Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 SOP Karyawan Indomaret yang Bikin Saya Gagal Paham

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
16 November 2025
A A
5 SOP Karyawan Indomaret yang Bikin Saya Gagal Paham Mojok.co

5 SOP Karyawan Indomaret yang Bikin Saya Gagal Paham (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam dunia usaha, ada istilah Standard Operating Procedure, atau biasa disingkat SOP. Tujuannya, untuk memastikan alur kerja karyawan tetap rapi. SOP ini penting terutama kalau bidang usahanya sudah diwaralabakan. Sehingga, SOP akan jadi semacam kitab suci yang membuat cabang yang satu dengan cabang yang lain bisa seragam.

Contoh gampangnya adalah Indomaret. Bayangkan kalau retail franchise sekelas Indomaret tidak punya SOP. Pasti Indomaret tidak akan melekat di ingatan pelanggan. Pada dasarnya, karena SOP itulah tiap kali kita masuk ke Indomaret mana pun, rasanya selalu familiar. Layoutnya mirip, alurnya sama, suasananya serupa.

Akan tetapi, jujur saja, sebagai konsumen kadang saya ya mikir. Dari sekian banyak SOP yang ada di Indomaret, emang semuanya sepenting itu ya? Nggak bisa gitu ada satu dua SOP yang di-skip aja? Soalnya, di benak saya ada SOP-SOP yang rasanya kok agak susah ya buat dipahami dan ujung-ujungnya bikin kurang nyaman pelanggan.

#1 Menyapa pelanggan, “Selamat datang di Indomaret”

Semua pasti setuju kalau keramahan adalah hal yang penting dalam melayani pelanggan. Kecuali, kalau konsep usahanya seperti Karen’s Dinner yang emang kudu marah-marah. Itu sebabnya, di tempat usaha manapun, senyum, salam dan sapa pelanggan jadi SOP wajib yang harus dilaksanakan.

Di Indomaret, bentuk keramahan itu salah satunya ditampilkan dalam bentuk sapaan khas, “Selamat datang di Indomaret,” kepada pelanggan yang baru tiba. Cuma, harus banget ya bilang, “Selamat datang di Indomaret?”. Maksud saya gini, namanya pelanggan sudah datang, ya pasti dia sadar kalau dia lagi ada di Indomaret. Jadi ya, kenapa harus di-sounding lagi?

Paling kasihan kalau yang nyapa adalah mbak kasirnya. Sudahlah dia lagi repot scan kode barang, harus sambil bolak-balik nyapa ke pelanggan yang baru datang.

#2 Menawarkan produk tambahan, “Isi pulsa sekalian, Kak?”

Ada lagi nih. Tiap kali transaksi di kasir, SOP menawarkan produk tambahan tidak pernah ketinggalan. Mulai dari menawarkan isi pulsa hingga berbagai macam produk promo. Tujuannya sih baik, mengingatkan pelanggan siapa tahu pulsanya habis. Atau, siapa tahu pas kebetulan pelanggan membutuhkan produk yang saat itu sedang promo.

Masalahnya, gara-gara SOP wajib menawarkan produk tambahan ini, transaksi di kasir jadi lebih lama. Ya okelah, lamanya memang nggak seberapa. Masih lebih lama antrian haji saat ini. Tapi, secara emosional, SOP ini membuat baterai sosial pelanggan jadi cepat habis. Rasanya jadi  capek aja gitu, dengerin mbanya nawarin ini itu. Capek juga bolak-balik menolak tawaran mba kasirnya. Apa nggak bisa para pelanggan ini bertransaksi dalam senyap? Scan, bayar, pulang. Gitu lho. 

Baca Juga:

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

#3 SOP Indomaret untuk mengarahkan ke produk tertentu

Nah, kalau SOP sebelumnya masih dalam ranah sekadar memberi informasi, SOP selanjutnya levelnya sudah naik. Yaitu, mengarahkan pelanggan ke produk tertentu.

Jadi gini. Kamu pasti pernah kan ke kasir Indomaret sudah nenteng sampo merek X, ehhh, begitu mau bayar, sama mbak kasirnya malah diarahkan ke produk yang lain, “Samponya nggak yang ini aja, Kak? Cuma Rp20 ribu aja.”

Secara teori, sebetulnya bagus. Pelanggan diarahkan agar lebih hemat. Tapi, praktiknya, kadang SOP ini bikin pelanggan berpikir dua kali dan bingung. Sudahlah tadi di depan etalase mereka bingung mau pilih merek apa. Ehh, di depan kasir masih dibuat bingung lagi dengan tawaran dari petugas kasirnya.

Lagi-lagi, Domar, please. Bisa nggak sih pelanggan cukup scan, bayar dan pulang saja?

#4 Seragam karyawati lengan pendek dan manset. Kenapa nggak sekalian lengan panjang saja?

Kalau dari tadi SOP-nya lebih ke arah pelayanan terhadap pelanggan saat di kasir. SOP Indomaret yang susah dipahami kali ini berhubungan dengan seragam karyawannya. Terutama, yang perempuan. Kenapa sih seragam karyawan perempuan di Indomaret harus lengan pendek dan dilapisi manset? Kenapa tidak menyediakan seragam lengan panjang aja sekalian?

Padahal, saya kasih tahu ya, pakai manset itu nggak nyaman? Pakai manset itu panas, gerah, dan kadang gatal tau. Padahal, karyawan Indomaret harus sat-set sana sini. Melayani pelanggan, bolak-balik ngisi rak, bongkar-bongkar kardus, dll.

Perkara kenapa seragam yang cewek nggak sekalian lengan panjang, kalau jawabannya karena efisiensi produksi seragam, kayaknya nggak mungkin deh. Sekelas Indomaret gitu lho. Jadi ya, jangan heran kalau orang-orang yang gampang overthinking seperti saya jadi gagal paham dengan SOP seragam lengan pendek plus manset ini.

#5 SOP menanyakan kantong plastik

Terakhir, SOP Indomaret yang juga bikin gagal paham adalah SOP yang mengharuskan mba kasirnya menawarkan kantong plastik kepada pelanggan. “Mau dikantongin, Kak?” Nggak. Nggak mau. Siapa pula yang mau masuk kantong?

Iya, sih, menanyakan apakah pelanggan mau pakai plastik atau tidak adalah upaya untuk mengurangi sampah plastik. Bagus itu. Ramah lingkungan. Mendukung gerakan Go Green. Masalahnya adalah, kalau situ emang niat mau mendukung gerakan Go Green, kenapa tetap menyediakan kantong plastik? Kan jadi kerasa tanggung. Atau, mungkin maksudnya Go Green-nya mau bertahap kali, ya? Atau, emang karena takut kehilangan pelanggan aja? Ah, tau ah. Gagal paham saya

Itulah 5 SOP Indomaret yang bikin gagal paham dan kurang nyaman ketika belanja. Meskipun demikian, makasih banget lho nggak ada SOP ngintili (mengikuti) pelanggan ketika belanja. Pelanggan jadi bisa bebas bengong berlama-lama di depan kulkas dinginnya Indomaret, tanpa perlu merasa terganggu.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Indomaret Sebagai Bagian dari Kehidupan Kita Sudah Saatnya Mempertimbangkan Menyediakan 5 Barang dan Jasa dengan Potensi Cuan Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 15 November 2025 oleh

Tags: indomaretkaryawan Indomaretkasir indomaretSOPSOP IndomaretStandard Operating Procedure
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Duduk di Kursi Indomaret, Terpaksa Saya Tulis agar Kewarasan Kita Tetap Terjaga

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Duduk di Kursi Indomaret, Terpaksa Saya Tulis agar Kewarasan Kita Tetap Terjaga

23 September 2024
11 Kopi Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi Terminal Mojok

11 Kopi Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi

9 Oktober 2022
Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

24 Januari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

Pengakuan Dilematis Tukang Parkir Resmi di Sekitar Minimarket Alun-Alun Kota di Jawa Tengah: Setoran Terlalu Besar, Pendapatan Terlalu Kecil

6 Juli 2024
Coffee Gold Indomaret: Kopi Hemat yang Layak Dicoba

Coffee Gold Indomaret: Kopi Hemat yang Layak Dicoba

10 November 2024
belanja di Alfamart dan Indomaret minimarket pilih yang mana mojok.co

Yang Terlewat Dari Rivalitas Alfamart dan Indomaret

7 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.