Arsip Artikel: Mukhamad Bayu Kelana
8 ArtikelMahasiswa Sarjana Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang.
Surat Terbuka untuk Kampus yang Menambah Mahasiswa dan Gedung, tapi Lahan Parkirnya Tetap Sempit, Logikanya di Mana?
Dalam satu tahun terakhir, kampus kami meresmikan beberapa gedung baru, menambah mahasiswa, tapi lupa dengan lahan parkir.
Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa
Sejak awal kuliah, saya termasuk mahasiswa yang cukup percaya bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah salah satu kunci masa depan. Oleh karena itu, saya berusaha menjaga nilai sebaik mungkin dengan rajin masuk kelas, mencatat materi, dan mengerjakan tugas tepat waktu. Setiap melihat IPK di portal akademik naik sedikit saja, rasanya seperti mendapat validasi bahwa hidup […]
Jepara Adalah Kota Ukir, Kota yang Ahli Memahat Indah kecuali Masa Depan Warganya
Keindahan Jepara hanya terlihat dari permukaannya. Padahal kehidupan sosial warganya justru dipenuhi retakan kecil yang jarang dibicarakan.
Kalau Mau Cari Uang Jangan Jadi Guru, Terus Mereka Mau Makan Apa? Tenaga Dalam?
Kalau negara serius menyebut guru itu profesi mulia, maka kemuliaan itu harus diwujudkan juga dalam bentuk kesejahteraan yang layak.
Sulitnya Jadi Warga PSHT di Tengah Stigma: Bangga, tapi Juga Harus Siap Dicap Macam-macam
Punya seragam hitam dan sabuk putih di lemari itu kadang rasanya kayak punya dua identitas sekaligus. Di satu sisi, bangga karena itu simbol proses panjang dari latihan, jatuh-bangun, dan beratus kali keringat netes di lapangan latihan. Di sisi lain, harus siap pasang wajah datar kalau ada orang yang tiba-tiba nyeletuk, “Wah, PSHT, ya? Jangan berantem, […]
Nestapa Buruh Gaji UMK Jepara: Gaji Habis buat Bayar Cicilan, Dipenuhi Rasa Bersalah
UMK Jepara hari ini perih. Dikenal dengan ukiran kayu yang sampai ke mancanegara, tapi gaji warga cuma cukup buat bayar rasa bersalah.