Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

Rifai Hafidz oleh Rifai Hafidz
29 Juli 2026
A A
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai warga Klaten, udah lama banget saya merasakan keresahan tetangga-tetangga sejak kantor-kantor PD BKK Klaten mendadak tutup pada 19 Juni 2025. Semoga Bupati Klaten mendengar aspirasi ini.

Ada ibu-ibu yang uang tabungan keluarganya tertahan, pedagang pasar nggak bisa mencairkan tabungan jelang Lebaran kemarin, dan banyak simbah-simbah yang menyimpan uang hasil menjual hasil bumi bertahun-tahun tertahan di sana. 

ADVERTISEMENT

Wajar kalau banyak warga kecil Klaten yang marah. 

Jujur saja, saya pengin ikut geruduk Bupati Klaten di April kemarin. Ikutan bawa peti mati. Tapi, kalau saya pikirkan lebih lama, kalau cuma nyalahin Bupati Hamenang Wajar Ismoyo atas kolapsnya PD BKK nggak menyelesaikan masalah. 

Bahkan malah salah alamat nggak sih. Kalau saya lihat, baru setahuan ini borok PD BKK Klaten dibuka dan mulai diobati.

Borok lama yang udah jadi penyakit jauh sebelum Bupati Klaten Hamenang

Mari kita jujur melihat urutan waktunya. Pengadilan Tipikor Semarang sudah memutus bahwa praktik kredit fiktif di PD BKK cabang Manisrenggo terjadi pada kurun 2008 hingga 2013. 

Ada oknum pegawai yang memalsukan tanda tangan, memakai nama 12 rakyat Klaten, dan mencairkan kredit yang akhirnya macet. Kalau nggak salah, semua terjadi lebih dari 10 sebelum Bupati Klaten yang sekarang resmi dilantik pada 20 Februari 2025.

Kredit macet jelas tidak menumpuk dalam semalam.

Baca Juga:

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

Yang saya catat sebagai warga Klaten adalah niat. Itu aja dulu. Kalau tanpa niat, ya masalah kayak apa juga nggak bakal ada solusi. 

Misalnya, pemerintahan yang terdahulu katanya udah melaporkan borok PD BKK Klaten ini sampai ke Pemerintah Provinsi. Namun, ya nggak ada penuntasan. 

Polisi bahkan sudah mulai menyelidiki dugaan kredit fiktif itu sejak Mei 2024 dan menggeledah kantor BKK pada Oktober 2024, saat kursi bupati masih diduduki pemimpin yang lama.

Jadi, ketika PD BKK akhirnya berhenti beroperasi pada Juni 2025, itu bukan akibat kebijakan bupati yang baru empat bulan menjabat (Februari-Juni).

ADVERTISEMENT

Itu adalah ledakan dari bom waktu yang sumbunya sudah menyala bertahun-tahun. Mas Hamenang bukan yang memasang bom itu; beliau justru yang kebagian tugas menjinakkannya. Nah, dari sisi ini, saya melihat niat itu ada.

Kawal Bupati Klaten biar ikhtiar dia nggak mandeg

Kalau kata filsuf zaman dulu, niat itu mahal harganya. Makanya, saya jadi menaruh harapan adalah cara pemerintahan sekarang merespons. 

Begitu tahu PD BKK Klaten tutup, Bupati langsung memanggil jajaran direksi dan membuka semua persoalan fraud yang selama ini kita nggak tahu, bahkan terkesan ditutup-tutupi. 

Gerakan pemerintah yang sekarang harus berlanjut. Jangan cuma berhenti di beberapa isu misalnya:

Mengawal kasus kredit fiktif Manisrenggo. September 2025, pelakunya udah dapat vonis 3 tahun penjara dan wajib mengembalikan kerugian negara. Untuk pertama kalinya ada yang benar-benar kena hukuman atas rusaknya PD BKK Klaten.

Sekarang, kejaksaan mengejar Rp5,3 miliar dari 15 debitur bermasalah, dan Rp1,4 miliar sudah berhasil dipulihkan. Uang itu adalah hak kita rakyat Klaten yang sedang diperjuangkan kembali, rupiah demi rupiah.

Yang paling konkret, Pemkab sudah mencadangkan anggaran dalam APBD 2026 yang bisa menjadi penyertaan modal untuk menyelesaikan dana simpanan masyarakat.

Bupati Hamenang udah bagus nggak sembunyi. Saat forum Sambung Rasa di Kemalang, dia menemui langsung warga yang bertanya soal dananya. 

Bupati menegaskan bahwa pemerintah kabupaten dan provinsi bertanggung jawab atas dana nasabah. Itu sebuah sikap dan unjuk niat yang berbeda dengan pembiaran bertahun-tahun sebelumnya.

Memang lambat tapi jangan nggak dikawal

Ya, kita sama-sama tahu kalau penyelesain borok PD BKK Klaten ini terasa lambat. Tapi, poin saya adalah bahwa sudah ada kerja untuk mengembalikan hak rakyat Klaten.

Poin ini jangan sampai tak terkawal. Kan terasa bedanya antara pemerintah yang diam dan pemerintah yang sedang bekerja dalam koridor hukum. 

Jangan sampai arah yang sudah benar ini berhenti. Jangan cuma menghukum pelaku, aktif mengejar aset, mencadangkan anggaran, dan komunikasi dengan provinsi serta OJK terus berjalan. 

Kawal terus supaya masalah ini tuntas dan hak rakyat dipulihkan.

Terakhir, masalah PD BKK Klaten adalah borok masa lalu, buah dari kredit macet dan kecurangan. 

Yang pantas kita lakukan sebagai warga adalah dua hal. Pertama, terus mengawal agar ikhtiar penyelesaian ini tidak kendur. Kedua, memberi ruang bagi pemerintahan sekarang untuk merampungkan pekerjaan berat yang bukan mereka ciptakan.

Uang nasabah harus kembali. Dan dari semua yang sudah berjalan setahun terakhir ini, saya percaya jalannya sedang ditempuh.

Penulis: Rifai Hafidz

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2026 oleh

Tags: BKK Klatenbupati hamenangbupati klatenkasus PD BKK Klatenklatenkredit macet PD BKK Klatenmas hamenangPD BKK Klaten
Rifai Hafidz

Rifai Hafidz

Pekerja swasta yang hobi membaca dan mencatat.

ArtikelTerkait

bupati klaten

Begini Jadinya Jika Kisah Heroik Bupati Klaten Difilmkan

3 Mei 2020
4 Rekomendasi Umbul di Klaten buat Kamu yang Serius Ingin Menurunkan Berat Badan

4 Rekomendasi Umbul di Klaten buat Kamu yang Serius Ingin Menurunkan Berat Badan

4 Agustus 2024
3 Cara bagi Klaten untuk Mengalahkan Ekonomi Jogja (Pexels)

3 Cara Kabupaten Klaten Mengejar Ekonomi dan Status Kota Jogja

26 Maret 2025
5 Kuliner Klaten yang Rugi Dilewatkan oleh Pelancong Jogja-Solo terminal mojok.co

5 Kuliner Klaten yang Rugi Dilewatkan oleh Pelancong Jogja-Solo

22 Juli 2023
Angkringan Sering Disalahpahami dari Cawas Klaten atau Jogja, padahal Cikal Bakalnya dari Desa Ngerangan Klaten Mojok.co bogor

Angkringan Sering Disalahpahami dari Cawas Klaten atau Jogja, padahal Cikal Bakalnya dari Desa Ngerangan Klaten

10 Mei 2024
4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri!

4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri!

9 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Ganti pemimpin Surabaya ternyata nggak makin berbenah: lahan parkir selalu saja jadi masalah pelik meski berkali-kali dikritik

15 Agustus 2026
Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

14 Agustus 2026
Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

16 Agustus 2026
Pengalaman 6 jam mampir ke IKN, saya ringkas untuk kalian yang penasaran dengan kondisinya Mojok.co

Pengalaman 6 jam mampir ke IKN saya ringkas untuk kalian yang penasaran dengan kondisinya

14 Agustus 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya Mojok.co

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

12 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.