Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Janu Wisnanto oleh Janu Wisnanto
2 Juni 2026
A A
Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya baru sadar bahwa selama ini saya memperlakukan karyawan Indomaret sebatas karakter pendukung. Datang, ambil barang, bayar, pulang. Begitu terus. Bertahun-tahun. 

Saya hafal letak mie instan favorit, minuman dingin, suara mesin kasir, dan suara otomatis yang menyambut pelanggan. Namun anehnya, saya hampir tidak pernah benar-benar memperhatikan orang-orang yang bekerja di sana. Padahal, kalau saya pikir lagi, saya lebih sering bertemu karyawan Indomaret daripada ketua RT.

ADVERTISEMENT

Sebagai orang yang lahir dan besar di Gamping, Sleman, saya termasuk pelanggan setia minimarket. Entah untuk membeli kopi sachet tengah malam, air mineral setelah bersepeda, atau sekadar mencari camilan ketika ide tulisan macet di kepala. 

Selama beberapa waktu terakhir, saya menyadari ada satu hal yang menarik dari para karyawan Indomaret. Mereka selalu terlihat sibuk. 

Awalnya saya mengira itu hal biasa. Namanya juga bekerja. Namun, setelah beberapa kali memperhatikan lebih saksama, saya mulai merasa bahwa pekerjaan mereka jauh lebih rumit daripada yang selama ini saya bayangkan. 

Kita sering menyebut mereka “kasir”. Padahal, menyebut karyawan Indomaret sebagai kasir rasanya seperti menyebut seorang pemain sepak bola hanya sebagai tukang lari. Terlalu menyederhanakan kenyataan.

BACA JUGA: Karyawan Indomaret itu Seperti Superhero yang Harus Multitasking, Nggak Cuma Display Barang tapi juga Merangkap Warung Makan

Apa saja pekerjaan karyawan Indomaret?

Suatu sore di sebuah Indomaret kawasan Gamping, saya melihat seorang karyawan Indomaret melayani antrean pembayaran listrik. Lima belas menit kemudian, orang yang sama sedang menata rak makanan ringan. 

Baca Juga:

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

Kenapa muter-muter di Indomaret tanpa beli apa-apa sudah bikin senang?

Tidak lama setelah itu, dia membantu seorang ibu mencari susu anak yang entah mereknya apa. Beberapa menit kemudian lagi, si karyawan Indomaret kembali ke kasir karena antrean mulai memanjang. 

Besoknya, saya datang lagi. Orang yang sama sedang mengangkat kardus-kardus besar dari mobil pengiriman. Saya mulai bertanya-tanya. Sebenarnya pekerjaan mereka ini apa? 

Sepertinya, hampir semua urusan masyarakat modern sekarang bisa berakhir di Indomaret. Mau beli sabun? Bayar listrik? Top up e-wallet? Transfer uang? Ambil paket? Bayar BPJS? Beli kopi? Bahkan ketika hujan deras dan kita butuh tempat berteduh, yang kita cari ya Indomaret.

Beratnya pekerjaan mereka

Masalahnya, semua layanan itu tidak berjalan sendiri. Di balik kemudahan yang kita nikmati, ada orang-orang yang harus melayani seluruh kebutuhan tersebut dengan wajah tetap ramah. Meskipun mungkin mereka sudah berdiri berjam-jam sejak pagi. 

Saya pernah berada di belakang seorang pelanggan yang marah karena transaksi pembayaran gagal. Padahal masalahnya ternyata berasal dari sistem yang sedang gangguan. Yang menerima omelan tetap pegawai Indomaret. 

Saya juga pernah melihat pelanggan yang bertanya panjang lebar tentang promo. Yang menjelaskan dengan sabar tetap pegawai Indomaret. Bahkan pernah ada pelanggan yang datang hanya untuk menanyakan arah jalan. Yang menjawab dengan ramah, ya karyawan Indomaret. Mereka seperti pusat informasi berjalan mengenakan seragam merah, biru, dan kuning.

Baca halaman selanjutnya: Mereka juga manusia.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2026 oleh

Tags: gudang Indomaretindomaretindomaret tutupkaryawan Indomaretpromo indomaret
Janu Wisnanto

Janu Wisnanto

Mahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

ArtikelTerkait

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang Mojok.co

Karet Gas, Barang Paling Murah di Indomaret yang Jadi Penyelamat Banyak Orang

7 Mei 2026
5 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Bisa Dibeli di Indomaret Mojok.co

5 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Bisa Dibeli di Indomaret

17 Januari 2025
Indomaret Kuasai Gunungkidul, Ancam Eksistensi Toko Kelontong (Unsplash)

Indomaret dan Alfamart Menjamur di Gunungkidul Menjadi Ancaman Nyata Bagi UMKM Toko Kelontong

2 April 2024
Aturan Tidak Tertulis Belanja di Warung Madura yang Beda Jauh dengan Indomaret dan Alfamart Mojok.co

5 Kelakuan Pembeli yang Dibenci Penjaga Warung Madura

1 Juni 2025
5 Biskuit Paling Meresahkan di Indomaret Terminal Mojok

5 Biskuit Paling Meresahkan di Indomaret

8 Januari 2023
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.