Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Pengguna Instagram Pindah ke Twitter karena Algoritma IG Semakin Menyebalkan

Redaksi oleh Redaksi
6 Maret 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Memahami Instagram yang sedikit demi sedikit mulai berubah dan mbingungi.

Akun Instagram lucu-lucuan kelas dunia, @9gag, tempo hari memuat foto yang seolah mewakili perasaan para pengguna Instagram di manapun mereka berada. Tanpa meninggalkan kesan jenaka, @9gag mengunggah sebuah gambar terkait algoritma Instagram yang belakangan ramai dibicarakan.

https://www.instagram.com/p/Bfs35cLHtFx/?taken-by=9gag

Pada caption-nya, @9gag bahkan bertanya mengenai lama waktu yang dibutuhkan followers-nya sampai mereka melihat post terkait.

Munculnya foto terbaru di laman Instagram kini memang tidak lagi hadir secara kronologis. Algoritma Instagram membuat segalanya berbeda dan tidak jarang menimbulkan kekecewaan.

Hmmm, memangnya, apa sih yang berubah dari Instagram, my lov? Menurut amatan Carolina Ratri di pos blognya, perubahan itu mencakup beberapa hal yang kalau disimpulkan, intinya Instagram tu lagi mengedepankan soal engagement. Coba kita cek apa aja yang beruba~

Post Exposure

Inti poin ini adalah apa-apa yang kamu posting cuma bisa dilihat oleh maksimal 10% dari follower-mu. Persentase yang melihat itu akan naik jika post-mu mendapat respons bagus dari 10% yang sudah lihat tadi. Intinya, makin banyak yang suka dan komen, makin besar peluang bagi post itu untuk dilihat audiens yang lebih besar.

Yhaaa!!! Jadi kuncinya adalah kamu harus mampu menggaet 10% followers ini dengan baik dan benar. Nga melulu soal foto, mungkin kamu bisa menyiasati dengan caption yang mantap.

Engagement Adalah Koentji

Hampir sama prinsipnya dengan masalah sebelumnya, respons yang baik memegang peran penting di Instagram. Hal ini juga berlangsung dalam kebiasaanmu membalas komen demi meningkatkan engagement.

Jadi gini, temen-temen. Ternyata, demi meningkatkan engagement, kamu diharapkan bisa merespons komentar yang muncul di fotomu kurang dari 60 menit. Lebih dari itu? Engagement-nya nga akan bagus-bagus amat~

Penggunaan Hashtag

Dampak algoritma Instagram yang baru adalah penggunaan hashtag. Sekarang, kalau kamu menggunakan hashtag secara berlebihan, akunmu akan dianggap spam oleh Instagram sehingga akan diberikan shadow ban (nga muncul di Explore).

Plus, hashtag yang sama kini juga disarankan untuk tidak dipakai dalam beberapa foto berturut-turut. Selain itu, hashtag yang ditulis di kolom komentar pun sekarang tidak akan lagi muncul dalam pencarian. Yang tidak kalah penting: mengedit caption dalam 24 jam pertama setelah foto diunggah ternyata juga akan mengurangi exposure foto tadi ke para followers!

Hadeeeeeh, mumet~

Dari sekian banyak perubahan algoritma Instagram, hal-hal di atas hanya sedikit di antaranya. Yang jelas, dari perubahan ini, tak sedikit pengguna Instagram yang lantas kecewa dan berbondong-bondong pindah platform.

Yha, pindah. Kayak pindah rumah, gitu.

Ke mana?

Ke…. Twitter, misalnya.

untuk anak instagram yang balik lagi ke twitter karna kecewa dengan algoritmanya:

halo, welcome
selamat datang di kemiskinan

— Firgiawan (@seterahdeh) March 4, 2018

Terbukti, yang pindah ke Twitter bukan cuma saya, eh bukan cuma satu-dua orang, maksudnya. Twitter yang dulu berdebu dan isinya cuitan-cuitan memalukan zaman alay pun akhirnya kembali dihuni.

Iklan

Bicara soal Instagram, beberapa netizen meluapkan perasaannya~

@ainunchomsun: Gara2 instal aps Linkedin, sekwrang jadi suka baca2 artikel di sana. Baca tulisan orang US yg mulai meninggalkan Instagram krn kecewa dg algoritma nya #pasarsocmed

@dimasbaguss: Baru selesai baca-baca tentang algoritma instagram yang baru. intinya adalah.. twitter tetap yang paling menyenangkan sii~~

@falenpratama: algoritma instagram bikin sedih bin malesin juga ya lama-lama. nyiptain quotes sampai pala muter, eh reach-nya kecil banget kayak posisi aku di mata kamu.. ramein IG gue apa~

@juriglagu: Algoritma Instagram = Facebook kali ya? kadang baru baca beberapa menit lalu, dicari lagi udah ga ketemu tenggelam entah ke mana~

@alekleak: Ketika bermain instagram tak seasique dulu. Ada sebuah sistem algoritma yang harus dikuasai dan dipecahkan. Demi naiknya sebuah postingan dan banyaknya unique accounts yang likes atau bahkan comment, tak sekadar lihat dan terlewat.

@memedhs: Ciee yang gemes sama algoritma Instagram tapi nyetatusnya di twitter

Jadi, jamaah Mojokiyah sekalian, siapa yang udah ngerasain efek langsung dari algoritma Instagram ini?

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2018 oleh

Tags: algoritma instagramtwitter
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

MISI MULIA ELON MUSK MENGURANGI KONTEN CABUL DI TWITTER!
Video

Misi Mulia Elon Musk Mengurangi Konten Cabul Di Twitter!

2 Agustus 2023
Logo Twitter Ganti X: Langkah Sinting dari Elon Musk MOJOK.CO
Konter

Logo Twitter Ganti X: Langkah Awal dari Orang Sinting Bernama Elon Musk Menciptakan Aplikasi Super

25 Juli 2023
Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads. MOJOK.CO
Kilas

Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads

7 Juli 2023
UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023 MOJOK.CO
Konter

UGC, Pasar Besar yang Bakal Menjadi Pembeda di 2023

29 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

mie ayam Surabaya. MOJOK.CO

Mie Ayam Surabaya Buatan Pak Man, Tempat Saya “Berobat” setelah Lelah di Perantauan meski Pedagangnya Pendiam

20 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Mall Kokas di Jakarta Selatan (Jaksel) macet

Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite

20 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.