yang terpampang. Maka, solusinya, diluncurkanlah varian botolan yang harganya jauh lebih terjangkau.

Untuk saat ini, agak berat rasanya bagi Point Coffee botolan untuk bisa mencuri pasar. Tapi prediksi saya bisa saja salah. Yang jelas, saya sih yakin dengan nama besarnya, Point Coffee harusnya bisa bikin rasa yang lebih nendang dari tiga varian yang sudah ada. Harusnya.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Indomaret Point Coffee yang Perlu Diketahui

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 September 2025 oleh

Tags: Indomaret Point CoffeeKopikopi botolkopi botolanminuman kemasanpoint coffeePoint Coffee botol
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Kopi Akan Segera Punah dan Penyebabnya Adalah Kita Sendiri!

Kopi Akan Segera Punah dan Penyebabnya Adalah Kita Sendiri!

14 November 2023
Membocorkan Resep Starbucks Itu Nggak Guna, Sumpah!

Membocorkan Resep Starbucks Itu Nggak Guna, Sumpah!

10 Oktober 2023
Sirop Belum Benar-benar Mampus meski Terus Dihajar Minuman Kemasan Seribuan

Sirop Belum Benar-benar Mampus meski Terus Dihajar Minuman Kemasan Seribuan

24 Maret 2024
Mengulik Alasan Perbedaan Rasa pada Milo Bubuk, Milo Kotak, dan Milo Kaleng Terminal Mojok

Mengulik Alasan Perbedaan Rasa pada Milo Bubuk, Milo Kotak, dan Milo Kaleng

31 Oktober 2022
Mempertanyakan Coffee Shop yang Mematok Harga Tanggung, Bikin Repot Pembeli Saja Mojok.co

Mempertanyakan Coffee Shop yang Mematok Harga Tanggung, Bikin Repot Pembeli Saja

30 Juni 2024
5 Kopi Sachet yang Bikin Saya Kapok Mencicipinya: Rasanya Aneh, Manisnya Kebangetan

5 Kopi Sachet yang Bikin Saya Kapok Mencicipinya: Rasanya Aneh, Manisnya Kebangetan

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

Saatnya Warga Bantul Berbangga dengan Embung Potorono yang Bisa Membuat Warga Sleman Iri

6 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit Terminal

PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit

8 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong
  • Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri
  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.