Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Surat Terbuka untuk Kampus yang Menambah Mahasiswa dan Gedung, tapi Lahan Parkirnya Tetap Sempit, Logikanya di Mana?

Mukhamad Bayu Kelana oleh Mukhamad Bayu Kelana
14 April 2026
A A
Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya  MOjok.co kampus

Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Yang Terhormat Bapak/Ibu Pimpinan Kampus,

Setiap tahun, kampus selalu mengumumkan penerimaan mahasiswa baru dengan penuh kebanggaan. Angkanya selalu naik, kuotanya selalu bertambah, dan spanduk selamat datang selalu terpasang rapi di depan gerbang. Tapi ada satu hal yang tidak pernah ikut diumumkan bahwa lahan parkir  yang tersedia masih sama persis seperti tahun lalu, sebelum jumlah mahasiswanya berlipat ganda.

ADVERTISEMENT

Izinkan saya memperkenalkan diri, Pak, Bu. Saya salah satu dari ribuan mahasiswa yang setiap pagi datang lebih awal bukan karena rajin, bukan karena semangat belajar, dan bukan karena takut telat tapi karena kalau tidak datang lebih awal, saya tidak akan mendapat tempat parkir. Saya adalah mahasiswa yang sudah hafal setiap sudut parkiran kampus ini bukan karena saya ingin, tapi karena keadaan memaksa saya menjadi ahlinya. Dan hari ini, saya ingin bicara melalui tulisan ini.

Datang pagi tidak menjamin apa pun

Dulu saya pikir solusinya sederhana yaitu datang lebih awal. Maka saya mencoba datang pukul 07.00 untuk kuliah yang dimulai pukul 08.00 di kampus FISIP UNNES. Hasilnya? Parkiran sudah penuh. Motor-motor yang berjejer rapi di gedung parkir itu sepertinya memang sudah menginap semalaman, atau mungkin pemiliknya juga sudah pasrah dan datang sejak subuh. Saya putar sekali, dua kali, tiga kali, tapi tidak ada satu pun slot yang kosong.

Pada akhirnya saya menyerah dan memilih parkir di fakultas sebelah. Kedengarannya tidak masalah, sampai kamu sadar bahwa jarak antara parkiran fakultas sebelah dan gedung FISIP sendiri cukup untuk membuat kamu tiba di kelas dengan napas tidak karuan dan keringat yang tidak direncanakan. Belum kuliah, tenaga sudah terkuras di perjalanan dari parkiran yang seharusnya bukan parkiran saya. Dan yang paling menyakitkan, ini bukan kejadian sekali. Ini rutinitas.

Lebih ironis lagi, tepat di sebelah parkiran mahasiswa yang sesak itu, ada beberapa slot parkir khusus di kampus yang selalu tampak setengah kosong. Saya tidak akan menyebut itu untuk siapa. Tapi saya rasa Bapak dan Ibu sudah tahu. Dan kami juga sudah tahu. Kita semua tahu, tapi tidak ada yang berubah.

BACA JUGA: Parkir UGM Membingungkan dan Bermasalah dari Dulu, Berbenahnya Kapan?

Kampus tumbuh, parkiran tidak diajak tumbuh bersama

Dalam satu tahun terakhir, kampus kami meresmikan beberapa gedung baru, membuka program studi tambahan, dan menerima mahasiswa baru dengan jumlah yang terus memecahkan rekor. Semua itu diumumkan dengan bangga di website resmi dan media sosial. Tapi, tidak ada satu pun pengumuman soal penambahan lahan parkir, tidak tahun lalu, tidak tahun sebelumnya, dan sepertinya tidak juga tahun depan.

Baca Juga:

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

5 jurusan S2 ini mending dipelajari di luar negeri karena lingkungan akademis Indonesia belum siap

Yang menarik, frustasi soal parkiran ini ternyata tidak hanya berhenti di obrolan di kantin atau grup WhatsApp angkatan. Ia sudah berevolusi menjadi konten. Bermunculanlah akun-akun media sosial yang khusus mendokumentasikan kekacauan parkiran kampus hingga foto motor yang parkir asal asalan yang penting tidak telat kelas pagi.

Kalau kampus ini adalah sebuah rumah, maka yang terjadi adalah pemiliknya terus mengundang tamu baru setiap tahun, menambah kamar tidur, mempercantik ruang tamu  tapi tidak pernah memperbesar halaman untuk menaruh kendaraan para tamunya. Lalu ketika tamunya mengeluh tidak ada tempat parkir, pemilik rumah itu diam. Dan tahun depan, mengundang lebih banyak tamu lagi. Siklus ini sudah berlangsung cukup lama, Pak, Bu. Cukup lama untuk tidak lagi bisa disebut kealpaan.

Tulisan yang mungkin tidak akan dibaca, tapi tetap perlu ditulis

Pak, Bu kami tidak minta banyak. Sungguh. Kami hanya minta tempat menaruh motor yang cukup untuk semua mahasiswa di kampus yang sudah Bapak dan Ibu terima dengan penuh kebanggaan itu. Bukan parkiran mewah, bukan sistem canggih, hanya lahan yang cukup. Sesederhana itu.

Maka tulisan ini saya tutup dengan satu pertanyaan yang sejak awal ingin saya tanyakan langsung, kalau mahasiswanya terus bertambah tapi lahan parkirnya tidak, itu logikanya di mana, Pak, Bu?

Saya tidak butuh jawaban panjang. Saya hanya butuh Bapak dan Ibu tahu bahwa kami lelah. Lelah muter parkiran, lelah jalan jauh, dan lelah menunggu masalah sepele ini dianggap serius. Motor kami masih menunggu jawabannya. Di parkiran fakultas sebelah, seperti biasa.

Penulis: Mukhamad Bayu Kelana
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Parkir Kampus Wajib Gratis: Bikin Kampus Bisa, Masak Nyediain Lahan Parkir Aja Nggak Bisa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 April 2026 oleh

Tags: Kampuslahan parkirParkirUNNES
Mukhamad Bayu Kelana

Mukhamad Bayu Kelana

Mahasiswa Sarjana Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang.

ArtikelTerkait

Jadi Calon Ketua BEM Jangan Cuma Modal Ngotot, Situ Mau Jadi Pemimpin Apa Petinju?

Jadi Calon Ketua BEM Jangan Cuma Modal Ngotot, Situ Mau Jadi Pemimpin Apa Petinju?

22 Desember 2023
Lebih Baik Tidak Kuliah daripada Kuliah Hasil Ngutang kuliah malam

6 Keuntungan Kuliah Malam Hari, Kampus Lain Bisa Ikutan Coba

4 Maret 2023
KKN online urgensi manfaat kampus mojok

Kalau Nggak Ada Manfaatnya, buat Apa Kampus Memaksakan KKN Online?

13 Juli 2021
Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026
IPB romantis

IPB, Kampus Paling Romantis se-Indonesia

8 April 2020
Keresahan Saya terhadap Pegawai Kampus yang Memperlakukan Mahasiswa seperti Sampah

Keresahan Saya terhadap Pegawai Kampus yang Memperlakukan Mahasiswa seperti Sampah

3 Januari 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

4 stereotip tentang orang Bumijawa Tegal yang sering saya dengar dari orang luar Terminal

4 stereotip tentang orang Bumijawa Tegal yang sering saya dengar dari orang luar

14 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Sisi lain kehidupan warga Surabaya Utara, orang yang klemar-klemer tidak cocok tinggal di daerah ini

13 Agustus 2026
Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang pernah diajarkan ke anak TK, buat apa coba? Mojok

Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang diajarkan ke anak TK, buat apa coba? 

13 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Mahasiswa Pendidikan Informatika adalah mahasiswa paling patut dikasihani karena hidupnya sudah susah sejak dini

Mahasiswa Pendidikan Informatika adalah mahasiswa paling patut dikasihani karena hidupnya sudah susah sejak dini

14 Agustus 2026
Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.