Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Opsi Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada HRD oleh Pelamar Kerja setelah Mengikuti Proses Interview

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
25 Juli 2021
A A
Opsi Pertanyaan yang Bisa Diajukan kepada HRD oleh Pelamar Kerja setelah Mengikuti Proses Interview terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagaimana PDKT yang prosesnya akan jauh lebih menarik dan menyenangkan jika percakapan dilakukan secara dua arah/interaktif, proses wawancara pun punya landasan serupa. Selain HRD, para kandidat berhak atau sangat dipersilakan mengajukan beberapa pertanyaan ketika mengikuti proses wawancara kerja, khususnya diberikan kesempatan untuk bertanya.

Namun dalam prosesnya, sering kali para kandidat malu-malu kucing untuk mengajukan beberapa pertanyaan yang mengendap di kepala. Ada yang nge-blank, sampai tidak tahu pertanyaan seperti apa yang harus diajukan kepada HRD. Padahal, pada titik tertentu, HRD sangat menunggu momen ditanya balik oleh para kandidat. Agar bisa berdiskusi tipis-tipis sampai menjelaskan sedikit banyaknya tentang perusahaan dan prospek lain bagi kedua belak pihak—yang masih berkaitan dengan pekerjaan.

Nah, biar tidak hilang arah dan tetap on point, berikut opsi pertanyaan yang bisa kalian ajukan kepada HRD saat diberi kesempatan untuk bertanya. Gimana, ya, sayang saja gitu kalau kalian—sebagai pelamar kerja—tidak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi yang masih berkaitan dengan perusahaan atau prospek karier di masa mendatang.

#1 Apa saja harapan perusahaan kepada setiap karyawan agar bisa maksimal dalam menyelesaikan setiap deskripsi pekerjaan?

Saat mengajukan pertanyaan ini, secara tak langsung kita akan mendapatkan beberapa informasi dari jawaban yang diberikan oleh HRD. Pertama, tanggung jawab atau deskripsi pekerjaan yang akan kita lakukan jika diterima. Kedua, KPI (Key Performance Indicator—alat ukur yang ditentukan oleh perusahaan untuk mengetahui kinerja karyawan) yang harus dicapai selama bekerja seperti apa dan bagaimana pelaksanaannya. Biasanya berkaitan dengan target dan opsi yang dilakukan dalam mencapai target tersebut.

#2 Apa saja tantangan yang akan dihadapi jika saya diterima bekerja di perusahaan ini?

Bohong jika jawaban yang disampaikan adalah, “Tidak ada tantangan, semuanya aman dan nyaman saja.”

Percaya sama saya, tiap pekerjaan, apa pun deskripsi pekerjaannya, punya tantangan dan kesulitan tersendiri. Dengan menanyakan hal ini, kalian jadi bisa lebih tahu dan mempersiapkan diri terhadap kendala yang akan dihadapi. Biar tidak kaget-kaget amat juga gitu.

Selain itu, pertanyaan ini juga bisa diprobing dengan berdiskusi lebih lanjut. Kira-kira solusi seperti apa yang biasanya diimplementasikan. Jika kalian pernah menghadapi situasi serupa, boleh banget juga diusulkan. Bisa jadi poin plus juga, by the way.

#3 Apakah ada pelatihan untuk pengembangan karier secara berkala atau saat kali pertama masuk bekerja?

Kita berhak tahu, apakah progress kita sebagai karyawan yang dijejali ekspektasi tertentu oleh perusahaan, diberi pembekalan atau pelatihan yang cukup untuk bisa menguasai rutinitas yang dilakukan nantinya. Atau malah semuanya akan dilakukan dengan metode learning by doing. Bagaimanapun prosesnya, tidak ada salahnya ditanyakan. Lagi-lagi, agar kita sebagai kandidat lebih siap jika syukur-syukur cocok dengan perusahaan tersebut.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Kuliah S2 Tidak Ada Pertanyaan Receh dan Bodoh, Semuanya Berbobot!

#4 Apa yang membuat para karyawan betah bekerja di perusahaan ini?

Dari pertanyaan ini, tentu saja kalian jadi mengetahui informasi tipis-tipis tentang budaya kerja, apa yang biasanya fasilitas yang dimiliki sekaligus ditawarkan oleh perusahaan kepada karyawan saat lagi mumet-mumetnya bekerja, juga bagaimana ruang lingkup kerjanya. Apakah menyenangkan, millenials friendly, formal dan kaku, atau ada hal lain yang membikin para karyawan betah dalam bekerja. Bahkan, mungkin sampai loyal?

#5 Berapa lama saya harus menunggu kabar lanjutan dari proses perekrutan ini?

Sudah, tidak perlu sungkan, malu, atau gengsi tanya soal ini. Sebagai pelamar kerja, kalian berhak tahu berapa lama harus menunggu. Ya minimal tahu estimasinya, lah. Apalagi jika kalian betul-betul pengin segera bekerja dan sedang mengikuti proses seleksi karyawan di beberapa perusahaan berbeda. Jika kalian dalam posisi tersebut, mau bagaimanapun—selama penawarannya sesuai—gunakan metode “siapa cepat dia dapat”. Dan itu sah-sah saja dilakukan.

Mungkin kalian heran dan bertanya-tanya, kenapa saya tidak mencantumkan pertanyaan soal benefit atau gaji yang didapat dalam daftar pertanyaan, meskipun hal tersebut termasuk hak yang nantinya didapat.

Begini. Biasanya, sesi negosiasi sekaligus tanya jawab soal keseluruhan benefit yang didapat, akan dilakukan secara terpisah. Kecuali, pihak HRD sudah memberi informasi di awal berapa kisaran gaji dan benefit apa saja yang didapatkan.

Selain itu, sebisa mungkin hindari pertanyaan, “Job desc/tugas/tanggung jawab saya apa saja ya, Pak/Bu?” Sebab, ketika kirim CV untuk suatu posisi, sebaiknya baca tipis-tipis juga persyaratan dan tanggung jawab yang sudah dicantumkan pada iklan lowongan kerjanya. Jika tidak ada, bisa cari di internet. Jangan malas!

BACA JUGA Psikotes Nggak Perlu Dimanipulasi, Recruiter Paham Mana yang Alami dan Nggak dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2021 oleh

Tags: HRDinterview kerjaPanduan Terminalpelamar kerjapertanyaan
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

kondisi dunia kerja tidak semua hrd dalam rekrutmen kerja boleh menyelenggarakan psikotes mojok.co

3 Tips Wawancara dengan HRD di Masa Pandemi

19 Agustus 2020
situs lowongan kerja recruiter lowongan kerja hrd personalia wawancara kerja menunggu jawaban lamaran kerja lowongan kerja cara membuat cv kartu prakerja mojok.co

3 Hal Tak Terduga yang Pernah Saya Alami Selama Menjadi Seorang Recruiter

9 Oktober 2020
Kuliah S2 Tidak Ada Pertanyaan Receh dan Bodoh, Semuanya Berbobot! Mojok.co

Kuliah S2 Tidak Ada Pertanyaan Receh dan Bodoh, Semuanya Berbobot!

23 September 2025
4 Panduan Kirim-Mengirim ke Teman yang Sedang Isoman Biar Nggak Mubazir terminal mojok

4 Panduan Kirim-Mengirim ke Teman yang Sedang Isoman biar Nggak Mubazir

13 Juli 2021
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

3 Saran dari HRD Perihal Menikah dengan Teman Satu Kantor

7 Juli 2020
jualan seller penjual olshop mojok

3 Fakta Jualan Online Itu Tak Semudah dan Seindah yang Dibayangkan

15 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula (Pixabay)

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula

21 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.