Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pertashop Bangkrut Justru Bikin Repot: Laporan Langsung dari Pelanggan Bensin Pertamina

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
21 Januari 2023
A A
Pertashop Bangkrut Justru Bikin Repot: Laporan Langsung dari Pelanggan Bensin Pertamina
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah banyak informasi tentang Pertashop yang memilih tak melanjutkan operasional berkeliaran di media sosial. Banyak dari tulisan dan uneg-uneg berkaitan dengan kerugian yang dialami pebisnis, serta keanehan Pertamina yang menaikkan harga Pertamax ketika bisnis tersebut sedang merangkak menuju puncaknya. Tapi, banyak orang lupa bahwa selain pemilik bisnis tersebut, ada satu pihak yang ikut dirugikan oleh tutupnya Pertashop, yaitu konsumen Pertamina (yang jelas akan repeat order itu).

Kemunculan Pertashop di desa-desa itu menyelesaikan banyak masalah. Yang paling terlihat jelas adalah akses bahan bakar yang benar-benar terjangkau. Banyak SPBU yang hanya dibangun di pusat daerah, dan itu merepotkan betul bagi warga desa. Meski desanya rame dan dilalui banyak kendaraan, tapi tetap saja tak menarik minat pemilik modal untuk menginvestasikan uangnya membangun SPBU di tempat tersebut.

Maka dari itu, kemunculan Pertashop sebenarnya adalah salah satu langkah jenius yang pernah dicetuskan oleh Pertamina. Bagi orang yang punya uang tapi nanggung, bisa tetap membuka usaha di bidang perbensinan. Bagi pengguna kendaraan di desa, mereka tak lagi kesulitan membeli bahan bakar dengan harga yang semestinya. Pertalite eceran kerap dijual di harga 10 ribu per liter. Padahal pertamax pada saat itu, harganya sekitar 9000-an lebih. Ya orang waras bakal milih pertamax lah, secara kualitas kan tetap lebih bagus ketimbang pertalite.

Lebih bagus, lebih murah, jelas kan kalau jadi pilihan?

Pertashop, secara tak langsung, membentuk kebiasaan baru. Orang tak lagi harus menyelakan waktu mengantre bahan bakar di SPBU. Mereka tenang saja melakukan perjalanan meski bensin mereka tipis. Wong nanti mereka bakal nemu Pertashop di jalan yang mereka lalui.

Tapi ketika harga Pertamax dipatok naik secara ugal-ugalan, orang-orang mulai jiper. Uang dua puluh ribu, dulu bisa dapat dua liter pertamax lebih dikit, sekarang hanya mendapat separuhnya. Ya semuanya putar balik ke pertalite. Meski sama-sama naik, tapi pertalite masih jauh lebih murah.

Tak mengagetkan jika banyak Pertashop memilih tutup. Mereka tak bisa menahan laju keterpurukan, dan biaya operasional tak sepadan dengan keuntungan.

Lalu apa efek negatifnya ke konsumen?

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Begini. Jalan-jalan yang dipenuhi Pertashop tetap ramai, atau mungkin malah jadi lebih ramai, tapi membeli bahan bakar jadi susah karena banyak pertashop tutup. Orang-orang yang melewati jalan tersebut jadi nggak lagi tenang jika ternyata bahan bakar mereka hampir habis. Contohnya, saya.

Oke, mungkin kalian akan mengatakan saya ceroboh, dan saya nggak akan protes. Tapi biarkan saya bercerita dulu.

Baca halaman selanjutnya

Kemarin sore saya pulang dari Jogja ke Wonogiri…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2023 oleh

Tags: kerugiankonsumenpertaminapertashoppilihan redaksi
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

5 Masakan Babi di Semarang yang Bikin Ngiler Terminal Mojok

5 Masakan Babi di Semarang yang Bikin Ngiler

2 September 2022
Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

22 Februari 2024

Porsi Soto di Jawa Sedikit Bukan Berarti Orang Jawa Pelit, Simak 4 Alasan Ini!

12 September 2021
8 Drama Korea yang Sudah Konfirmasi Season 2 selain All of Us Are Dead Terminal Mojok

8 Drama Korea selain All of Us Are Dead yang Konfirmasi Season 2

9 Juni 2022
6 Mie Ayam Jogja yang Unik untuk Perkaya Petualangan Rasamu Terminal Mojok.co

6 Mie Ayam Jogja yang Unik untuk Perkaya Petualangan Rasamu

6 April 2022
5 Ciri Khas Rute Bus Makassar-Toraja terminal mojok.co

5 Ciri Khas Rute Bus Makassar-Toraja

5 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.