Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Pandega Marta Jogja Pembelah Labirin “Kasultanan Pogung”. Kawasan Mewah, Sayang Jalannya Memprihatinkan

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
9 Mei 2024
A A
Jalan Pandega Marta Jogja Pembelah Labirin “Kasultanan Pogung”. Kawasan Mewah, Sayang Jalannya Memprihatinkan Mojok.co

Jalan Pandega Marta Jogja Pembelah Labirin “Kasultanan Pogung”. Kawasan Mewah, Sayang Jalannya Memprihatinkan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada berapa kerajaan di Jogja? Pasti orang akan menjawab dua: Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman. Padahal, Jogja punya satu kerajaan lagi, yaitu “Kasultanan Pogung”. Pusat kerajaannya ada di Jalan Pandega Marta Jogja. Sebuah kawasan kaya raya dan dipenuhi manusia yang uang sakunya bisa mempermalukan UMR Jogja.

Perkara kasultanan tadi jangan dianggap serius lho. Itu hanya candaan saja mengingat daerah ini benar-benar memancarkan kesan “sultan”. Tapi, soal kawasan kaya raya, Jalan Pandega Marta itu serius ya. Ratusan kos eksklusif dan rumah mewah memenuhi padukuhan ini. Bisa dibilang, Jalan Pandega Marta jadi pusat kekayaan dari Padukuhan Pogung Lor.

ADVERTISEMENT

Ironisnya, Pandega Marta adalah ruas jalan yang rusak parah. Berbanding terbalik dengan bangunan mewah yang berdiri di sepanjang jalan ini. Meski dilewati berbagai kendaraan mahal dan tempat bercokolnya properti mahal, Jalan Pandega Marta tetap hancur lebur.

Jalan lurus di tengah Labirin Pogung

Jalan Pandega Marta  membelah Padukuhan Pogung Lor serta labirin-labirin yang ada di dalamnya. Tepatnya, ruas ini menghubungkan antara Ringroad Utara dengan Jalan Nyi Tjondrolukito atau yang sering disebut Jalan Monjali. Jalan Pandega Marta jadi alternatif bagi mereka yang ingin menuju area Jetis atau Blunyahgede, tapi malas melewati Ringroad Utara yang panas dan padat. Jalan ini m

Coba kalian cek area Pogung Lor melalui Google Maps. Anda akan melihat jalan yang ruwet bagai cara pikir pemerintah. Namun, di antara jalan yang ruwet ini, ada satu ruas jalan hampir lurus. Seolah membelah keruwetan labirin Pogung Lor. Itulah Jalan Pandega Marta.

Bagi orang yang terlanjur tersesat di labirin Pogung, bertemu Jalan Pandega Marta adalah sebuah kelegaan. Seolah terbebas dari cobaaan hidup yang mahaberat. Bagaikan menemukan keselamatan di tengah situasi genting. Ketika bertemu jalan yang lurus ini, artinya kalian bisa keluar dari tata kota Pogung yang semrawut dan salah urus.

Lokasinya yang menghubungkan dua jalan besar membuat Jalan Pandega Marta Jogja begitu strategis. Nggak heran kalau jalan ini dikelilingi oleh properti dengan harganya selangit bagi orang dengan UMR Jogja. Saya iseng cek harga di OLX, harga tanah di Pandega Marta, hasil yang keluar adalah angka-angka bombastis. Harga per meter bisa tembus Rp7 juta sampai belasan juta rupiah.

Baca halaman selanjutnya: Jalan Pandega Marta dan kos eksklusif…

Baca Juga:

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2024 oleh

Tags: jalan pandega martajalan pandega marta jogjaJogjakos eksklusifMahasiswa
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Susahnya Bersepeda di Jogja, Kota Pendidikan yang Harusnya Ramah Sepeda

Susahnya Bersepeda di Jogja, Kota Pendidikan yang Harusnya Ramah Sepeda

27 September 2023
Culture Shock Orang Surabaya Meski Sudah Menetap di Jogja (Unsplash.com)

Culture Shock Orang Surabaya Meski Sudah 4 Tahun di Jogja

11 Agustus 2022
Embung Tambakboyo Sleman, Tempat Melepas Penat yang Kurang Terawat

Embung Tambakboyo Sleman, Tempat Melepas Penat yang Kurang Terawat

2 Februari 2024
pascasarjana

Apa Iya, Pendidikan Pascasarjana Itu Pelarian Saja?

28 Agustus 2019
Kecamatan Kalasan Memang Nanggung, Terlalu Cupu untuk Jogja, tapi Terlalu Modern untuk Klaten  

Kisah Kalasan: Desa Suci, Mantan Kabupaten, Wahyu Kraton, dan Kini Jadi Jaminan Ayam Goreng yang Enak

21 April 2025
5 Tempat Minum Matcha Paling Enak di Jogja, Pencinta Matcha Wajib Coba!

5 Tempat Minum Matcha Paling Enak di Jogja, Pencinta Matcha Wajib Coba!

29 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Rekomendasi Motor Second yang Cocok untuk Mahasiswa Pertama Kali Merantau Mojok.co

4 Rekomendasi Motor Second yang Cocok untuk Mahasiswa Pertama Kali Merantau

25 Juni 2026
Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

Pejaten Park: Mall yang Kurang Dilirik Anak Jaksel, padahal Paling Nyaman

30 Juni 2026
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.