Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

Novida Aristiyani oleh Novida Aristiyani
6 Agustus 2026
A A
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

In this economy, berbagai upaya menghasilkan lebih banyak cuan patut dicoba. Salah satu yang paling menggiurkan adalah lowongan kerja (loker) isi survei. Bagaimana tidak menggiurkan kalau ditawarkan dengan narasi “kerja cerdas menghasilkan uang dari rumah”. 

Di kepala ini langsung terbayang rebahan sambil isi kuisioner atau nonton video beberapa detik saja, lalu saldo digital terus bertambah. Sebagai seseorang yang sedang berjuang mandiri dan ogah terus menerus bergantung ke orang tua, loker isi survei benar-benar menggiurkan. 

ADVERTISEMENT

Saya sudah terbayang bayar kos sendiri dan mentraktir teman-teman kopi tanpa khawatir sisa saldo. Kenyataan jauh dari panggang api. Jangankan bayar kosan, loker isi survei lewat suatu aplikasi ini bikin saya makin miskin secara mental dan kuota.  

Merasa tertipu sudah loker isi survei

Penderitaan pertama dimulai dari aplikasi survei online. Di iklannya, isi satu survei dihargai ratusan poin yang kalau dikonversikan bisa jadi puluhan ribu rupiah. 

Praktiknya tidak seindah itu, kawan. Setelah saya dengan khusyuk mengisi data diri, menjawab pertanyaan pancingan selama sepuluh menit sampai dahi mengerut, tiba-tiba muncul notifikasi jahanam, “Maaf, profil Anda tidak sesuai dengan kriteria survei ini.”

Profil saya ditolak mentah-mentah hanya karena saya bukan manajer perusahaan multinasional yang hobi beli mobil sport setiap akhir pekan. Lha, kalau profil saya sekaya itu, buat apa saya bela-belain begadang demi survei recehan? Kenapa tidak diberitahukan sejak awal profil yang diharapkan, buang-buang waktu saja. 

Pekerjaan “mudah” lain juga sama

Belum kapok dengan isi survei abal-abal, saya mencoba ke loker lain yang tampak mudah. Saya hanya perlu menonton iklan dan memain game untuk mendapatkan uang. Di sini harga diri saya benar-benar diuji.

Demi mengumpulkan recehan poin yang nilainya cuma Rp50 per iklan, saya dipaksa menonton video iklan judi slot atau aplikasi pinjol yang sama berulang-ulang. Otak saya sampai mati rasa. HP saya yang RAM-nya pas-pasan mendadak panas seperti setrikaan, dan baterainya bocor seketika.

Baca Juga:

Dear Warga, Petugas Sensus Cuma Kerja Cari Nafkah, Jangan Jahat-Jahat sama Mereka

Beratnya Jadi Petugas Sensus, Dicurigai Mau Minta Sumbangan hingga Data yang Tidak Relevan

Setelah berjuang selama satu minggu penuh sampai jempol keriting dan kuota internet habis dua giga (yang harganya Rp40.000), dengan penuh harap membuka menu penarikan saldo. 

Tebak berapa nominal yang berhasil saya kumpulkan? Rp12.500. Ya, kalian tidak salah baca. Pengorbanan harga diri, waktu tidur, dan kuota puluhan ribu hanya diganti dengan uang yang bahkan tidak cukup untuk membeli sebungkus rokok dan kopi hitam di angkringan.

Jangan mudah percaya

Mencari uang dengan cara mudah seperti isi survei dan menonton iklan memang ada, tapi jujur saja, ini bukan cara terbaik untuk kalian yang ingin hidup mandiri. Alih-alih mendapat cuan, kita cuma jadi sapi perah untuk mendulang klik. 

Akhirnya, saya menyadari satu hal, satu-satunya pihak yang kaya raya dan dapat cuan dari aplikasi tersebut adalah pemilik aplikasinya sendiri, bukan kita yang matanya sampai jereng memelototi layar.

Penulis: Novida Aristiyani
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Orang-orang yang menjalani double job itu nggak serakah, mereka cuma mencoba bertahan ketika negara gagal menyejahterakan rakyatnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2026 oleh

Tags: Iklanisi kuesionerkuesionerloker isi surveinonton iklansurvei
Novida Aristiyani

Novida Aristiyani

Kreator tuli yang sedang berjuang keras untuk hidup bebas mandiri. Saat ini aktif berburu cuan lewat dunia digital dan internet.

ArtikelTerkait

reuploader konten youtube snackvideo video alur cerita time code youtube MOJOK.CO

Dear Developer SnackVideo, kalau Bikin Iklan Mbok yang Niat Dikit lah!

13 Juni 2021
7 Tagline Iklan Era 2000-an yang Gen Z Nggak Relate Mojok.co

7 Tagline Iklan Era 2000-an yang Gen Z Nggak Relate

29 September 2024
Sisipan Iklan Layanan Masyarakat di Dua Sinetron Prime Time Andalan RCTI Ramashok Blas! terminal mojok

Sisipan Iklan Layanan Masyarakat di Dua Sinetron Prime Time Andalan RCTI Ramashok Blas!

27 Juni 2021
Iklan Podcast Horor di Spotify Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

4 Desember 2023
Menebak Perasaan Anak yang Bapaknya Jadi Model Iklan Indomilk Versi Promo Gemas terminal mojok

Menebak Reaksi Anak yang Bapaknya Jadi Model Iklan Indomilk Versi Promo Gemas

10 Oktober 2021
3 Ciri Giveaway Abal-abal yang Bikin Orang Tertipu terminal mojok.co

Bedah Iklan #DiRumahAja dari 4 Provider Seluler Indonesia

19 Mei 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.