Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Ancaman di Balik Keindahan Pantai Parangtritis Jogja yang Nggak Disadari Banyak Pelancong, Waspadalah!

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
29 Mei 2024
A A
Pantai Parangtritis, Primadona Wisata Jogja yang Mengancam Nyawa Mojok.co

Pantai Parangtritis, Primadona Wisata Jogja yang Mengancam Nyawa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebanyak apapun tempat wisata baru bermunculan di Jogja, Pantai Parangtritis tetap nggak kehilangan popularitasnya. Pantai yang berjarak 30 km di sebelah selatan Kota Jogja ini konsisten menjadi pilihan destinasi wisata oleh para pelancong. Hampir setiap hari, bus-bus besar, mobil-mobil pribadi berplat non-AB, hingga travel milik DAMRI berdatangan. Mereka mengangkut rombongan wisatawan yang terpikat dengan daya tarik Pantai Parangtritis Jogja. 

Kalau dilihat sekilas, Pantai Parangtritis tampak nggak ada bedanya dari pantai-pantai lain. Namun, kalau dilihat dengan sesama, pantai ini istimewa karena seluruh areanya berpasir tanpa karang. Hampir nggak ada perahu nelayan yang tertambat di Pantai Parangtritis. Wisatawan pun memanfaatkan kondisi ini untuk bermain sebebas-bebasnya. 

ADVERTISEMENT

Terseret ombak karena melanggar kepercayaan di pantai selatan?

Main air di pantai memang menyenangkan, waktu seakan-akan berlalu dengan cepat. Keadaan Pantai Parangtritis Jogja yang selalu ramai tapi bebas dari karang dan perahu nelayan membuat pengunjungnya jadi terlena. Sampai-sampai mereka nggak sadar bahwa sisi menyeramkan dari pantai fenomenal itu sedang mengintai.

Beredar kepercayaan bahwa Pantai Parangtritis selalu memakan korban. Pekan kemarin hampir saja jatuh korban jiwa di Pantai Parangtritis, yang beruntungnya masih bisa diselamatkan. Bahkan menurut data, sepanjang 2023 sudah ada 25 korban yang meninggal tergulung ombak di pantai selatan.

Banyaknya korban jiwa di Pantai Parangtritis membuat pantai ini makin sering dikaitkan dengan fenomena mistis. Nama Nyi Roro Kidul langsung disebut tiap kali tersiar berita ada korban hanyut terbawa ombak. Ada yang menyebut korban terseret ombak karena pakai baju warna hijau, menjadi korban kemarahan ombak laut, atau dipilih oleh Nyi Roro Kidul untuk masuk ke alamnya.

Pantai Parangtritis dikenal lekat dengan mitos-mitos yang mengerikan. Terlepas dari betul atau nggaknya mitos tersebut, sebenarnya kejadian-kejadian yang memperlihatkan betapa berbahayanya Pantai Parangtritis bisa dijelaskan dengan sains.

Ombak tenang dan nihilnya perahu nelayan justru pertanda

Ombak yang ada di Pantai Parangtritis cenderung lebih tenang. Tapi kalau ombaknya tenang, kenapa ya nggak ada nelayan yang pergi maupun pulang melaut dari pantai ini? Mari kita kembali ke pelajaran geografi.

Pantai Parangtritis merupakan pantai yang ada di titik tumbukan antara lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia. Posisi ini membuat Pantai Parangtritis sangat berbahaya. Potensi bahayanya antara lain arus pantai, gempa bumi, dan tsunami. Tapi selain ketiga potensi bahaya tersebut, dampak dari tumbukan lempeng yang paling mengancam keselamatan manusia adalah keberadaan palung laut.

Baca Juga:

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

Sebagai orang yang pernah tinggal di sana, saya harus jujur kalau Jogja kini menjelma jadi kota besar yang membosankan

Palung laut adalah cekungan atau jurang sempit di dasar samudera yang kedalamannya bisa mencapai 3-4 km di bawah permukaan laut. Palung laut inilah yang sangat ditakuti oleh nelayan sehingga jarang banget ada nelayan yang melaut dari Pantai Parangtritis.

Seramnya, jumlah palung di Pantai Parangtritis nggak menentu alias berubah-ubah. Titiknya juga kerap bergeser. Kita sebagai pengunjung pantai nggak bisa menentukan secara pasti di mana keberadaan palung-palung itu.

Baca halaman selanjutnya: Gerbang menuju …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2024 oleh

Tags: Jogjapantai parangtritisparangtritisstudy tourwisatawan
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Sekelumit Kisah di Terminal Giwangan dan Seputaran Jogja Selatan terminal mojok.co

Sekelumit Kisah di Terminal Giwangan dan Seputaran Jogja Selatan

21 Agustus 2021
Begini Rasanya Menjadi Penumpang KA Bengawan Kelas Ekonomi, Pegel Dikit Nggak Ngaruh!

Begini Rasanya Menjadi Penumpang KA Bengawan Kelas Ekonomi, Pegel Dikit Nggak Ngaruh!

14 Januari 2024
Lamongan Destinasi Liburan yang Logis ketimbang Jogja (Unsplash)

Ketimbang Jogja, Lamongan Adalah Destinasi Paling Logis untuk Liburan Tahun Baru

30 Desember 2024
UIN Sunan Kalijaga Tepati Janji, Maba Tak Menderita Lagi (uin-suka.ac.id) UIN SUKA, UGM, UNY, Jogja

Bangga sih Bangga, tapi kalau Bilang UIN SUKA Lebih Unggul ketimbang UGM, Itu mah Bukan Bangga, tapi Halu!

13 Maret 2024
5 Hal Normal di Lamongan tapi Susah Ditemukan di Jogja, Bikin Culture Shock Perantau

5 Hal Normal di Lamongan tapi Susah Ditemukan di Jogja, Bikin Culture Shock Perantau

17 September 2024
Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit! Mojok.co

Mencari Toko Buku di Banyuwangi seperti Jarum di Tumpukan Jerami, Sulit!

5 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Dosa tukang cukur Madura yang bikin pelanggan risih dan kapok balik lagi Mojok.co

5 Dosa tukang cukur Madura yang bikin pelanggan risih dan kapok balik lagi

23 Juli 2026
3 Fakta Menarik tentang Kota Batu yang Jarang Dibicarakan Orang, Salah Satunya Pernah Terkenal dengan Perkebunan Kina

Macetnya Kota Batu kini bikin jengkel, semua gara-gara tata kota yang berantakan!

25 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026
Kebodohan pembeli soto ayam yang bikin saya muak dan jijik (Wikimedia Commons)

Akulah pelanggan soto ayam yang marah itu gara-gara konsumen nggak punya hati yang bikin muak, mual, dan jijik

26 Juli 2026
MK batalin sistem jahat dan korup bernama kuota internet hangus (Unsplash)

Skema jahat dan korup bernama “kuota internet hangus” resmi dibatalin sama MK, 235 triliun uang rakyat dicuri lewat skema ini

24 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.