Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Lika-Liku Membangun Rumah yang Wajib Diketahui biar Nggak Ngenes kayak Mas Ernest

Bachtiar Mutaqin oleh Bachtiar Mutaqin
8 Agustus 2021
A A
Lika-Liku Membangun Rumah yang Wajib Diketahui biar Nggak Ngenes kayak Mas Ernest terminal mojok.co

Lika-Liku Membangun Rumah yang Wajib Diketahui biar Nggak Ngenes kayak Mas Ernest terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tempo hari sesebapak yang berprofesi sebagai komika merangkap sutradara, Ernest Prakasa, sambat dan ngomyang lewat akun Instagram-nya terkait renovasi rumah miliknya. Jadi, ceritanya Mas Ernest ini baru selesai membangun rumah miliknya menggunakan jasa kontraktor. Ndilalahnya, setelah rumahnya selesai dibangun, bukannya tersenyum lebar, Mas Ernest justru harus banyak-banyak bersabar. Tentu saja semua karena hasil pembangunan yang dia rasa kurang memuaskan dan masih ditemukan banyak kekurangan di sana sini.

Selain kecele, Mas Ernest juga merasa bersalah kepada warganet karena dia sudah terlanjur mempromosikan kontraktor yang dia pilih tersebut. Bayangin aja, misalnya ada warga yang akhirnya menggunakan jasa kontraktor yang sama setelah melihat postingan Mas Ernest sebagai seorang “so-called influencer”, njuk hasilnya ndilalah juga kurang memuaskan. Kalau saya jadi Mas Ernest, sih, bakalan ikut merasa bersalah juga. Yah, meskipun ada opsi untuk luweh-luweh selayaknya influencer lainnya.

Melihat kondisi yang dialami oleh Mas Ernest, saya merasa kami telah menjadi rekan senasib sepenanggungan. Hal ini tentu saja karena sebelumnya saya juga pernah punya pengalaman pahit saat membangun rumah dengan menggunakan jasa kontraktor.

Nah, supaya kalian tidak ikut terjerembab dalam penyesalan yang sama, ada beberapa hal yang saya rasa perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membangun ataupun merenovasi rumah. Ya, minimal supaya kalian nggak mengalami hal-hal ngenes seperti yang telah dirasakan oleh Mas Ernest. Hahaha.

#1 Lakukan riset sederhana

Kita tentu sepakat bahwa biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun rumah itu tidaklah murah. Oleh karena itu, pihak yang kita pasrahi harus benar-benar mengamalkan dasa dharma pramuka. Rajin, terampil, cermat, disiplin, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Bhaaa….

Misalnya kalian memutuskan untuk menggunakan jasa suatu kontraktor, jangan lupa lakukan riset sederhana dengan mengetikkan namanya pada mesin pencari daring. Urutkan review pengguna dari yang paling buruk alias bintang satu, lalu bacalah dengan seksama. Jangan terburu-buru dan kumpulkan dahulu segenap informasi dari kenalan atau kolega yang pernah menggunakan jasa kontraktor tersebut.

Oh iya, kalau kalian tinggal di Jogja, opsi penelitian lanjutan adalah dengan menelusur nama kontraktor atau direkturnya pada grup catatan amal baik dan buruk di Facebook yang sudah sangat melegenda: “Info Cegatan Jogja”. Wah itu grup sakti sih. Hehehe.

#2 Hitam di atas putih itu wajib

Nah, kalau kalian sudah merasa cocok dengan satu kontraktor, waktunya diskusi terkait desain rumah, RAB, dan tanda tangan kontrak. Kebiasaan buruk kalian saat mengunduh dan meng-install aplikasi jangan pernah dibawa dalam situasi ini, ya. Lha iya to? Cuma digulir njuk langsung Accept tanpa baca Terms and Conditions-nya. Dah, ngaku aja.

Baca Juga:

3 Alasan Jangan Selalu Salahkan Pemerintah kalau Ada Jalan Rusak!

Cek Toko Sebelah 2 Bikin Saya Overthinking akan Masa Depan Saya

Bacalah RAB dan kontrak secara teliti dan seksama. Jangan sungkan untuk menanyakan dan memastikan jenis maupun harga material yang tercantum dalam RAB. Cek juga harga pasaran di toko besi terdekat. Harga yang tercantum pada RAB memang biasanya lebih mahal, tapi kalau selisihnya terlalu jauh ya kalian punya hak untuk melakukan negosiasi.

Terkait kontrak, pastikan hal-hal krusial pada situasi dan skenario terburuk sudah tertulis di dalamnya. Misalnya, terkait dengan waktu pelaksanaan pekerjaan, kewajiban-kewajiban kontraktor, penyelesaian perkara, denda, dan sanksi apabila pekerjaan tidak sesuai dengan RAB ataupun waktu yang telah ditentukan dan disepakati sebelumnya.

Sebagai contoh, seharusnya pekerjaan selesai dalam 12 bulan, tapi karena kesalahan kontraktor, akhirnya rumahmu baru dapat selesai pada bulan ke-15. Padahal, kalian harus mengontrak rumah sambil menunggu rumah kalian sendiri jadi. Lalu siapa yang harus mbayari biaya kontrakan pada bulan ke-13 hingga 15? Sampai sini dapat dipahami, ya?

Oh iya, saat tanda tangan kontrak, baik saat awal perjanjian, ketika terjadi perselisihan, maupun pas misalnya kalian harus meminjam uang di bank, jangan lupa ajak serta kawanmu atau tetangga yang nggak punya hubungan darah dengan kalian. Lho ngapain, masa perkara gini aja kok woro-woro ke teman bahkan tetangga? Mau sombong, ya? Riya tahu!

Bukannya begitu, ya siapa tahu pada masa yang akan datang kalian bakalan butuh saksi mata untuk perkara perdata di pengadilan ketika terjadi perselisihan. Kesaksian orang yang masih punya hubungan darah di pengadilan itu kekuatannya kecil. Lagian nggak ada salahnya kan sedia payung sebelum hujan? Paling ya habis itu wajib njaja’ke mi ayam atau bakso karena kawanmu udah mau nemenin.

#3 Jangan mudah percaya

Sebelumnya, kita sudah sepakat to bahwa membangun ataupun renovasi rumah itu membutuhkan uang segudang? Emangnya kalian mau, sudah kerja keras bagai kuda ngumpulin biaya, eh ujung-ujungnya cuma “dikerjain” sama orang yang kalian percaya? Saya sih nggak ya, nggak tahu, deh kalau Mas Anang.

Meskipun biasanya kontraktor sudah menyediakan mandor, kalian nggak usah sok sibuk dengan tidak pernah niliki atau ngawasi proses pembangunan. Istilahnya, cuma pasrah bongkokan. Orang-orang seperti ini yang biasanya jadi sasaran empuk para kontraktor nakal. Cuma bayar kewajiban lalu pakai metode MPC. Mbuh piye carane. Wah, ya, tidak bisa begitu dong, MyLove.

Mau dikerjakan oleh kontraktor punya teman kalian sendiri atau siapapun itu, luangkanlah waktumu untuk ngawasi pekerjaan mereka. Biasanya yang rawan dimanipulasi itu bagian pondasi dan struktur bangunan.

Lha piye, kalau rumahnya udah jadi kan nggak kelihatan, to? Apa bener struktur kolomnya sudah pakai besi ukuran 13 mm sesuai dengan RAB, atau udah ditukar dengan besi yang cuma berukuran separuhnya, alias 6 mm? Pondasi benar-benar 1,5 meter atau cuma 80 cm? Kalau kalian nggak keberatan dengan hal-hal seperti itu, ya silakan saja, sih.

***

Kenakalan-kenakalan kontraktor itu pula yang mengakibatkan saya akhirnya memutuskan kontrak pekerjaan dengan mereka setelah proses pengerjaan baru berlangsung selama 2 minggu.

Jadi, konon saya ini mengidap OCD. Toh, misalnya pun tidak, saya termasuk orang yang cukup perfeksionis. Semua pekerjaan saya mandori sendiri, tak tungguin dari pagi hingga sore. Melihat hasil yang kurang memuaskan, tentu saja tiada hari tanpa mencak-mencak dan berdebat. Bahkan pondasi yang sudah jadi saya minta untuk dibongkar kembali karena tidak sesuai dengan rencana dan RAB.

Setelah berbagai macam drama, termasuk urusan di pengadilan untuk meminta kembali uang yang sudah saya bayarkan, rumah saya pun jadi dan sudah kami tempati dua tahun ini. Pada akhirnya, untuk perkara bangun membangun, sepertinya saya lebih memilih untuk menggunakan jasa tukang langganan bapak dengan mandornya adalah saya sendiri. Tertarik menggunakan jasa saya sebagai mandor?

BACA JUGA 3 Hal yang Bikin Deg-degan Saat Pilih Tukang Bangunan dan tulisan Bachtiar Mutaqin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2021 oleh

Tags: ernest prakasaKontraktormembangun rumahPanduan Terminal
Bachtiar Mutaqin

Bachtiar Mutaqin

Bapak-bapak yang malas mandi.

ArtikelTerkait

tumpukan pasir

Tuhan, Ampunilah Orang yang Belum Siap Ngebangun tapi Sudah Menumpuk Pasir di Sisi Jalan

6 Maret 2020
Bumilangit Cinematic Universe

Livi Zheng Pantas Masuk Bumilangit Cinematic Universe

5 September 2019
Komedi Bukanlah Surat Izin untuk Bisa Mengatakan Apa Saja (Bagian 2)

Komedi Bukanlah Surat Izin untuk Bisa Mengatakan Apa Saja (Bagian 2)

1 Februari 2020
Panduan Memilih Pesantren Agar Tepat Sasaran dan Calon Santri Kerasan

Panduan Memilih Pesantren agar Tepat Sasaran dan Calon Santri Kerasan dari Seorang Alumnus Pesantren

27 Mei 2021

Tips bagi Pelamar Kerja agar Nggak Lupa Nama Perusahaan yang Dikirimi CV Saat Ada Undangan Wawancara

10 Juni 2021
pungli proyek pemerintah gaji PNS kerja 10 juta pejabat digaji besar tapi solusi minta rakyat mojok

Siapa Bilang Kerja di Proyek Pemerintah Itu Enak? Situ Belum Dipalak sih

13 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

Ciri-ciri Gorengan Combro yang Sudah Pasti Enak Dimakan

20 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Dilema Pemuda Sragen: Bertahan Nggak Berkembang, Ditinggal Dikira Nggak Sayang Kampung Halaman Mojok.co

Dilema Pemuda Sragen: Bertahan Nggak Berkembang, Ditinggal Dikira Nggak Sayang Kampung Halaman 

20 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Menciptakan Rasa Aman Finansial dengan Langkah Sederhana Bernama Menabung: Tips Cuan dari Nabung Harian Ala Bapak2ID
  • Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora
  • Cerita-cerita Kecil nan Hangat di Tengah Gemuruh Istora, Orang Tua dan Anak Saling Memperjuangkan Masa Depan
  • Lulusan Sarjana UNSRI Pilih Resign sebagai Pegawai Bank, Lebih Menjanjikan Buka Toko Kelontong
  • OB dan Satpam Kantor Paling Nyaman buat Berbagi Cerita dan Berkeluh Kesah, Lebih Tulus ketimbang Teman Kerja yang Kebanyakan Bermuka Dua
  • Tak Melihat Masa Depan Cerah sebagai Guru Honorer di Ponorogo, Pilih Kuliah S2 dengan LPDP hingga Kerja di Perusahaan Internasional

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.