Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
20 April 2026
A A
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudahkah kalian ke Indomaret hari ini?

Pertanyaan tersebut terasa wajar mengingat sekarang ini Indomaret sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bukan cuma tempat beli kebutuhan saja, tapi juga jadi tempat singgah, ngadem, ngopi, dsb. Ya wajar kalau akhirnya Indomaret sering jadi pilihan.

Saya juga termasuk orang yang cukup sering belanja di Indomaret. Saking seringnya ke Indomaret, saya tahu apa saja yang ada di Indomaret tapi tidak disadari oleh pembeli lain. Saya juga tahu merek minuman matcha apa saja yang dijual di Indomaret, yang rasanya nggak kayak rumput. Sampai-sampai, saya pernah membayangkan, “Ini sistem yang ada di Indomaret kalau diterapkan di dunia pendidikan, kayaknya bakal lebih tertib, deh.”

Iya, segitunya saya sama Indomaret. Makanya saya kadang mikir, ini Indomaret kok belum juga ngendorse saya, ya? Wkwkwk.

Bukti lain saya sering ke Indomaret adalah saya jadi peka dengan perubahan yang ada di sana. Termasuk, perubahan yang belakangan ini cukup mengganggu. Yaitu, soal plastik Indomaret yang sekarang makin tipis.

Plastik berbayar

Berbicara soal plastik, kita semua pasti sudah tahu kalau plastik di Indomaret ini sekarang berbayar. Aturan plastik berbayar ini berlaku sejak Januari 2023. Jauh banget sebelum isu plastik mahal gara-gara masalah perang ini terjadi.

Harapannya, dengan plastik berbayar ini, konsumen makin sadar dan beralih bawa tote bag sendiri dari rumah. Atau, misal kelupaan ya beli tas belanja yang disediakan di rak Indomaret.

Tapi ya namanya juga manusia. Ujung-ujungnya tetap saja pilih pakai plastik. Maklum, kadang belanjanya kan dadakan, tanpa rencana, tau-tau belok aja ke Indomaret. Jadi, nggak ada persiapan bawa tote bag. Sering juga males kalau harus sengaja bawa tas belanja. Ndilalah, mau beli tas belanja di Indomaret juga mikir-mikir soal harga. Akhirnya, nggak papa deh kalau harus bayar plastik. Toh cuma 300 perak ini~

Meski harapan untuk mengurangi konsumsi plastik tidak terwujud, tapi setidaknya, kantong plastik di Indomaret ada logo ramah lingkungannya. Lumayan lah ya jadi ngurang-ngurangin rasa bersalah.

Baca Juga:

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

BACA JUGA: 5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Gara-gara tipis jadi gampang nyeprol

Berdasarkan penelusuran, kantong plastik Indomaret ramah lingkungan karena terbuat dari bahan oxo-degradable (oxium) yang mudah terurai. Sehingga, kantong plastik ini akan hancur dalam 2 tahun. BTW, kantong plastik oxo-degradable ini sudah dimulai sejak tahun 2009, ygy.

Dalam perjalakannya, saya ingat betul bagaimana kondisi plastik Indomaret sebelum setipis sekarang ini. Plastiknya tebal, tidak gampang robek, dan aman dicantolkan ke stang motor meski jalan bergelombang.

Tapi sekarang?

Alamak, tipis nian lah si plastik ini! Setipis harapan kita kepada pemerintah. Bayangkan, masa beberapa kali belanjaan saya nyeprol di jalan gara-gara plastiknya robek? Kan kesel.

Plastik Indomaret tidak bisa lagi disimpan

Nah, gara-gara plastik yang semakin tipis ini, saya jadi tidak bisa menyimpan si plastik untuk digunakan di lain waktu. Padahal biasanya, plastik Indomaret biasa saya pakai untuk kantong sampah di rumah, media untuk ater-ater (kirim) jajan ke tetangga, dan bungkus yang lain-lain. Lumayan, saya jadi tidak perlu sengaja beli kantong plastik baru (yang tentu saja bahannya bukan oxium), karena ada plastik yang bisa disimpan untuk digunakan ulang. Hey, itu bentuk meminimalisir sampah plastik juga kan?

Tapi sekarang? Plastik setipis itu? Pikir ulang banget kalau mau disimpan untuk digunakan ulang. Pertama, sudah kadung sobek sejak pertama kali dipakai. Kedua, misal tidak sobek pun, ngeri ih kalau tiba-tiba dipakai buat kantong sampah, trus sampahnya nyeprol di dalam rumah pas mau diangkut ke depan. Capek, Bro, bersihinnya.

Jujur, ini bikin dilema. Niatnya ramah lingkungan, tapi kalau plastiknya makin tipis dan gampang rusak, akhirnya malah jadi sampah plastik baru yang nggak bisa dipakai lagi nggak, sih?

Plastik Indomaret pernah setebal itu

Maksud saya begini loh, Domar. Plastikmu itu, sudah dari 2009 pakai bahan yang bikin si plastik jadi ramah lingkungan. Hancur dalam dua tahun kan, ya?

Nah, dari 2009 itu, plastik kamu pernah setebal itu, loh. Kuat. Beneran deh nggak boong. Lha kok sekarang jadi tipis bingit itu bagaimana ceritanya, dah? Nyeprol belanjaanku, Domar. Nyeprol~

Kalau ini cara kamu untuk membuat kami beralih dari plastik ke kantong belanja, plis, ini nggak lucu. Ini malah terlihat seperti kamu sedang melakukan efisiensi anggaran kantong plastik. Kantong plastik yang semula tebal, diubah jadi tipis demi menekan biaya produksi.

Please, balikin aja lah kantong plastik Indomaret yang ramah lingkungan tapi tetap tebal itu. Biar kami bisa pulang dengan tenang tanpa waswas barang belanjaan bakal nyeprol di jalan. 

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Barang yang Seharusnya Dijual di Indomaret

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 April 2026 oleh

Tags: harga plastik indomaretindomaretplastik indomaretplastik ramah lingkungan
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi Terminal Mojok

9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi

27 September 2022
5 Hal yang Ada di Indomaret dan Tidak Disadari Pelanggan

5 Hal yang Ada di Indomaret dan Tidak Disadari Pelanggan

5 April 2024
5 Kasta Snack Kentang Indomaret yang Rasanya Nggak Mengecewakan Mojok.co

5 Kasta Snack Kentang Indomaret yang Rasanya Nggak Mengecewakan

6 November 2025
Kursi Besi Indomaret Tak Lagi Istimewa, Kulkas Indomaret Justru Sebaik-baiknya Tempat untuk Merenung

Kursi Besi Indomaret Tak Lagi Istimewa, Kulkas Indomaret Justru Sebaik-baiknya Tempat untuk Merenung

21 September 2025
Indomaret VS Toko Grosir: Mana yang Lebih Menguntungkan Pembeli?

Toko Grosir Kesayangan Pembeli, Minimarket Perlu Waspada

19 September 2022
Kopi Baper Kopi Botol ala Indomaret Point Coffee yang Nggak Bakal Bikin Baper Terminal Mojok

Kopi Baper: Kopi Botol ala Indomaret Point Coffee, Dijamin Nggak Bakal Bikin Baper

6 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nissan Grand Livina 2009, Mobil Sepuh yang Menemani Saya Belajar Nyetir Mojok.co

Nissan Grand Livina 2009, Mobil Sepuh Terbaik untuk Belajar Nyetir

18 Juni 2026
Universitas Merdeka Malang Sering Dipelesetkan Universitas Merana, padahal Layak Diperhitungkan Mojok.co

Universitas Merdeka Malang Sering Dipelesetkan Universitas Merana, padahal Layak Diperhitungkan

19 Juni 2026
Kota Minyak, Julukan yang Kini Jadi Derita Warga Balikpapan (Unsplash)

Kota Minyak, Julukan yang Tidak Bisa Lagi Dibanggakan Warga Balikpapan

14 Juni 2026
5 Realitas Hidup Semarang yang Tidak Muncul di Brosur Wisata maupun Konten Perjalanan Mojok.co

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

13 Juni 2026
Sisi Gelap Budak Elite di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta (Unsplash)

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

20 Juni 2026
Mati Listrik di Jogja Adalah Cara Cepat Membunuh Orang Miskin (Unsplash)

Mati Listrik di Jogja Membuka Kenyataan Bahwa Orang Miskin Membayar Lebih Mahal dari Masalah yang Tidak Mereka Ciptakan

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.