Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jetis Jogja dan Jetis Bantul, Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
24 Oktober 2025
A A
Jetis Jogja dan Jetis Bantul: Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip Mojok.co

Jetis Jogja dan Jetis Bantul: Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jetis Jogja dan Jetis Bantul serupa, tapi tak sama ~

Sering kita jumpai ada beberapa daerah dengan nama yang sama padahal secara jarak, geografis, dan bahkan mungkin sejarah nggak berkaitan satu sama lain. Misalnya, Depok Jawa Barat dengan Depok Sleman, Wonosari Gunungkidul dengan Wonosari Klaten, Tuban Bali, dan Tuban Jawa Timur. Masih banyak tempat lain dengan nama yang sama, tapi aslinya begitu berbeda. 

Ada satu nama lagi yang juga banyak tersebar, khususnya di Pulau Jawa, yaitu Jetis. Salah satu yang paling dekat dengan tempat tinggal saya: Jetis di Kota Jogja dan Jetis di Kabupaten Bantul. Keduanya sama-sama nama kecamatan. Ini unik, sebab dua daerah itu punya nama yang sama dan nasib yang mirip, walau memang salah satunya lebih mending sih. 

Sekilas tentang Jetis di Jogja dan Bantul

Bagi yang belum tahu, Kecamatan atau Kemantren Jetis Jogja berada di Kota Jogja bagian utara. Ia bertetangga dengan Kecamatan Mlati Sleman di utara, Kecamatan Tegalrejo di barat, Kecamatan Gondokusuman di timur, dan Kecamatan Gedongtengen di selatan.

Sedangkan, Kecamatan atau Kapanewon Jetis Bantul berada di tengah Kabupaten Bantul. Berbatasan dengan Kecamatan Sewon dan Pleret di utara, Kecamatan Bantul dan Bambanglipuro di barat, Kecamatan Imogiri di timur, dan Kecamatan Pundong di selatan.

Dari letaknya, keduanya jelas nggak berdekatan, bahkan terpaut kurang lebih 15 km. Namanya saja yang sama, tapi lokasinya berjauhan. Meski berjauhan, keduanya memiliki beberapa persamaan. Salah satunya, batas timur masing-masing kecamatan adalah dua sungai besar di Jogja. Di timur Kecamatan Jetis Kota mengalir Sungai Code sedangkan di timur Kecamatan Jetis Bantul ada Sungai Opak.

Nasib yang mirip, sama-sama kerap dilupakan

Persamaan lain, nasib kecamatan ini mirip, sama-sama kerap terlupakan. Begini maksud saya. Kalau menyebut Kota Jogja, apa yang ada di kepala kalian? Pasti top of mind-nya Malioboro atau Kraton. Kalau menyebut Bantul? Pasti yang diingat Kecamatan Kasihan dan Banguntapan. Padahal Kota Jogja dan Bantul nggak cuma itu saja, ada dua Jetis yang punya landmark kebanggaan masing-masing. 

Anda pasti tahu Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih. Walaupun satu garis lurus dengan Malioboro, Tugu Jogja ada di Kecamatan Jetis Kota dan berbeda kecamatan dengan Malioboro. Sementara itu, stadion kebanggaan warga Bantul yaitu Stadion Sultan Agung ternyata terletak di Jetis Bantul, bukan Sewon seperti yang diketahui banyak orang.  

Baca Juga:

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

Lebih mending Jetis Jogja daripada Jetis Bantul

Meski punya nama yang sama dan nasib yang serupa yakni sama-sama kecamatan kerap dilupakan, Jetis Kota lebih diuntungkan daripada Jetis Bantul. Bagaimanapun wilayah kota punya fasilitas dan keadaan yang lebih baik daripada Bantul yang selalu dicitrakan kurang maju. Bahkan, katanya jauh dari peradaban.

Selain Tugu Pal Putih, Jetis Kota punya hotel bintang lima yang kerap jadi jujukan para pejabat yaitu Hotel Tentrem. Bahkan, kabarnya Presiden Amerika ke-44 Barack Obama, serta penyanyi legendaris Mariah Carey dan David Foster juga pernah ke sini. Tak lupa ada Pasar Kranggan dengan berbagai macam wisata kuliner hidden gem-nya yang wajib untuk dicoba.

Di Jetis Kota juga ada perempatan paling unik se-Jogja yaitu Perempatan Jetis. Di mana dalam satu persimpangan jalan ada delapan sekolah mulai dari SD sampai universitas. Pernah saya bahas, Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial. Jangan tanya bagaimana kondisinya di pagi hari,  sudah pasti macet!

Kalau yang terkenal dari Jetis Bantul, selain komplek olahraga Stadion Sultan Agung, ada Bukit Mengger Trimulyo yang merupakan perbukitan kapur yang asri dan cocok jadi spot healing dan melihat sunrise atau sunset.

Itulah Kecamatan Jetis Jogja dan Kecamatan Jetis Bantul yang merupakan sepasang kecamatan bernama kembar dengan wajah yang cukup berbeda. Meski sama-sama kecamatan medioker, keduanya nggak mau dipandang sebelah mata. Kota Jogja lengkap kalau ada Jetis, Bantul pun kurang kalau nggak ada Jetis.

Penulis: Rizqian Syah Ultsani
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Kecamatan Gondokusuman, Pesaing Berat Kecamatan Umbulharjo yang Nggak Kalah Komplet dan Modern.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2025 oleh

Tags: Bantuljetisjetis bantuljetis jogjaJogjakecamatan jetis
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

Malioboro Jogja, Jalan Kerajaan yang Kini Jadi Jalan Milik Siapa Saja Mojok.co overtourism

Ironi Overtourism Jogja: Banyaknya Wisatawan ke Jogja Justru Jadi Hal yang Buruk untuk Pariwisata Jogja

3 Maret 2024
bahasa di wakatobi pelestarian lingkungan sepak bola bajo club wakatobi poasa-asa pohamba-hamba mojok

Wakatobi, Surabaya, dan Jogja: Mana yang Lebih Layak untuk Ditinggali?

29 November 2020
ppkm darurat rakyat jogja harus memaklumi sultan perihal lockdown mojok

Rakyat Jogja Wajib Memaklumi Sultan yang Inkosisten Perihal Lockdown

22 Juni 2021
Rekomendasi Kuliner di Pasar Lempuyangan Jogja yang Sayang untuk Dilewatkan

Rekomendasi Kuliner di Pasar Lempuyangan Jogja yang Sayang untuk Dilewatkan

19 September 2023
Outfit Warga Bantul saat Menyambut Syawalan

Outfit Warga Bantul saat Menyambut Syawalan

26 Mei 2020
Warung Makan Legendaris di Jogja yang Sudah Ada Sejak Sebelum Indonesia Merdeka

Warung Makan Legendaris di Jogja yang Sudah Ada Sejak Sebelum Indonesia Merdeka

23 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.