Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal

Wanda Widian Febriantina oleh Wanda Widian Febriantina
18 Juni 2026
A A
6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal Mojok.co

6 Alasan Saya Nggak Puas Kuliah di Fakultas Ekonomi UIN Saizu Purwokerto yang Dijuluki Fakultas Mahal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di banyak perguruan tinggi, fakultas ekonomi dikenal sebagai fakultas mahal. Begitu pula dengan UIN Saizu Purwokerto. Rata-rata mahasiswa Fakultas Ekonomi, atau kalau di UIN Saizu disebut Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), membayar UKT lebih tinggi daripada fakultas lain. 

Apabila UKT yang tinggi itu setara dengan apa yang didapat mahasiswa mungkin tidak jadi persoalan. Masalahnya, berdasar yang saya rasakan dan alami, kenyataan di lapangan tidak demikian. 

Ada beberapa hal yang membuat UKT yang dibayarkan terasa tidak pantas. 

#1 Proyektor dan internet sering bermasalah

Mahasiswa FEBI UIN Saizu Purwokerto pasti relate dengan persoalan ini. Beberapa proyektor di ruangan gedung K dan L sulit connect ke laptop dosen. Bisa jadi laptop dosen yang kurang mumpuni memang. Namun, kalau hal ini sering terjadi ke beberapa dosen, saya rasa fasilitas proyektornya yang perlu dicek lagi. 

Persoalan ini mungkin terdengar sepele. Tapi, jujur saja, proses pembelajaran jadi terhambat. 

Kesalnya lagi, kadang koneksi ke proyektor tidak bermasalah. Namun, pembelajaran tetap terhambat karena wifi kampus sering eror. Asal tahu saja, wifi dosen dan mahasiswa sudah dibedakan, tapi entah mengapa koneksinya tetap sangat lemot dan lambat. Mau tidak mau harus menggunakan kuota pribadi supaya pembelajaran bisa berlanjut dan efektif seperti semula.

#2 Fasilitas ruang salat bisa ditingkatkan lagi, malu dengan status perguruan tinggi Islam

Mahasiswa memang kami sudah tidak perlu jauh-jauh mencari musala atau masjid untuk salat. Kampus sudah menyediakan beberapa tempat salah seperti di dekat parkiran gedung K maupun L. Selain itu ada juga di lantai atas gedung K. 

Akan tetapi, menurut saya, sekadar menyediakan tempat salat saja tidak cukup, terlebih UIN Saizu adalah perguruan tinggi Islam. 

Baca Juga:

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Memang, musala di lantai bawah sudah luas tetapi, mukena yang tersedia sangat terbatas. Dan, tempat wudhu perempuan tidak ada penutupnya, aurat perempuan bisa terlihat saat berwudhu. 

Bukan cuma itu, musala di gedung K sangat kecil dan sempit. Bagaimana tidak sempit, ruangan salat tersebut hanya memiliki satu shaf, yang tentunya sangat tidak ada batasan antara perempuan dan laki-laki yang bisa menyebabkan sentuhan kulit yang tidak sengaja yang membatalkan wudu.  

#3 Parkiran FEBI UIN Saizu Purwokerto sempit

FEBI adalah salah satu fakultas dengan mahasiswa terbanyak di UIN Saizu Purwokerto. Tapi, tempat parkirnya sempit. War tempat parkir jadi hal yang lumrah bagi mahasiswa FEBI. 

Menjelang siang hari, parkiran biasanya sudah penuh. Satpam kemudian mengarahkan para mahasiswa untuk  putar balik dan parkir di gedung seberang. Ini jelas merepotkan dan buang-buang waktu. 

Kebalikannya, mahasiswa yang berangkat pagi dan dapat spot parkir di gedung FEBI biasanya kesulitan ketika hendak pulang. Motor biasanya tidak bisa keluar karena terhimpit kendaraan lain. 

Parahnya lagi, saking sempitnya lahan parkir, banyak mahasiswa parkir sembarang hingga menutupi jalan keluar parkiran. Macet tidak terhindarkan. 

Bayangkan, hal semacam ini terjadi hampir tiap hari. Lahan parkir terlihat sepele memang, tapi bikin kesal. 

#4 Satpamnya jutek

FEBI UIN Saizu Purwokerto sudah parkirannya sempit, satpamnya galak lagi. Saya pernah mengalami kejadian mengesalkan. Ban motor teman saya tiba-tiba saja dikempeskan oleh satpam, tanpa pemberitahuan/peringatan terlebih dahulu. 

Saat ditanya kenapa di kempeskan, satpam menjelaskan dengan marah-marah.  Dia mengatakan, motor teman saya seharusnya tidak parkir di area itu. Saat itu saya dan kawan saya masih baru, bahkan belum resmi jadi mahasiswa kampus tersebut. Jadi kami belum tahu aturan-aturan parkir di sana. Kalau memang area tersebut dilarang untuk parkir, seharusnya dipasang rambu-rambu yang jelas sekalian. 

Satpam di sana juga kurang peka membantu mahasiswa. Saat saya masih duduk di semester 1, ketika hendak pulang ternyata motor saya tidak bisa keluar dan diapit kanan kiri oleh motor lain. 

Saya pun ingin meminta bantuan satpam untuk mengeluarkan motor saya, terlebih saat itu hujan yang membuat makin susah jika saya mengerluarkannya sendiri. 

Setelah sampai pos satpam saya harus menunggu cukup lama sampai satpam tersebut keluar. Setelah mengutarakan permintaan saya bukannya langsung dibantu, satpam tersebut malah memarahi saya dulu karena tidak bisa mengeluarkan motor sendiri. 

#5 FEBI UIN Saizu Purwokerto tidak punya gazebo

Melihat kampus di gedung sebelah, kadang saya juga merasa iri. Di sana banyak gazebo-gazebo besar nan kokoh. Banyak mahasiswa memanfaatkan untuk mengerjakan tugas atau sekadar ngobrol ringan. 

Mahasiswa FEBI jelas tak bisa melakukannya. Lahan untuk parkiran saja tidak ada, bagaimana mungkin minta dibuatkan gazebo macam itu. 

#6 Kantin mini

FEBI memang punya kantinnya sendiri, tapi di sana cuma ada pedagang dan 3 meja panjang saja. Bayangkan, salah satu fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak ini kantinnya sesederhana itu, jelas penuh sesak. 

Tidak heran kalau sebagian besar mahasiswa FEBI memutuskan jajan di luar. Jajanannya lebih variatif, nggak perlu himpit-himpitan lagi. Atau, biasanya kami mampir ke kantin fakultas tetangga. 

Itulah beberapa hal yang membuat saya kecewa terhadap kampus. Semoga tulisan ini bisa diterima sebagai masukan mahasiswa agar kampusnya lebih baik lagi. 

Penulis: Wanda Putrilia Vazura
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGASekolah Hanya Bangga pada Muridnya yang Keterima di Kampus Negeri, Sisanya Remah-remah, Dianggap Saja Tidak!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2026 oleh

Tags: fakultas ekonomiFEBFEBIkampus PurwokertoMahasiswapurwokertoUINUIN SAIZUUIN Saizu Purwokerto
Wanda Widian Febriantina

Wanda Widian Febriantina

Tulisan saya selalu hadir dalam keadaan tak terduga. Itu lebih baik daripada saya terpaksa menghadirkannya. Temukan saya pada @wanda_Febriantina.

ArtikelTerkait

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang uin jogja, uin malang

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di UIN Palembang

14 Mei 2024
salah jurusan

Maba, Bukan Hanya Rentan Salah Jurusan, Tapi juga Salah Pilih Organisasi

30 Agustus 2019
Laptop Bekas yang Direkomendasikan buat Mahasiswa Pas-pasan

Pengin Beli Laptop buat Ngerjain Tugas, tapi Bujet Pas-pasan? Nih, Rekomendasi 7 Laptop Bekas yang Cocok buat Mahasiswa

18 Juli 2023
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Kelakuan Dosen yang Bikin Ngelus Dada, Seenaknya Sendiri dan Bikin Naik Pitam Mahasiswa

11 Agustus 2024
Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas (Unsplash)

Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas

31 Januari 2023
Tiga Dosa Fakultas Keguruan yang Membuat Calon Guru Tidak Berkembang Mojok.co

Tiga Dosa Fakultas Keguruan yang Membuat Calon Guru Tidak Berkembang

10 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan

Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan

13 Juni 2026
Penderitaan Tinggal Dekat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet dan Berisik, Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan Terminal

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

12 Juni 2026
Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

13 Juni 2026
Vario 125: Kelihatan Lemah tapi Mampu Libas Jalur Pantura (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Menguji Ketangguhan Vario 125 di Jalur Pantura, Sempat Ragu tapi Malah Bikin Ketagihan Touring

13 Juni 2026
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.