MOJOK.CO – Karena manusia adalah tempatnya salah dan lupa, fenomena lupa password terasa sangat manusiawi. Walau begitu kebiasaan ini harus disembuhkan karena lupa password bukan masalah sepele. Risikonya mulai dari kehilangan akun hingga keribetan urusan administrasi. 

Lupa password media sosial itu sering terjadi pada banyak orang. Sebenernya nggak cuma sosial media sih, bisa lupa password wi-fi, email, atau password akses komputer. Di antara sekian jenis lupa password, tampaknya lupa password iCloud dan email sekaligus bisa dianggap menempati peringat satu lupa password paling mengerikan.

Penyebab lupa password ini bisa banyak. Kadang karena nggak pernah log out dari media sosial atau lama nggak akses ke hal-hal yang butuh kata kunci untuk bisa masuk. Terkadang, saking seringnya orang lupa password, orang terpaksa kelihatan alay karena harus ganti akun medsos berkali-kali. Coba bayangin semisal figur macam Anya Geraldine apa David Beckham keseringan lupa password, bakal ada akun macam @AnyaGeraldine2tapiasli, @DavidBeckham23Madrid, @DavidBeckham32Milan, atau @JokowiPresidenReal.

Meski manusiawi, lupa password bisa dicegah dengan beberapa cara. Oleh sebab itu Mojok Institute yang menjajaki sektor psikologi dan sedang menyiapkan diri menjadi lembaga top-up diamond akan memberikan 5 tips untuk mencegah lupa password buat kalian semua.

1. Dijadikan tato

Masih inget Prison Break? Itu lho, series yang bercerita tentang usaha melarikan diri dari penjara dengan menjadikan peta penjara sebagai tato di badan. Kalian bisa menggunakan cara ini dengan membuat tato di badan dengan tulisan password kalian. Selain artsy, kalian bisa dengan mudah mengecek saat kalian lupa password.

Masalahnya, umat muslim kan dilarang punya tato. Nah bisa diakali dengan membuat tato tradisional, yaitu kerokan di badan tapi dibuat motif. Efek sampingnya adalah kalau keseringan, entar mlocot kulitnya.

Baca juga:  Pesan Perdamaian dari I Nyoman Gunarsa

Catatan: Yang dikerok kulit badan sendiri, bukan kulit kodok. Itu mah nyari kode togel.

2. Pakai kata yang mudah diingat

Kalau sering lupa password karena jenis kata yang digunakan atau kombinasinya ruwet, mungkin bisa coba ganti dengan kata atau kombinasi yang lebih mudah diingat.

Ini saran yang standar. Yang tidak standar, Mojok Institute telah menemukan metode baru mencari password yang mudah diingat.

Coba gunakan password macam “Resto Pringsewu” karena tiap kita menempuh 500 meter di jalan raya, kita akan diingatkan kalau Resto Pringsewu sudah dekat. Bagi orang yang hidup di Jogja, bisa menggunakan password “AyamGeprekBuRum” atau “PenyetanMasKobis”, karena dua tempat makan tersebut tersebar di pelosok Jogja. Dijamin tidak mudah lupa password.

Bisa juga menggunakan password “SopAyamPakMin” karena yang pasti ada di tiap kota itu adalah sop ayam Pak Min, bukan kesetaraan upah.

3. Pakai judul skripsi atau nama dosen pembimbing

Mojok Institute juga menemukan bahwa skripsi adalah hal yang sering diingat oleh banyak mahasiswa, bahkan lebih diingat daripada tanggal jadian. Oleh karena skripsi lebih sering diingat namun tidak segera dikerjakan, Mojok Institute menyarankan untuk menggunakan judul skripsi sebagai password. Tapi perlu diingat bahwa nggak perlu ditulis judul lengkapnya. Kalau judul skripsimu adalah “Analisis Bisnis Lele Penyet di Kalangan Perantau Lamongan Sebagai Pembentuk Kelas Kapitalis Kecil Menggunakan Teori Marxisme”, ya coba pakai password “PengaruhLelePenyet”. Jelas akan terngiang dan lupa password teratasi.

Nama dosen pembimbing skripsi kalian juga bisa dipakai untuk password. Contohnya, jika dosbing kalian adalah Daniel Mananta, kalian bisa gunakan “PakDanielAmpunPak” atau “PakDanielPlisLulus”.

Baca juga:  Kalau Abdul Somad dan Adi Hidayat dukung 02 lalu Yusuf Mansur dan TGB dukung 01 Emang Kenapa?

4. Pakai nomor penting

Nomor-nomor penting bisa digunakan sebagai password. Karena di dompet kita berisi banyak kartu namun tidak banyak duit, kita bisa memanfaatkan nomor-nomor di kartu tersebut. Contohnya, kita bisa menggunakan nomor kartu anggota klub pecinta nila bakar, lalu passwordnya “080989999”. Atau kita bisa gunakan kombinasi huruf dan angka plat nomor kendaraan kita sebagai password, seperti “B 1454 JA” atau “P 154 NG”.

Tapi, pastikan jangan sampai dompet atau motor kalian hilang. Soalnya nggak lucu ketika temenmu nanya kenapa akun medsos kamu baru, terus dijawab karena motor/dompetmu hilang. Yakali BAP difotokopi biar bisa main medsos lagi.

5. Pakai nama pahlawan nasional yang ada di uang kertas

Ini metode yang ampuh menurut Mojok Institute karena selain bisa memperkaya pengetahuan, uang adalah hal yang paling didamba dan paling sering kita pegang. Hebatnya lagi, kita bisa membuat daftar password tiap akun kita dengan menggunakan pecahan uang kertas yang berbeda.

Contohnya, untuk password Instagram, kita gunakan pecahan lima puluh ribu, berarti password-nya adalah “IGustiNgurahRai”. Untuk akun Twitter, kita gunakan uang pecahan seratus ribu, berarti password-nya “Soekarno-Hatta”.

Meskipun kita sudah memasuki era ­cashless society alias masyarakat kekurangan uang menggunakan uang elektronik, tetap saja memakai uang pecahan sebagai password itu efektif. Sebab, sejauh ini rokok eceran masih belum bisa dibayar pake Go-Pay.

Terus, kalau jarang megang duit gimana dong? Ya itu urusanmu, Boz~

BACA JUGA 5 Cara Mengupas Salak untuk Nia Ramadhani dan artikel menarik lainnya di rubrik POJOKAN.



Tirto.ID
Loading...

No more articles