Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

YouTube Music Punya Apa? Kok Bersaing dengan Spotify?

Redaksi oleh Redaksi
19 Mei 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apa yang dimiliki oleh YouTube Music hingga berani-beraninya menyatakan bersaing dengan Spotify yang rasanya sudah jadi aplikasi musik jutaan umat?

Setelah sebelumnya diluncurkan pada November 2015, YouTube kembali mengangkat nama YouTube Music hari Rabu (16/5) lalu. Keputusan dari YouTube ini didasarkan dari minat pelanggan yang meningkat terkait dengan musik streaming.

Meski sudah lahir sejak 2015, profil YouTube Music tetap menarik untuk diulik. Apalagi, pihak YouTube mengklaim bahwa ia ditujukan untuk bersaing dengan aplikasi lain yang sebelumnya telah mendapatkan hati pengguna, seperti Spotify dan Apple Music. YouTube Music sendiri menyasarkan diri sebagai aplikasi mobile, baik di Android maupun iOS, serta pemutar musik di desktop web.

Aplikasi ini digadang-gadang akan hadir baik dalam bentuk layanan gratis maupun berbayar, yang mirip-mirip dengan Spotify tanpa iklan. Layanan berbayar mereka bernama YouTube Music Premium dengan biaya 9,99 dolar Amerika Serikat setiap bulannya (sekitar 140.000 rupiah) dan menghadirkan dua fitur utama, yaitu background listening untuk pemakaian banyak aplikasi sekaligus serta konten-konten yang bisa diunduh untuk tampilan offline.

Hmm, kira-kira YouTube Music ini punya kemampuan apa, ya, kok berani-beraninya bersaing dengan Spotify yang rasanya sudah jadi aplikasi musik jutaan umat?

Pertama, aplikasi yang satu ini disebut akan membawakan konten dari YouTube dan Google Play Music sekaligus. Artinya, harapan-harapan pengguna layanan musik streaming sepertinya bakal terwujud dengan YouTube Music. Kenapa?

Yha soalnya aplikasi ini menawarkan jutaan lagu, album, sekaligus menghadirkan katalog dari YouTube berupa penampilan langsung, cover, hingga video klip yang tidak kamu temukan di aplikasi lain. Wow wow wow, menarik~

Kedua, YouTube Music akan membantumu mencari sebuah lagu atau nama penyanyi meskipun namanya tidak kamu ketahui. Dilansir dari Tomsguide.com, seandainya kamu mengetik “that hipster song with the whistling” di kolom Search sekalipun, YouTube Music akan menampilkan hasil pencarian: lagu Young Folks-nya Peter Bjorn dan John. Ajaib!

Mencari lewat lirik pun menjadi hal yang memungkinkan di YouTube Music. Misalnya saja, kamu mengetik “So I cut you off, I don’t need your love”, nama Dua Lipa tentu akan muncul.

Begitu pula jika kamu mengetik “ A a a a a aisyah~ jatuh cinta pa pa pa pa pa da jamilah”, nama penyanyinya pasti akan muncul.

Akhirnya!!!

Ketiga, seperti halnya Spotify dan Apple Music, YouTube Music juga memungkinkan pengguna untuk menyimpan lagu kesukaan dan membuat playlist sendiri. Yang membedakan, YouTube Music hadir dengan kawalan dari Google Assistant yang bisa membantu merekomendasikan lagu berdasarkan waktu, lokasi, dan selera, tergantung kebiasaan pengguna.

Singkatnya, aplikasi musik ini bakal membuatmu merasa dipimpin dan dibimbing membina daftar putar musik pilihan. Yaaaah, itung-itung latihan sebelum dipimpin dan dibimbing membina rumah tangga, gitu.

Keempat, logo YouTube Music tidak ambigu.

Iklan

Eh, eh, jangan bingung. Logo YouTube Music jelas menjadi salah satu keunggulan jika dibandingkan dengan logo Spotify. Setidaknya, logo YouTube Music tidak akan membuatmu salah mencet aplikasi yang logonya mirip, seperti logo Spotify dan logo…

…Go-Jek.

Hhhhh. Capek salah-salah mulu :(((

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2018 oleh

Tags: aplikasiApple MusicGoogle Assistantmusik streamingspotifyYouTube Music
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Feast Menuju Realitas Paling Dekat Bersama Nina MOJOK.CO
Esai

Lagu Nina Feast Menjadi Hal Paling Magis dari Brengseknya Masa Depan yang Absurd

8 Juli 2025
Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga. MOJOK.CO
Tekno

Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga

13 Mei 2023
Pengalaman Beli HP "Spek Dewa" Rp900 Ribu di Shopee: Kepepet Berujung Konyol, tapi Beruntung Diselamatkan Kurir.MOJOK.CO
Kesehatan

3 Keunggulan Satu Sehat Mobile, Aplikasi Pengganti PeduliLindungi

28 Februari 2023
chatgpt mojok.co
Kilas

Mengenal ChatGPT, Benarkah Bakal Akhiri Era Google?

24 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.