Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

Salma Fauziah Khairunnisa oleh Salma Fauziah Khairunnisa
27 Maret 2023
A A
Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mas Tulus pernah berkata, “Tak akan ku mengenal cinta, bila bukan karena hati baikmu.” Bagi saya, lirik “Monokrom” tersebut akan saya revisi sedikit menjadi, “Tak akan ku mengenal Grhatama Pustaka, bila bukan karena mumetnya jadi mahasiswa.”

Memasuki pertengahan masa kuliah, menjadi mahasiswa sudah bukan lagi sekadar perkara mempertahankan nilai kumulatif, tapi juga soal cara bertahan dari banyak persoalan. Tugas demi tugas itu hal yang lumrah, namun serentetan masalah personal yang membarengi lika-liku menjadi dewasa terkadang membuat perasaan jadi gamang dan kesedihan membuncah.

ADVERTISEMENT

Di titik yang kata orang disebut lowest point itu, saya menemukan Grhatama Pustaka layaknya oase bagi seorang musafir di padang tandus. Kesannya memang hiperbolis, tapi saya punya lima alasan mengapa Grhatama Pustaka dapat membuat pernyataan tersebut masuk akal.

#1 Nggak keluar biaya

Healing merupakan hak setiap manusia, tak terkecuali mahasiswa kreatif alias kere dan aktif. Sayangnya, rencana healing mahasiswa itu sering kali terbentur masalah biaya. Namun hal tersebut tak jadi masalah di Grhatama Pustaka. Sebagai perpustakaan yang dikelola pemerintah, nggak ada biaya sepeser pun yang perlu dikeluarkan pengunjung untuk mengakses sebagian besar layanannya.

Mulai dari tempat parkir, biaya bikin kartu anggota (yang kini formatnya digital), hingga akses ke koleksi bukunya—yang saya yakini ada ribuan—nggak ada biaya yang dibebankan. Jadi kalau cuma butuh ruang untuk mengeksplorasi bacaan seorang diri atau sekadar bengong nggak ngapa-ngapain tanpa keluar biaya, Grhatama Pustaka bisa jadi pilihan nomor wahid untuk dikunjungi.

#2 Puas melakukan eksplorasi karena gedung luas

Dengan luas mencapai 2,5 hektare, Grhatama Pustaka merupakan salah satu perpustakaan terbesar di Asia Tenggara. Itu artinya, ada banyak ruang yang bisa kita jelajahi dari perpustakaan tiga lantai ini. Ada ruang hijau terhampar dengan beberapa gazebo di atasnya yang membuat diri sejenak lupa dengan hiruk-pikuk Kota Jogja yang sibuk.

Selain gazebo, salah satu spot terbaik yang biasa saya tempati ketika berkunjung adalah deretan kursi merah yang menghadap ke jendela. Letaknya di ruang koleksi umum di lantai dua. Dari kursi yang nyaman tersebut, saya bisa melihat ke area hijau sambil mendengar alunan musik lembut yang diperdengarkan operator untuk seluruh pengunjung di ruangan. 

Ruang koleksi umum ini pula yang paling banyak digandrungi mahasiswa. Sebab, di dalamnya ada ragam buku dengan berbagai genre yang bisa diakses mulai dari psikologi, biografi, fiksi, sastra, arsitektur, dan lain sebagainya. Healing tipis-tipis ini sekaligus bisa jadi ajang untuk memperbanyak ilmu. Ide yang baik sekali, kan?

Baca Juga:

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

#3 Letak strategis, mudah dijangkau

Aksesibilitas merupakan salah satu komponen penting yang harus dilihat untuk memutuskan apakah suatu tempat itu healing-worthy atau malah makin bikin keki. Kebetulan sekali Grhatama Pustaka terletak di pinggir Jalan Janti yang menurut saya pas dan mudah diakses dari segala penjuru.

Buat yang nggak punya motor pun Grahatama Pustaka tetap mudah diakses menggunakan Trans Jogja. Dengan naik Trans Jogja rute 1B, kita bisa berhenti di halte yang terletak di depan perpustakaan.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

#4 Bisa nonton film gratis

Bosen baca buku? Kita bisa kok nonton film historis-kultural di Grhatama Pustaka. Lagi-lagi layanan ini bisa kita akses tanpa perlu mengeluarkan biaya, setidaknya sampai saat ini. Dari informasi terbaru yang saya dapat, jadwal pemutaran film tersedia dua kali, yakni pukul 10.00 WIB dan pukul 14.00 WIB. 

Judul-judul film yang ditawarkan sudah terjadwal, di antaranya Kirana, Wang Sinawang, dan Amarta (Gadis dan Air). Pemutaran film ini dilakukan di ruang audiovisual lantai 2 tanpa perlu melakukan reservasi. Kapan lagi coba bisa nonton film ala bioskop dengan gratis? Tentu bermanfaat bagi proses penyembuhan luka batin, kan?

#5 Kebersihan Grhatama Pustaka patut diacungi jempol

Bila kebersihan merupakan sebagian dari iman, faktor kebersihan tentu harus jadi pertimbangan utama kala menilai bagus atau tidaknya sebuah tempat. Apalagi bila diasosiasikan dengan kemampuannya menyembuhkan suasana hati seseorang. Bagi saya, kebersihan di Grhatama Pustaka patut diacungi jempol. Namanya saja perpustakaan bertaraf internasional. 

Untuk ukuran perpustakaan besar yang dikunjungi puluhan atau bahkan ratusan orang per hari, kebersihan tempat yang saya nilai dari kebersihan lantai dan kamar mandi ini mendapat nilai 4 dari 5. Terlebih setiap pengunjung yang masuk ke ruang koleksi dipastikan harus mengantongi alas kakinya terlebih dahulu dengan kantong yang telah disediakan. Hal ini dimaksudkan untuk membuat lantai di luar maupun di dalam perpustakaan jadi kotor dan terkesan berantakan. Intinya teratur dan bagus lah. 

Oh ya, beberapa waktu lalu Balai Layanan Pustaka DPAD DIY yang menaungi perpustakaan ini berhasil menyabet beberapa penghargaan akreditasi dalam Rakornas Bidang Perpustakaan tahun 2023. Salah satunya adalah DIY berhasil menduduki peringkat 1 sebagai provinsi dengan indeks pembangunan literasi masyarakat tertinggi di tahun 2022. Selamat!

Penulis: Salma Fauziah Khairunnisa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ironi Perpustakaan Sekolah, (Katanya) Gudang Ilmu tapi Nyaris Tak Tersentuh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2023 oleh

Tags: Grhatama PustakaJogjaMahasiswaPerpustakaan
Salma Fauziah Khairunnisa

Salma Fauziah Khairunnisa

Mahasiswi yang pura-pura jadi penulis, kadang sebaliknya.

ArtikelTerkait

Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak Mojok.co

Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak

19 Januari 2024
4 Menu Red Flag dari Warmindo yang Perlu Diberi Perhatian Khusus, Hindari Boleh, Nggak Juga Nggak Apa-apa, asal Waspada! jogja

4 Menu Red Flag dari Warmindo yang Perlu Banget Diwaspadai, Hati-hati!

7 Januari 2024
4 Hal yang Wajar di Wonosobo, tapi Nggak Lumrah di Jogja Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Wonosobo, tapi Nggak Lumrah di Jogja

9 September 2024
Jalan Lempuyangan, Jalur KA Paling Menjengkelkan di Jogja (Unsplash)

Jalan Lempuyangan, Perlintasan Kereta Api Paling Menjengkelkan di Jogja

1 April 2025
Pengalaman Kuliah S3 di Taiwan Bikin Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia Mojok.co

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

25 Maret 2026
Alasan Saya Kecewa dengan Perpustakaan UI, Jam Operasional Nggak Jelas hingga Koleksi Ilang-ilangan Mojok.co

Alasan Saya Kecewa dengan Perpustakaan UI, Jam Operasional Nggak Jelas hingga Koleksi Ilang-ilangan

13 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing Mojok.co

5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing

8 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Pengakuan jujur saya sebagai orang Semarang menghadapi kuliner kambing Tegal yang garang Mojok.co

Pengakuan orang Semarang yang kalah mental menghadapi garangnya kuliner kambing Tegal

7 Juli 2026
Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

9 Juli 2026
Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali Mojok.co

Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali

7 Juli 2026
Nuduh semua fans Argentina pendukung zionis itu memang tolol (Unsplash)

Cacat logika menuduh fans timnas Argentina sama dengan mendukung zionis

12 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.