Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

Supriyadi oleh Supriyadi
28 Juli 2026
A A
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang menganggap keunggulan Indomaret terletak pada jumlah gerainya yang hampir setiap beberapa ratus meter sekali muncul. Saya tidak sepenuhnya setuju meskipun itu tak bisa saya sangkal.

Menurut saya, selain itu, keunggulan Indomaret justru terletak pada kemampuannya menjual barang-barang yang tidak kita rencanakan untuk dibeli, tetapi tiba-tiba menjadi penyelamat hidup dan terbukti solutif. Saya tidak sedang membicarakan mi instan atau air mineral. Itu terlalu biasa karena minimarket lainnya pun menyediakan.

ADVERTISEMENT

Saya sedang membicarakan tiga produk yang membuat saya akhirnya mengakui bahwa Indomaret memang paham cara mempertahankan pelanggan. Dan entahlah, menurut saya, itu adalah keunggulan Indomaret dibanding minimarket lainnya.

#1 Point Coffee, bukti bahwa minimarket bisa membuat coffee shop minder

Saya pernah berpikir kopi susu yang enak hanya bisa didapat di coffee shop. Ternyata saya salah, di Indomaret pun bisa. Point Coffee mengubah pandangan saya. Sekarang, saya bisa membeli kopi susu yang rasanya konsisten sambil berdiri di samping rak sabun cuci dan minyak goreng.

Kalau kebetulan gerainya belum punya Point Coffee, biasanya masih ada Coffee Gold. Memang tidak seikonik Point, tetapi cukup membuat saya tidak perlu mencari kafe hanya untuk mendapatkan segelas kopi susu.

Saya kadang curiga, jangan-jangan yang paling khawatir dengan perkembangan Point Coffee bukan kompetitor sesama minimarket, melainkan coffee shop yang menjual kopi susu tiga kali lipat lebih mahal.

#2 Celana dalam Indomaret, penyelamat saat darurat

Saya yakin banget, tidak ada orang yang bangun pagi sambil berkata, “Hari ini saya ingin membeli celana dalam di minimarket.” Celana dalam selalu dibeli karena keadaan darurat. Entah karena lupa membawa saat bepergian, mendadak harus menginap, atau baru sadar persediaan di rumah sudah memasuki fase pensiun massal.

Dan di saat seperti itu, Indomaret muncul sebagai penyelamat. Masuk, ambil ukuran yang paling mendekati harapan, bayar, selesai.

Baca Juga:

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

Saya tidak mengatakan kualitasnya mengalahkan merek premium. Tapi, untuk ukuran pembelian yang didorong kepanikan, celana dalam Indomaret jauh lebih berjasa daripada yang selama ini kita akui.

Terlebih lagi, Agus Mulyadi, pernah mereview kualitas celana dalam keluaran Indomaret tersebut dan dianggapnya sebagai celana dalam ternyaman. Padahal, Agus membeli celana dalam tersebut karena malu lantaran di Indomaret hanya menarik uang tunai dari ATM di dalamnya tanpa membeli sesuatu ketika keluar.

ADVERTISEMENT

#3 Karet tabung gas di Indomaret

Saya pernah mengalami satu kejadian yang membuat saya sadar bahwa menjadi orang dewasa itu melelahkan. Bukan karena pekerjaan, melainkan karena tabung gas. Hal inilah yang bikin saya mengakui kedigdayaan Indomaret.

Waktu itu gas di dapur habis. Seperti biasa, saya membeli tabung gas baru dan menggantinya sendiri. Masalah muncul ketika regulator dipasang. Bukannya kompor siap dipakai, tabung gas justru terus “ngowos”. Bau gas langsung memenuhi dapur. Kepala mulai pusing, perut ikut mual, dan pikiran langsung membayangkan berita ledakan tabung gas yang dulu sering muncul di televisi. Saya panik. Tapi saya tak kepikiran Indomaret sama sekali.

Kesimpulan pertama saya sederhana: regulatornya rusak. Tanpa banyak berpikir, saya membeli regulator baru. Bukan regulator sembarangan, tetapi yang kualitasnya paling bagus dan harganya juga paling mahal. Saya memasangnya dengan penuh optimisme.

Hasilnya? Masih ngowos. Saya mulai curiga jangan-jangan selangnya yang bermasalah. Akhirnya saya membeli selang baru sekalian. Pulang, pasang lagi dengan penuh harapan. Tetap saja masih ngowos. Lalu, saya mendapat saran untuk cek karet tabung gasnya. Dan benar saja, memang karet tabungnya yang soak. Setan alas. Saat itu, saya punya pikiran liar, ada nggak ya karet tabung gas di Indomaret?

Saya pun masuk ke Indomaret. Di antara rak camilan, mi instan, dan kopi, ternyata ada benda kecil yang selama ini tidak pernah saya perhatikan: karet tabung gas. Kok iso i lho.

Saya pulang, mengganti karetnya, lalu memasang kembali regulator. Tidak ada bunyi. Tidak ada bau gas. Kompor pun saya nyalakan dan, ya, masalah terpecahkan.

Sejak saat itu, saya tidak lagi menganggap karet tabung gas sebagai benda sepele. Saat itu juga, saya mulai percaya bahwa Indomaret terkenal karena ia benar-benar memahami pelanggannya, dan itu jelas nilai tambah yang tidak mudah kamu temukan di mana saja.

Penulis: Supriyadi
Editor: Rizky Prasetya

ADVERTISEMENT

BACA JUGA Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2026 oleh

Tags: celana dalam indomaretindomaretkaret tabung gaspoint coffee
Supriyadi

Supriyadi

Seorang yang lahir di Bantul bagian selatan, berdomisili di Bantul bagian utara, dan ber-KTP Cirebon.

ArtikelTerkait

Saya Pernah Ngutil Pomade di Indomaret dan Saya Menyesal terminal mojok.co

Gini Rasanya Kerja di Indomaret, Nggak Boleh Malas dan Harus Multitalent

28 Juli 2020
5 Dosa Indomaret yang Membuat Pelanggan Tidak Nyaman (Unsplash)

5 Dosa Indomaret yang Membuat Pelanggan Tidak Nyaman

17 Februari 2023
Coffee Gold Indomaret: Kopi Hemat yang Layak Dicoba

Coffee Gold Indomaret: Kopi Hemat yang Layak Dicoba

10 November 2024
4 Mie Instan yang Cuma Bisa Kamu Beli di Alfamart, Indomaret Nggak Jual

4 Mie Instan yang Cuma Bisa Kamu Beli di Alfamart, Indomaret Nggak Jual

11 April 2025
5 Rekomendasi Minuman Indomaret Point Coffee yang Wajib Kalian Cicipi Terminal Mojok

5 Rekomendasi Minuman Indomaret Point Coffee yang Wajib Kalian Cicipi

24 Agustus 2022
Rekomendasi 6 Produk Private Label Indomaret yang Cocok buat Kaum Mendang-Mending

Rekomendasi 6 Produk Private Label Indomaret yang Cocok buat Kaum Mendang-Mending

29 Maret 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

14 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Jatinom, tempat rahasia yang bikin kamu jatuh cinta berkali-kali (Mojok.co/Audina Safira)

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

14 Agustus 2026
5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri, bukan di Indonesia Mojok.co

5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri karena lingkungan akademis Indonesia belum siap

14 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.