Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Dosa Besar Guru Sejarah: Membuat Orang-orang Benci Pelajaran Sejarah

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
8 Februari 2024
A A
Dosa Besar Guru Sejarah: Membuat Orang-orang Benci Pelajaran Sejarah Mojok.co

Dosa Besar Guru Sejarah: Membuat Orang-orang Benci Pelajaran Sejarah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tos sama saya kalau guru sejarah pas di sekolah dulu bikin ngantuk. 

Saya begitu menikmati sejarah ketika menginjak dewasa. Bagi saya, sejarah seperti menonton film, seru! Ada alur dan tokoh dengan berbagai karakter yang membuat sulit ditebak.

Saya jadi heran, kenapa saat masih sekolah dahulu saya nggak menyukai sejarah ya? Boro-boro menganggapnya seru, saya sangat benci pelajaran sejarah. Pelajaran ini saya anggap mimpi buruk karena harus menghafal banyak hal dan gurunya yang membosankan. 

Saya yakin hal seperti ini juga dirasakan banyak orang. Sejarah terasa begitu asyik ketika sudah dewasa, sementara ketika sekolah begitu menyiksa. Andai saja guru-guru sejarah di sekolah lebih pandai dalam menyampaikan materi, saya yakin banyak orang melek sejarah sekarang ini. 

Dosa guru sejarah

Setelah saya renungkan, ketidaksukaan saya terhadap sejarah memang berawal dari guru-guru sejarah semasa sekolah yang begitu membosankan. Tidak pernah sekalipun saya mendapat guru yang asyik, semuanya memaksakan muridnya untuk menghafal. Termasuk, menghafal tahun-tahun yang banyak sekali itu. Alhasil, setiap pelajaran sejarah saya mengantuk. Perkataan guru masuk kuping kiri, keluar kuping kanan. 

Hal ini ternyata banyak juga dialami oleh kawan-kawan saya yang lain. Apakah memang semua guru sejarah seperti itu ya? Bikin ngantuk hingga murid-muridnya benci dengan pelajaran yang diampunya. 

Bukanya saya mau menyalahkan para guru sejarah ya. Saya tahu beban guru sangatlah banyak, tidak hanya mengajar murid-murid, tapi juga beban administrasi yang segunung itu. Namun, tetap saja, tugas utama untuk mengajar murid tidak boleh dilakukan setengah hati. Guru sejarah bisa bersiasat menggunakan metode lain yang menarik minat murid. 

Storytelling mungkin bisa dicoba

Saya pikir metode paling menarik agar murid semangat belajar sejarah adalah story telling. Saya jatuh cinta pada sejarah juga karena gaya story telling buku-buku karya Langit Kresna Hariadi. Memang sih, cerita sejarah dalam novelnya tidak sepenuhnya tepat karena harus berkompromi dengan alur cerita novel. Namun, tetap saja, karyanya mampu memicu rasa penasaran untuk mencari tahu lebih lanjut. 

Baca Juga:

Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

Nah, saya harap guru-guru sejarah bisa seperti itu. Guru memicu rasa penasaran para murid hingga murid tertarik ngulik sendiri. Kalau rasa penasaran sudah timbul, dijamin murid dapat mudah memahami pelajaran.

Sekali lagi saya tekankan, tulisan ini bukan untuk merendahkan guru sejarah di mana saja berada. Saya hanya ingin pelajaran sejarah lebih digemari. Apalagi memahami sejarah sangat penting untuk mengenal jati diri bangsa. Ingat Jas Merah kan? Jangan sekali-kali melupakan sejarah. 

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Nasib Guru Les di Kampung Serba Salah. Bayarannya Seret, Mau Menagih Sungkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2024 oleh

Tags: dosa guru sejarahguruguru sejarahmuridsejarahstorytelling
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

5 Kebiasaan Feodal di Sekolah yang Tidak Disadari dan Harus Segera Dibasmi

5 Kebiasaan Feodal di Sekolah yang Tidak Disadari dan Harus Segera Dibasmi

4 September 2025
Gereja Adalah Tempat Nongkrong Wanita Sosialita pada Masa VOC terminal mojok.co

Gereja Adalah Tempat Nongkrong Wanita Sosialita pada Masa VOC

2 November 2020
Mempunyai Guru yang Memiliki Passion Mengajar Adalah Sebuah Privilese

Mempunyai Guru yang Memiliki Passion Mengajar Adalah Sebuah Privilese

3 April 2023
sri sultan hamengkubuwana ix membuat pingsan pedagang pasar mojok.co

Saat Sultan Hamengkubuwana IX Membuat Pingsan Pedagang Pasar

6 Oktober 2020
karang taruna pentas agustusan bendera merah putih indonesia terminalmojok

Menilik Sejarah Karang Taruna, Organisasi Paling Eksis di Bulan Agustus

5 Agustus 2021
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Guru Bahasa Jepang terminal mojok

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Guru Bahasa Jepang

24 Desember 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Ganti pemimpin Surabaya ternyata nggak makin berbenah: lahan parkir selalu saja jadi masalah pelik meski berkali-kali dikritik

15 Agustus 2026
Kegelisahan peneliti BRIN tentang keripik, sepatu, dan genteng (Unsplash)

Catatan seorang peneliti BRIN yang hatinya remuk redam melihat koleganya dihina cuma bisa bikin keripik, sepatu, genteng, dan ngabisin anggaran negara

15 Agustus 2026
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.