Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Pasar “Kalcer” yang Bisa Dikunjungi kalau Bosan ke Pasar Ngasem Jogja

Ajie Prasetya oleh Ajie Prasetya
29 Mei 2026
A A
4 Pasar Kalcer Jogja yang Bisa Dikunjungi Selain Pasar Ngasem Mojok.co

4 Pasar Kalcer Jogja yang Bisa Dikunjungi Selain Pasar Ngasem (Dok: Mojok/ Aisyah Amira Wakang)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi kalian yang sudah khataman urusan wisata di Jogja, nama Pasar Ngasem pasti punya tempat tersendiri di dalam ingatan. Pasar yang letaknya tidak jauh dari Tamansari ini memang punya sejarah transformasi yang luar biasa. 

Dahulu, Ngasem dikenal sebagai pasar burung yang riuh dan penuh aroma khas unggas. Tapi, sekarang, ia menjelma menjadi rujukan utama para wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin berburu kuliner tradisional Jogja dengan vibe yang bersih dan tertata rapi.

Dampaknya? Pasar Ngasem Jogja sukses jadi primadona. Setiap akhir pekan atau musim liburan tiba, area dalam pasar bakal penuh sesak oleh manusia. Karena sudah jadi komoditas wisata, beberapa menu jajanan di Ngasem harganya pelan-pelan merangkak naik. Terkesan agak mahal dan kurang bersahabat bagi kantong. Belum lagi urusan parkir dan macetnya jalur menuju ke sana yang sering kali bikin malas duluan.

Nah, daripada kamu harus ikut berdesakan di Ngasem, Jogja sebenarnya masih punya banyak opsi pasar tradisional lain yang lokasinya masih di lingkup kota, kulinernya tak kalah ciamik. Berikut adalah pasar alternatif yang bisa kamu kunjungi.

Baca juga Merantau di Jogja Lebih Enak Dibanding Surabaya, Lebih Slow dan Manusiawi.

#1 Pasar Kranggan, surga jajanan pasar dan kafe “skena” lantai dua

Kalau kamu cari pasar yang lokasinya beneran di tengah kota, tapi menawarkan variasi kuliner yang super lengkap, Pasar Kranggan adalah jawabannya. Terletak dekat dengan Tugu Jogja, pasar ini adalah definisi sejati dari perpaduan tradisi dan modernitas.

Di lantai bawah, kamu bisa menemukan aneka jajanan pasar mulai dari lupis, cenil, hingga nagasari dengan harga yang sangat bersahabat karena pembeli utamanya adalah emak-emak kompleks sekitar, bukan turis yang bawa kamera mirrorless. 

Sementara di lantai dua, kamu bakal disuguhi pemandangan unik: jajaran kafe mini, kedai teh, hingga warung makan kekinian tempat berkumpulnya anak muda Jogja. Kranggan adalah opsi terbaik kalau kamu pengen dapet jajanan tradisional sekaligus pengen ngopi santai tanpa perlu macet-macetan di area keraton.

Baca Juga:

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

#2 Pasar Prawirotaman tidak kalah dengan Pasar Ngasem, sensasi kulineran di atas gedung bergaya modern

Bergerak sedikit ke arah selatan, ada Pasar Prawirotaman. Pasar ini sudah direvitalisasi menjadi bangunan empat lantai yang sangat bersih, komplet dengan fasilitas lift dan eskalator. Lupakan citra pasar tradisional yang becek dan bau; Prawirotaman itu sudah kayak mall mini tapi isinya tetap pedagang lokal.

Daya tarik utama untuk urusan perut ada di lantai paling atas (rooftop). Di sana, ada area food court yang menyuguhkan berbagai makanan enak dengan pemandangan lanskap Jogja bagian selatan. 

Harganya? Masih sangat masuk akal. Karena lokasinya di area Prawirotaman yang terkenal sebagai “kampung turis”, pasar ini punya atmosfer yang multikultural tapi harganya tetap membumi. Cocok banget buat kamu yang pengen kulineran pasar dengan kenyamanan maksimal.

Baca juga Rasanya Hidup di Pengok Jogja: Tidur di Antara 2 Rel, Pasti Bisa Bangun Pagi karena Suara Kereta Begitu Membahana.

Baca halaman selanjutnya: #3 Pasar Terban …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2026 oleh

Tags: Jogjangasempasarpasar jogjapasar ngasemPasar Ngasem Jogja
Ajie Prasetya

Ajie Prasetya

Buruh agensi dari Bantul yang menaruh perhatian atas isu-isu sosial, industri kreatif, dan lika-liku percintaan. Bukan perokok, tapi pecandu Americano.

ArtikelTerkait

Pengalaman Mengajarkan Saya untuk Tidak Berharap Banyak Pada Ban Tubeless mojok.co/terminal

Jangan Coba-coba Nanya Alamat ke Orang Jogja Sebelum Buka Helm, Risikonya Fatal 

11 Juli 2020
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Lamongan (Unsplash.com)

Lamongan Tak Butuh Diromantisasi, Apalagi Dibandingin Sama Jogja

23 Juni 2022
4 Hal yang Biasa bagi Warga Magelang, tapi Tidak Biasa untuk Orang Jogja Mojok.co

4 Hal yang Biasa bagi Warga Magelang, tapi Tidak Biasa untuk Orang Jogja

16 September 2024
Di mata orang Jember, Jogja Lebih Unggul daripada Bali sebagai Tempat Study Tour Mojok.co

Di Mata Orang Jember, Jogja Lebih Unggul daripada Bali sebagai Tempat Study Tour

11 Februari 2024
sumber suara drumband di jogja suara gamelan malam hari pendatang arti makna urban legend mitos klenik mojok.co

Suara Drumband di Jogja pada Malam Hari, Menurut 4 Teori

26 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Suka knalpot brong indikasi sadisme, psikopat, dan narsisme (Wikimedoia Commons)

Kenapa sih kita gampang banget emosi lalu ngamuk kalau ada orang blayer-blayer knalpot brong?

29 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu Mojok.co

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

26 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.