Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Nabati

Kenapa Menangis Saat Bawang Diiris?

Redaksi oleh Redaksi
9 Juli 2017
A A
bawang diiris mojok

bawang diiris mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada beberapa sebab seseorang menangis, mulai dari terlalu bahagia, terharu, sedih, sampai trenyuh teringat masa lalu. Tangis menjadi semacam respon tubuh atas curahan perasaan.

Lantas, apakah bisa seseorang menangis tanpa melibatkan perasaan? Tentu saja bisa. Menangis karena efek mengiris bawang, misalnya. Orang dengan hati yang paling mati pun kemungkinan tetap menangis jika terkena efek mengiris bawang.

Nah, pembaca Mojok yang berbahagia dan semoga tidak suka menangis, tahukah Anda kenapa kita bisa menangis saat mengiris bawang? Apakah bawang punya kemampuan untuk mengendalikan perasaan kita sehingga membuat kita menangis?

Usut punya usut, ternyata yang membuat kita menangis saat mengiris bawang adalah asam sulfur. Pada saat kita mengiris bawang, senyawa bersulfur yang terkandung dalam bawang akan bereaksi dengan suatu enzim sehingga menghasilkan asam sulfenat.

Asam sulfenat bersifat tidak stabil, sehingga dengan cepat akan berubah menjadi senyawa lain yang lebih stabil, yaitu propanetiol s-oksida yang mudah menguap. Senyawa yang menguap ini kemudian berinteraksi dengan mata kita dan membentuk asam sulfur. Asam sulfur bersifat mengiritasi mata, sehingga mata kita akan terasa perih dan menjadi kemerahan. Nah, Sebagai perlindungan terhadap mata, maka mata akan memproduksi air mata untuk membantu mengeluarkan senyawa yang mengiritasi mata itu.

Nah, ada cara yang bisa dilakukan agar tidak menangis saat mengiris bawang, yaitu dengan menaruh bawang di kulkas sebelum diiris, sebab dalam keadaan dingin, senyawa bersulfur pada bawang bereaksi dengan lambat, sehingga Anda tidak akan sempat menangis saat bawang sudah selesai diiris.

Ingat, air matamu terlalu berharga untuk dikeluarkan hanya demi beberapa potong bawang.

bawang menangis

Terakhir diperbarui pada 8 November 2017 oleh

Tags: bawangiritasimatamenangis
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama MOJOK.CO
Esai

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama

5 Januari 2026
menangis, perantau, perantauan.MOJOK.CO
Ragam

Karyawan Tidak Bercerita tapi Diam-Diam Menangis di WC Tempat Kerja, Cara Terbaik Istirahat dari Hari yang Lelah

5 November 2025
Rekomendasi Lokasi untuk Menangis di Surabaya dan Tidak Semua Patah Hati Perlu Dicari Hikmahnya MOJOK.CO
Esai

Rekomendasi Lokasi untuk Menangis di Surabaya dan Tidak Semua Patah Hati Perlu Dicari Hikmahnya

28 Juli 2021
menangis bersama didi kempot MOJOK.CO
Penjaskes

Pelajaran Berharga dari Lord Didi Kempot Bahwa Menangis Itu Sehat

28 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung

3 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.