Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
14 Oktober 2024
A A
Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret

Golda Coffee, Kopi Botolan Terbaik Pesaing Kopi Saku Indomaret (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bicara soal kopi botolan, Golda Coffee tetap yang terbaik. Bahkan mengalahkan Kopi Saku Indomaret.

Meski banyak kedai kopi menjamur, pesona kopi botolan ready to drink tidak akan luntur. Apalagi, kopi botolan memiliki banyak kelebihan dibanding kopi seduhan yang disajikan di kedai kopi. Misalnya, dari segi kepraktisan. Kopi ready to drink paham betul bahwa tidak semua orang punya waktu untuk menunggu barista meracik kopi. Itu sebabnya, kopi ready to drink hadir dalam kemasan botol yang bisa dibawa sebagai teman perjalanan.

Selain praktis, kopi botolan juga menang dari segi harga. Jika dibandingkan, perbedaan harga antara kopi yang diracik barista di kedai kopi dengan kopi botolan yang ada di etalase toko, bak langit dan bumi. Rata-rata, kopi di kedai kopi dijual dengan harga Rp20 ribu. Bandingkan dengan kopi botolan. Cukup dengan harga Rp3 ribu saja, kita sudah bisa menikmati sebotol kopi enak. Kopi itu bernama Kopi Golda.

Golda Coffee lahir dari riset yang mendalam

Boleh dibilang, Golda Coffee adalah pendatang baru di dunia kopi ready to drink. Kopi botol ini baru diluncurkan pada tahun 2018.

Lahirnya kopi Golda berawal dari data internal Wings Food yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ready to drink dalam kategori kopi mengalami lonjakan sebesar 40.5% dalam 5 tahun terakhir (2012-2017). Lebih lanjut, internal Wings Food juga memprediksi bahwa 5 tahun ke depan, pertumbuhan kategori kopi siap minum akan tetap tinggi. Itu sebabnya, Wings Food bergerak cepat memasuki pasar kopi siap minum, yaitu melalui merek Golda Coffee.

Siapa sangka, keputusan yang Wings Food menghasilkan hasil yang memuaskan. Golda jadi salah satu merek yang mencuri perhatian para pecinta kopi. Ndilalah, Golda juga dibanderol dengan harga yang sangat murah. Sepertinya pangsa pasar produk Wings ini memang menyasar ke kalangan menengah ke bawah.

Coba saja perhatikan produk-produk keluaran PT Wings. Rata-rata produknya murah-murah, tapi kualitasnya nggak murahan. Golda Coffee pun demikian. Cuma Rp3 ribuan, konsumen bisa menikmati sebotol kopi nan nikmat.

Sahabat kursi Indomaret, pesaing Kopi Saku

Sebetulnya kalau bicara tentang kopi botolan yang murah, kita akan menemukan banyak sekali merek. Tapi kalau soal rasa, Golda Coffee juaranya. Kenikmatan tersebut tak lepas dari komposisi biji kopi brazil berstandar tertinggi (GOLD) yang dipadu dengan susu Belgia yang lembut.

Baca Juga:

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Biji kopi Brazil berstandar Gold merupakan biji kopi dengan kualitas terbaik yang menghadirkan sensasi tekstur rasa yang lembut, rendah asam, dengan aroma kacang serta mengandung rasa manis cokelat atau karamel. Sedangkan susu Belgia pada komposisi kopi Golda berperan untuk menghasilkan tekstur minuman jadi lebih creamy.

Saking enaknya, Golda Coffee sering kali dikawinkan dengan kursi Indomaret. Sahabat terbaik untuk duduk merenung di kursi Indomaret adalah kopi Golda, bukan yang lain. Padahal Indomaret punya merek kopi sendiri, yaitu Kopi Saku. Tapi ya gitu, deh, pelanggan lebih memilih membeli Golda Coffee dibanding Kopi Saku Indomaret.

Keunggulan Golda dibanding Kopi Saku Indomaret

Dari segi rasa, sebetulnya Golda Coffee dan Kopi Saku Indomaret ini sama-sama enak. Bedanya, Golda punya rasa kopi yang lebih kuat dibanding Kopi Saku Indomaret. Di lidah saya, rasa kopi pada Kopi Saku Indomaret nyaris nggak terasa. Yang terasa adalah rasa susu, sehingga tekstur Kopi Saku lebih terasa creamy dibanding kopi Golda.

Selain lebih terasa kopinya, kopi Golda juga menang dari segi harga dibanding dengan Kopi Saku Indomaret. Kopi Saku Indomaret ukuran 200ml, dibanderol dengan harga Rp12 ribu. Sementara kopi Golda, harganya Rp3 ribuan. Dari sini saja, kita bisa menyimpulkan akan ke arah mana dompet kaum kebanyakan.

Terakhir, keunggulan Golda Coffee yang sulit untuk ditandingi Kopi Saku Indomaret adalah daya sebarnya. Golda, bisa dijumpai dengan mudah di mana saja, bahkan di warung kecil sekalipun. Bandingkan dengan Kopi Saku Indomaret. Kopi Saku hanya bisa dibeli di Indomaret. Itu pun nggak semua Indomaret. Hanya Indomaret yang dilengkapi dengan Point Coffee saja yang menyediakan Kopi Saku di etalase mereka. Jadi, ya pamornya kalah sama kopi Golda.

Cara terbaik menikmati Golda Coffee 

Dengan harga yang murah tapi rasa nggak murahan serta ketersediaan di mana-mana, sudah cukup jadi alasan kenapa kopi Golda cocok untuk menduduki trah tertinggi kopi botolan. Meskipun demikian, tentu tidak disarankan untuk minum kopi Golda secara berlebihan. Ingat, kadar gula berlebih dalam tubuh bisa memicu berbagai macam penyakit. Kalau belinya hanya sekali-kali, sih, nggak masalah.

Kalau pas kebetulan kamu beli Golda Coffee di Indomaret, jangan lupa untuk sekalian beli es batu di kasir, ya. Murah, kok. Satu cup es batu di Indomaret hanya Rp3 ribu. Selain bisa menambah kenikmatan kopi Golda, menambahkan es batu juga bisa jadi solusi bagi kamu yang merasa kalau kopi botolan satu ini masih terlalu manis.

Nah, kalau Golda dan es batu sudah di tangan, selanjutnya tinggal merenung di kursi besi Indomaret. Tapi jangan lama-lama ya, Sob. Hidup harus terus berjalan, sepahit apa pun itu.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Golda Cappuccino, Kopi Botol Tiga Ribuan Terbaik yang Pernah Saya Cicipi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2024 oleh

Tags: Golda CappuccinoGolda Coffeeindomaretkopi botolkopi saku indomaretpilihan redaksi
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Fakta Menarik tentang Surabaya yang Jarang Dibicarakan Terminal Mojok

4 Fakta Menarik tentang Surabaya yang Jarang Dibicarakan

19 Juli 2022
Prembun Kebumen, Kecamatan yang Nggak Istimewa, tapi Nyaman Dijadikan Tempat Tinggal Mojok.co

Prembun Kebumen, Kecamatan yang Nggak Istimewa, tapi Nyaman Dijadikan Tempat Tinggal

24 Juli 2024
Lupakan Kursi Besi Indomaret, Orang Jogja Punya Ringroad untuk Meratapi Nasib Mojok.co

Lupakan Kursi Besi Indomaret, Orang Jogja Punya Ringroad untuk Meratapi Nasib

30 September 2025
Sistem Pendidikan Kita Bisa Meniru Indomaret, Punya Standar Jelas, dan yang Paling Penting, Merata!

Sistem Pendidikan Kita Bisa Meniru Indomaret, Punya Standar Jelas, dan yang Paling Penting, Merata!

15 Agustus 2023
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Berkunjung ke Halmahera Membuat Saya Sadar Kalau Keluhan Kita yang Tinggal di Pulau Jawa Terdengar Sepele

Berkunjung ke Halmahera Membuat Saya Sadar kalau Keluhan Kita yang Tinggal di Pulau Jawa Terdengar Sepele

10 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta
  • Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri
  • Usulan Menteri PPPA Pindah Gerbong Perempuan di KRL Solusi Instan: Laki-laki Merasa Jadi Tumbal, Tak Sentuh Akar Persoalan
  • Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.