Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

In this economy, cuma Point Coffee yang masih masuk akal untuk dibeli karena promonya bejibun

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
26 Juli 2026
A A
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau memang mau beli kopi, saya pikir di ekonomi yang sekacau ini, Point Coffee masih jadi yang paling worth it

Bagi orang-orang zaman sekarang, khususnya yang sudah bekerja, minum kopi pagi-pagi adalah sebuah keniscayaan. Saya mulai menyadari hal ini setelah teman-teman saya bercerita bahwa setiap pagi mereka mampir dulu beli kopi sebelum berangkat kerja. Fenomena di media sosial ikut menunjukkan Generasi Z terbiasa minum kopi sebelum mulai kerja semakin membuat saya yakin ritual tersebut memang universal.

Saya ingat di banyak sinetron atau FTV, seorang ayah yang menjadi pencari nafkah untuk keluarga akan mengawali harinya dengan sarapan dan minum segelas kopi hitam. Dalam bayangan saya yang menonton ketika masih kanak-kanak, kopi ibarat minuman berenergi yang wajib diminum biar mereka semangat saat bekerja.

Tapi setelah melihat hampir semua teman di sekitar saya mengawali hari dengan beli kopi di kedai kopi sebelum mulai kerja, rupanya kopi sudah menjadi hal wajib bagi para pekerja. Satu cup kopi di pagi hari bukan sekadar strategi biar melek seharian, melainkan juga “obat penenang mental” di tengah tuntutan kerja yang tinggi, bos yang nyebelin, dan realitas gaji yang pas-pasan.

Kalau gaji bulanan dipecah dan kopi masuk ke dalam alokasi pengeluaran, tentu angkanya bakal gede banget. Apalagi jika kita beli kopi dengan harga aslinya.

Mari kita hitung-hitungan sebentar.

Paling masuk di budget

Kita bayangkan seorang pekerja di Jakarta yang dapat gaji sesuai UMP sebesar Rp5.729.876 dan ngopi sebanyak 20 kali dalam sebulan. Jika ia merogoh kocek sebesar Rp25 ribu setiap kali ngopi, maka dalam sebulan total pengeluaran untuk ngopinya sebanyak Rp500 ribu. Dengan begitu, ia mengalokasikan sekitar 8,7 persen dari gaji minimumnya untuk ritual kopi bulanan.

Contoh lagi yang lebih ekstrem, nih. Bayangkan seorang pekerja di Jogja dengan gaji UMP Rp2.827.593 dan ngopi dengan frekuensi dan harga yang sama. Angkanya jauh lebih mengiris hati. Soalnya pekerja di Jogja tersebut harus merelakan hampir 17,7 persen atau hampir seperlima dari gajinya cuma buat ngopi yang sama persis.

Baca Juga:

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Setiap orang pasti punya preferensi masing-masing soal kopi yang paling pas di selera. Tapi kalau bicara soal kopi yang paling pas di budget, terutama in this economy yang harga barang terus merangkak naik sementara gaji segitu-gitu aja, saya harus bilang Point Coffee adalah pilihan yang paling masuk akal.

Point Coffee yang bisa kita temukan di Indomaret ini adalah oase bagi para karyawan bergaji imut yang tiap pagi harus minum kopi sebelum ke kantor. Di tengah harga kopi yang mulai nggak ngotak, Point Coffee ngasih banyak promo yang bikin pelanggannya sudah pindah ke lain hati.

Segala macam promo ada di Point Coffee

Sebagian coffee shop umumnya menawarkan satu atau beberapa bentuk promo untuk menarik minat pembeli. Biasanya sih berupa promo loyalty, ulang tahun, cara pembayaran, atau promo rutin yang di-update mingguan.

Kalau coffee shop lain cuma punya satu bentuk promo, di Point Coffee semua bentuk promo tersebut berlaku.

Sejak awal, Point Coffee sudah memberlakukan loyalty program. Pelanggan setia yang sering beli Point Coffee akan dapat reward. Promo loyalty ini sistemnya pembeli akan mengumpulkan stamp.

Kalau kita sudah dapat 5 stamp dan menukarkannya, kita akan dapat diskon 50 persen untuk Point Coffee apa saja. Kalau sudah punya 10 stamp, kita berhak dapat gratis Point Coffe. Dan kalau sudah ada 30 stamp, kita bisa tukar ke Point Coffee 1 liter.

Program promo lain yang populer juga di dunia FnB adalah promo ulang tahun. Di hari ulang tahun kita akan mendapatkan voucher yang bisa ditukar dengan kopi gratis di Point Coffe.

I do like Monday gara-gara Point Coffee

Point Coffe juga punya promo rutin setiap Senin bernama I Do Like Monday yang memberi potongan harga pada menu kopi tertentu. Promo ini selalu di-update tiap hari Senin, jadi nggak akan bikin bosan pembeli. Selain itu, ada juga diskon pada hari-hari tertentu. Misalnya saat International Chocolate Day beberapa waktu lalu, beberapa menu cokelat di Point Coffee didiskon.

Promo lain yang nggak kalah menguntungkan adalah promo dengan metode pembayaran tertentu. Biasanya sih kalau ada kerja sama antara bank atau Point Coffee, kita akan dapat cashback jika melakukan pembayaran melalui aplikasi dari bank tersebut.

Bukan cuma itu. Sobat go green yang suka pakai tumbler untuk beli kopi juga akan dapat potongan harga sebesar Rp2.500 di Point Coffee. Benar-benar sebanyak itu promonya.

Dengan promo-promo dari Point Coffee, setidaknya beberapa persen dari pengeluaran kita terselamatkan dan bisa dipakai untuk hal lain. Misalnya promo yang paling standar deh, dengan pakai promo I Do Like Monday tiap Senin dan redeem gratis Point Coffee tiap 10 stamps.

Kalau kita ikut promo I Do Like Monday dan dapat potongan Rp5 ribu setiap Senin, kita bisa hemat Rp20 ribu per bulan. Dan kalau kita redeem Point Coffee gratis tiap beli 10 cup kopi, kita bisa hemat seenggaknya 2 x Rp25 ribu, yaitu Rp50 ribu per bulan. Jika ditotal, kita bisa hemat Rp70 ribu, yang mana bisa memangkas anggaran kopi hingga 14 persen lebih murah.

Jadi, beli Point Coffee di ekonomi yang mencekik seperti ini adalah hal yang paling masuk akal!

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Membayangkan Betapa Menderitanya Jogja Jika Sleman Menghilang Pergi, Inilah 5 Hal yang akan Terjadi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2026 oleh

Tags: i do like mondayindomaret pointpoint coffeepromo point coffee
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Goguma Cloud Latte, Menu Gaib yang Akhirnya Muncul di Point Coffee Purwokerto: Jadi Minuman Terbaik!

Goguma Cloud Latte, Menu Gaib yang Akhirnya Muncul di Point Coffee Purwokerto: Jadi Minuman Terbaik!

11 Juni 2025
4 Dosa Indomaret Point Coffee Terhadap Pelanggan yang Bikin Kecewa

4 Dosa Indomaret Point Coffee Terhadap Pelanggan yang Bikin Kecewa

10 Mei 2025
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

6 Desember 2025
Matcha Frappe Point Coffee: Kualitas Premium, Harga Terjangkau

Matcha Frappe Point Coffee: Kualitas Premium, Harga Terjangkau

24 Januari 2022
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Point Coffee Indomaret vs Bean Spot Alfamart, Manakah yang Menjadi Juaranya? Ya Jelas Point Coffee, lah! point coffee, starbucks, nescafe classic, indomaret

Jangan Bandingkan Starbucks dengan Point Coffee, Starbucks Melawan Nescafe Classic Saja Kalah Telak!

21 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman Mojok.co

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

24 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026
Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

23 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.