Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kelakuan Dosen yang Bikin Ngelus Dada, Seenaknya Sendiri dan Bikin Naik Pitam Mahasiswa

Julia Nita Sifa Prabarani oleh Julia Nita Sifa Prabarani
11 Agustus 2024
A A
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A

Share on FacebookShare on Twitter

Hidup sebagai mahasiswa tentunya memiliki beberapa perbedaan dengan menjadi siswa di SMA. Selain kehidupan personal yang dituntut kian mandiri dan dewasa, kehidupan akademik pun jadi kian menantang di beberapa aspek salah satunya dosen.

Dosen alias pengajar menjadi salah satu aspek yang esensial dalam perkuliahan. Namun, selama beberapa semester mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, saya selalu saja menemukan dosen yang unik bin ajaib. Berikut adalah beberapa kelakuan dosen yang sering membuat mahasiswa geleng-geleng kepala:

ADVERTISEMENT

Dosen harus diingatkan untuk mengajar

Salah satu budaya aneh yang bikin saya  garuk-garuk kepala ketika awal masuk kuliah adalah mahasiswa harus mengingatkan dosen h-1 perkuliahan. Hal tersebut aneh karena seharusnya setiap pengajar sudah punya jadwal masing-masing. Toh, mengajar mahasiswa juga merupakan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab mereka. 

Saya kerap bertanya-tanya darimana budaya ini berasal. Kemudian muncul satu hipotesis dalam kepala saya bahwa ini merupakan buah dari adab ketimuran orang Indonesia. Dosen yang menjadi salah satu sumber ilmu yang telah memberikan pengetahuan kepada mahasiswa sehingga ada sebuah kewajiban di mana siswa harus menghormatinya.

Sebenarnya budaya ini tidak merugikan siapa-siapa, tetapi pengulangan setiap minggu agaknya membuat saya cukup jengah. Bukan mahasiswa saja, beberapa dosen ada juga yang mengeluhkan mengenai budaya ini. Mereka kerap merasa budaya ini terlalu repetitif dan kurang berfaedah, mereka juga sudah paham dengan pekerjaan dan tugas mereka untuk mengajar. 

Membatalkan kelas secara mendadak 

Kelakuan dosen yang kali ini cukup membuat mahasiswa geram. Dosen beberapa kali kedapatan membatalkan kelas secara mendadak. Bayangkan saja ketika kita sudah bangun pagi, berpakaian rapi, bahkan sudah sampai kampus tapi kemudian dosen membatalkan kelas mendadak via WA. Bah, kalau seperti itu mahasiswa cuma bisa nyengir.

Bagi mahasiswa yang kosnya sekitaran kampus, mungkin bukan masalah besar. Namun, perlu dipahami kalau tidak semua mahasiswa itu ngekos. Ada beberapa mahasiswa yang laju (pulang-pergi) belasan bahkan puluhan kilometer untuk bisa sampai di kampus. Dengan kelas yang tiba-tiba dibatalkan, mahasiswa laju ini yang nasibnya jadi ngenes. Udah boncos tenaga, boncos bensin pula. 

Ngajar nggak pernah, tapi kasih nilai acak 

Nah perilaku dosen yang paling membahayakan kehidupan mahasiswa adalah yang nggak pernah ngajar, tapi ngasih nilai seenaknya. Dosen model kaya gini yang bisa membuat semua kalangan mahasiswa waswas sama nilai. Mulai dari si ambis, si kura-kura, bahkan si kupu-kupu pasti ketar ketir kalau berhadapan sama dosen modelan satu ini.

Baca Juga:

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

Biasanya pengajar kaya gini ngasih nilai bukan berdasarkan tugas karena mereka jarang ngajar. Pokoknya, barometer penilaian suka-suka mereka, ada yang urut absen, ada yang tergantung keelokkan nama mahasiswa, bahkan ada yang suka-suka mereka alias tanpa klasifikasi deh. Kalau ketemu orang kaya gini, mahasiswa biasanya cuma bisa misuh di X dan berdoa ke Tuhan masing-masing. 

Nah perilaku dosen yang nyebelin tadi bukan berarti kita menafsirkan kalau semua dosen kaya gitu ya. Nggak semua kaya gitu kok, cuma beberapa oknum saja dan percayalah, kalian pasti akan menemui salah satu di antaranya minimal sekali selama kalian berkuliah. 

Penulis: Julia Nita Sifa Prabarani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2024 oleh

Tags: DosenkelakuanMahasiswapenilaian
Julia Nita Sifa Prabarani

Julia Nita Sifa Prabarani

ArtikelTerkait

anak mama

Dilema Anak Mama yang Pergi Merantau untuk Pertama Kalinya

3 Juli 2019
Tipe-tipe Dosen Ketika Mahasiswanya Protes Nilai Akademik terminal mojok.co

Dosen Juga Terkena Dampak Corona, Mahasiswa yang Suka Ngeluh Harus Sadar Itu 

19 Mei 2020
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
5 Hal Lumrah di UNS, tapi Bikin Mahasiswa Kampus Lain Melongo Mojok.co

5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan

19 November 2025
Mahasiswa Kesayangan Dosen Hidupnya kayak Budak (Unsplash)

Status Mahasiswa Kesayangan Dosen Justru Menjadi Beban, Mahasiswi Ini Malah kayak Budak yang Nggak Bisa Menolak

28 Maret 2024
Soe Hok Gie dan Mohammad Roem saja Setuju dengan Perpeloncoan Ospek terminal mojok.co

Kemunculan Akun @polisimaba Menunjukkan Ospek Lebih Baik Ditiadakan

12 September 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026
Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.