Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Zain Ahdan oleh Zain Ahdan
9 Juli 2026
A A
Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngomongin Tasikmalaya apa sih yang pertama kali terlintas di pikiran? Kota Santri? Pusat kerajinan bordir? Atau Kelom Geulis? Ah, eta mah baheula,barudak! Coba sekarang kalian jalan-jalan sore, mulai dari ujung Jalan HZ Mustofa yang trotoarnya udah ala-ala Malioboro itu, terus melipir sedikit ke kawasan kampus di daerah Siliwangi. Kalian bakal disadarkan oleh satu realitas baru: kota ini pelan-pelan udah berubah wujud jadi Kota 1001 Coffee Shop.

Perasaan, tiap minggu pasti ada aja kafe baru yang gelar grand opening dengan karangan bunga mejeng di pinggir jalan Tasikmalaya. Konsepnya pun bermacam-macam. Ada yang mengusung tema industrial sampai yang estetik minimalis ala-ala drama Korea dengan batu-batu koral putih di halaman.

Sebagai mahasiswa yang suka ngopi, saya sering dibikin pusing. Bukan pusing karena nggak ada tempat, tapi pusing milihnya. Loba teuing, euy! Hari ini ngopi di kedai A yang kopinya lumayan tapi kursinya bikin sakit pinggang. Besok pindah ke kedai B yang sofanya empuk tapi harga es kopinya bikin dompet menjerit. Begitu seterusnya, pokoknya kalian nggak akan bingung untuk nyari tempat ngopi di kota ini deh.

Pertumbuhan sektor F&B di Tasikmalaya ini emang luar biasa agresif. Data BPS sering kali menempatkan sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum sebagai salah satu penggerak ekonomi yang lumayan seksi di kota ini pasca-pandemi. Secara hitung-hitungan makro, pertumbuhan kedai kopi ini adalah tanda perputaran roda ekonomi. Ada lapangan kerja baru buat para barista part-time, tukang parkir, sampai supplier biji kopi lokal.

Tapi, mari kita pakai logika yang sedikit kritis di tengah serangan perkopian ini. Upah Minimum Kota (UMK) Tasikmalaya tahun 2026 ini berada di angka 2,9 juta. Sementara itu, harga segelas caffe latte atau racikan mocktail di kafe-kafe hits ini rata-rata dibanderol Rp25.000 sampai Rp35.000.

Keliatan besar? Tunggu dulu.

Coba kita hitung pakai matematika sederhana. Kalau seorang anak muda nongkrong sehari habis lima puluh ribu buat ngopi plus camilan, sebulan udah melayang satu setengah juta. Sisanya, belum tentu cukup buat hidup.

Kafe di Tasikmalaya tak pernah sepi

Namun anehnya, kafe-kafe di Tasikmalaya ini nyaris nggak pernah sepi. Coba tengok pas weekend atau Jumat malam. Parkiran motor berjejer penuh sesak oleh berbagai jenis motor ada Beat, Scoopy, Fazzio, dan Vespa matic. Kapasitas tempat duduk full booked.

Baca Juga:

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

Usut punya usut, bagi budak ngora Tasik, ngopi di coffee shop itu rupanya bukan lagi sekadar perkara nenggak kafein biar melek ngerjain tugas atau apa pun itulah. Ini adalah urusan eksistensi dan validasi sosial.

Sering kali, beli kopinya sih cuma satu gelas, tapi numpang Wi-Fi dan colokannya bisa sampai empat jam. Ada yang sibuk ngerjain tugas kuliah, ada yang asyik mabar games sambil teriak-teriak nggak jelas, ada juga yang cuma mau bikin konten tiktok joget-joget aja, sampai yang cuma duduk bengong menatap jalanan sambil mikirin, “Aing teh kudu kumaha ieu hirup?”

Coffee shop di Tasikmalaya akhirnya mengambil alih peran ruang sosial masyarakat perkotaan. Ia menggantikan pos ronda atau warung kopi pinggir jalan yang perlahan mulai tergeser oleh modernisasi. Kafe menjadi ruang eskapisme—tempat pelarian—bagi warga yang mungkin penat dengan hiruk-pikuk masalah hidup, atau sekadar mencari tempat yang Instagramable untuk diunggah ke instastory agar terlihat sedang menikmati hidup.

Selalu terserap

Pada akhirnya, mau sebanyak apa pun coffee shop buka di Tasikmalaya, sepertinya akan selalu ada pasar yang menyerapnya. Karena di tengah tekanan akademis, pekerjaan, dan realita UMK yang kadang bikin ceurik dina jero hate (menangis di dalam hati), orang Tasik butuh ruang untuk bernapas sejenak.

Kudu ngopi sangkan teu edan, begitu kira-kira pepatah yang cocok. Jadi, selama gengsi masih dirasa perlu dijaga dan healing murah meriah masih jadi kebutuhan primer masyarakatnya, Tasikmalaya akan terus melahirkan kedai-kedai kopi baru di setiap tikungannya. Sok weh lajengkeun!

Penulis: Zain Ahdan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tasikmalaya Nggak Kalah Cocok untuk Slow Living tapi Sayang Namanya Jarang sampai ke Kuping

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2026 oleh

Tags: Coffee Shopkafe di tasikmalayatasikmalayaumk tasikmalaya
Zain Ahdan

Zain Ahdan

Mahasiswa semester akhir yang mempunyai motto hidup “di-edankeun, kagok edan”.

ArtikelTerkait

Dilema Barista Perempuan yang Berakhir Jadi Pemanis Mata terminal mojok.co

Dilema Barista Perempuan yang Berakhir Jadi Pemanis Mata

27 November 2020
Mempertanyakan Coffee Shop yang Mematok Harga Tanggung, Bikin Repot Pembeli Saja Mojok.co

Mempertanyakan Coffee Shop yang Mematok Harga Tanggung, Bikin Repot Pembeli Saja

30 Juni 2024
Tomoro Coffee IPB Dramaga Bogor: Tempat Nyaman buat Nugas di Tengah Kebisingan Jalan Babakan Raya coffee shop

Bisakah Tomoro Coffee Bertahan Lama di Indonesia? Bisa Banget, asal Ritme Bisnis dan Pendanaan Nggak Mandek

16 Februari 2024
kedai kopi

Tips Untuk Kamu Yang Baru Berkunjung Ke Kedai Kopi

28 Mei 2019
Betapa Ribetnya Pesan Kopi di Coffee Shop Kekinian

Betapa Ribetnya Pesan Kopi di Coffee Shop Kekinian

30 Oktober 2022
3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop Bernuansa Hijau di Jogja

14 Januari 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kegelisahan peneliti BRIN tentang keripik, sepatu, dan genteng (Unsplash)

Catatan seorang peneliti BRIN yang hatinya remuk redam melihat koleganya dihina cuma bisa bikin keripik, sepatu, genteng, dan ngabisin anggaran negara

15 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat stres untuk wargi Jogja

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

19 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.