Bagi kalian yang sudah khataman urusan wisata di Jogja, nama Pasar Ngasem pasti punya tempat tersendiri di dalam ingatan. Pasar yang letaknya tidak jauh dari Tamansari ini memang punya sejarah transformasi yang luar biasa.
Dahulu, Ngasem dikenal sebagai pasar burung yang riuh dan penuh aroma khas unggas. Tapi, sekarang, ia menjelma menjadi rujukan utama para wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin berburu kuliner tradisional Jogja dengan vibe yang bersih dan tertata rapi.
Dampaknya? Pasar Ngasem Jogja sukses jadi primadona. Setiap akhir pekan atau musim liburan tiba, area dalam pasar bakal penuh sesak oleh manusia. Karena sudah jadi komoditas wisata, beberapa menu jajanan di Ngasem harganya pelan-pelan merangkak naik. Terkesan agak mahal dan kurang bersahabat bagi kantong. Belum lagi urusan parkir dan macetnya jalur menuju ke sana yang sering kali bikin malas duluan.
Nah, daripada kamu harus ikut berdesakan di Ngasem, Jogja sebenarnya masih punya banyak opsi pasar tradisional lain yang lokasinya masih di lingkup kota, kulinernya tak kalah ciamik. Berikut adalah pasar alternatif yang bisa kamu kunjungi.
Baca juga Merantau di Jogja Lebih Enak Dibanding Surabaya, Lebih Slow dan Manusiawi.
#1 Pasar Kranggan, surga jajanan pasar dan kafe “skena” lantai dua
Kalau kamu cari pasar yang lokasinya beneran di tengah kota, tapi menawarkan variasi kuliner yang super lengkap, Pasar Kranggan adalah jawabannya. Terletak dekat dengan Tugu Jogja, pasar ini adalah definisi sejati dari perpaduan tradisi dan modernitas.
Di lantai bawah, kamu bisa menemukan aneka jajanan pasar mulai dari lupis, cenil, hingga nagasari dengan harga yang sangat bersahabat karena pembeli utamanya adalah emak-emak kompleks sekitar, bukan turis yang bawa kamera mirrorless.
Sementara di lantai dua, kamu bakal disuguhi pemandangan unik: jajaran kafe mini, kedai teh, hingga warung makan kekinian tempat berkumpulnya anak muda Jogja. Kranggan adalah opsi terbaik kalau kamu pengen dapet jajanan tradisional sekaligus pengen ngopi santai tanpa perlu macet-macetan di area keraton.
#2 Pasar Prawirotaman tidak kalah dengan Pasar Ngasem, sensasi kulineran di atas gedung bergaya modern
Bergerak sedikit ke arah selatan, ada Pasar Prawirotaman. Pasar ini sudah direvitalisasi menjadi bangunan empat lantai yang sangat bersih, komplet dengan fasilitas lift dan eskalator. Lupakan citra pasar tradisional yang becek dan bau; Prawirotaman itu sudah kayak mall mini tapi isinya tetap pedagang lokal.
Daya tarik utama untuk urusan perut ada di lantai paling atas (rooftop). Di sana, ada area food court yang menyuguhkan berbagai makanan enak dengan pemandangan lanskap Jogja bagian selatan.
Harganya? Masih sangat masuk akal. Karena lokasinya di area Prawirotaman yang terkenal sebagai “kampung turis”, pasar ini punya atmosfer yang multikultural tapi harganya tetap membumi. Cocok banget buat kamu yang pengen kulineran pasar dengan kenyamanan maksimal.
Baca halaman selanjutnya: #3 Pasar Terban …













